MELDI

MELDI
meldi


__ADS_3

Part 25


Intan pun bahagia dengan apa yang intan lakukan dengan


fadil, saat selesai makan bersama dengan keluarga fadil intan pun terdiam saat


mamah membicarakan soal penyakit nya fadil yang terlihat tersenyum dengan intan


saat mamah bicarakan penyakit intan yang di mana fadil sebagai anak selalu


positif dengan orang tua nya ,


“ intan apa kamu sudah cek lagi dengan penyakit kamu “ ucap


mamah


Fadil yang tersenyum melihat intan, intan pun terdiam sesaat


setelah intan terdiam saat mamah membicarakan soal penyakit nya fadil pun


langsung menjawab pertanyaan mamah,


“ semua sudah kita jalan kan ko mah demi intan demi masa


depan saya dan intan juga kita serah kan sama sang pencipta dengan semua ini


saya harap juga akan baik – baik saja” ucap fadil


Intan yang tersenyum melihat fadil menjawab semua pertanyaan


mamah, intan pun langsung berbincang dengan kedua orang tua fadil untuk


melanjut kan pernikah nya dengan fadil , fadil yang di samping intan langsung


membantu intan berbicara soal kelanjutan nya dengan intan,


“ setelah ini apa saya langsung membicarakan nya pada kedua


orang tua intan mah” ucap fadil


“ itu semua jadi tanggung jawab mamah dan ayah biar mamah


yang urus dan kamu cukup salam mamah dan ayah utuk kedua orang tua intan


setelah kamu antar kan intan pulang “ ucap mamah


“ ya sudah saya sekarang ingin antar kan intan sedikit lagi


waktu nya kedua orang tua intan pulang dari kerja nya” ucap fadil


Fadil yang pamit dengan orang tua nya langsung antar kan


intan untuk pulang waktu juga sudah mulai sore intan juga pamit dengan kedua


orang tua fadil intan pun di jalan memikirkan sekaligus bercerita dengan


penyakit nya  dengan fadil intan rasa


yang fadil tidak tahu tapi fadil tahu soal resiko penyakit intan,


“ sayang apa kamu yakin dengan pernikahan ini sedangkan


penyakit aku tidak lama dan aku sudah bercerita soal ini dengan kedua orang tua


aku bahwa penyakit aku akan permanen aku takut aku tidak akan memiliki anak


dari kamu dan kamu juga akan berpaling dari aku lebih baik aku bicara sekarang


dari pada aku harus merasakan sakit nya di tinggal kamu “ ucap intan


“ sayang kamu tidak perlu memikirkan soal itu jika kamu


punya pemikiran soal itu aku tidak akan pernah menyalah kan diri sendiri karena


orang yang benar – benar aku sayang merasakan sakit oleh aku sendiri” ucap


fadil


Saat mereka fadil dan intan sampai di rumah kedua orang tua


intan masih belum pulang bekerja fadil pun duduk di teras dengan intan fadil


langsung bercerita tentang hubungan intan dan fadil di setujui oleh kedua orang


tua fadil,


“ sayang kamu bahagia kan hidup dengan aku kamu juga senang


kan nanti hidup dengan aku walaupun kerjaan aku  masih biasa saja dan aku juga bekerja di bawah tekanan papah kamu “ ucap


fadil


“ sayang aku tidak perlu apa – apa dari kamu yang jelas aku


hidup dengan kamu yang seharus nya berbicara tuh aku sayang karena keadaan aku pasti


suatu saat menyusah kan kamu” ucap intan


“ sayang yang harus kamu ingat adalah perjalanan hidup kita


dan bagai mana menjalani nya dengan kebahagiaan walaupun hidup sederhana” ucap


intan


Fadil pun tersenyum dengan perkataan intan dan sungguh


beruntung mendapatkan intan, intan pun yang sama – sama tersenyum intan pun


berinisiatif untuk memberi tahu dengan pernikahan nya dengan meld an teman –


teman semua yang pernah fadil dan intan tongkrong bersama watu SMA dulu,


“ sudah ya sayang kita bahas masalah kedepan nya seperti


apa, apa aku boleh hubungi teman – teman aku waktu SMA untuk memberitahu kan


acara pernikahan kita “ ucap intan


“ ya sayang silahkan saja, aku juga ingin keluar sebentar


sekalian menunggu orang tua kamu pulang “ ucap fadil


Intan yang di izin kan oleh fadil langsung hubungi teman –


teman nya termasuk mel yang sedang di luar kota menjalani kuliah nya, fadil


yang tidak tahu bahwa intan hubungi teman nya termasuk mel juga selesai intan


hubungi semua teman – teman nya waktu SMA untuk datang ke acara pernikahan


intan dan fadil sebelum juga mereka dengan acara pertunangan tidak ingin mereka


diketahui oleh siapa pun hanya keluarga terdekat saja dan untuk pernikahan


mereka baru membicara kan dengan semua orang sekaligus teman – teman fadil dan intan,


” sudahsayang kamu hubungi teman – teman kamu untuk datang


ke acara pernikahan kita” ucap fadil


“ ya sayang ku sudah semua ko kamu tenang saja, sayang nanti


setelah kamu sudah sampai rumah aku ingin bicara dengan kamu “ ucap intan


“ soal apa sayang” ucap fadil


Intan yang ingin bicara dengan fadil fadil pun yang tidak


tahu apa yang ingin intan bicara kan, kedua orang tua itan pun tiba di rumah


fadil yang langsung bertemu dengan kedua orang tua intan langsung memberi tahu

__ADS_1


kan bahwa intan dan fadil akan segera menjalani pernikahan nya ,


“ ada fadil sejak kapan kamu sampai fadil “ ucap papah


“ baru saja saya sampai  om, om apa saya bisa bicara dengan om dan bunda juga maaf juga kalau


saya lancang“ ucap fadil


“ kamu ngomong – ngomong tidak masuk kerja ya fadil ada apa,


apa kamu sakit atau apa bilang saja om biar om yang bicarakan, ya bilang saja


fadil bicara apa dengan om dan bunda “ ucap papah


Fadil yang langsung bicara kan soal pernikahan nya dengan


intan papah dan bunda yang tidak tahu dengan pembicaraan fadil yang ingin


bicara dengan papah dan bunda intan pun yang langsung motong pembicaraan fadil


dan papah intan yang bicara dengan papah dan bunda,


“ yang fadil bicara kan adalah kedua orang tua fadil ingin


melamar dan langsung menikahi aku, aku dan fadil sayang satu sama lain aku dan


fadil juga tidak mandang apa pun dari kondisi kita berdua” ucap intan


“ papah dan bunda sangat senang mendengar kamu bicara soal


ini papah sangat bahagia sekali anak satu nya papah akhirnya menikah juga,


papah harap juga tidak ada kendala dengan pernikahan kamu dan fadil “ ucap


papah


“ bunda juga sama pemikiran dengan papah tapi yang harus


kamu tahu jawab dulu pertanyan bunda agar kamu di setujui oleh bunda “ ucap


bunda


Fadil yang kaget mendengar perkataan bunda fadil takut bunda


tidak menyetujui nya sama seperti mamah fadil yang sebelum nya,


“ kamu tahu kan dengan penyakit intan, kamu juga tau kan


resiko nya apa, apa kamu sudah siap untuk menjalani nya dengan intan anak saya


“ ucap bunda


“ sebelum bunda bertanya dengan saya seperti itu apa bunda


pernah memikirkan soal kebahagiaan anak bunda dengan saya “ ucap fadil


Fadil yang langsung tutup poin dengan bunda, bunda pen


terdiam dan langsung menyetujui nya intan bersanding dengan fadil, bunda pun


terlihat langsung percaya  bahwa fadil


adalah penjaga anak satu nya yaitu intan, intan dan papah melihat bicara


seperti itu intan tersenyum dan papah terdiam, papah yang langsung mengalihkan


pembicaraan nya fadil dan bunda papah langsung ajak mereka untuk makan malam,


“ sudah kita tidak perlu bahas soal itu yang jelas kita


malam, yuk “ ucap papah


“ sayang mari ikut aku kita makan bersama “ ucap intan


“ aku langsung pulang saja ya sayang besok kan aku harus


kerja sejak siang kan aku tidak bekerja besok aku harus kerja “ ucap fadil


Fadil yang menolak untuk makan bersama bunda yang memikirkan


barusan,


“ apa fadil marah dengan bunda” ucap bunda


“ tidak bunda saya benar besok ingin bekerja sejak seharian


kan saya selalu dengan intan saya juga ingin bicara kan dengan mamah dan ayah


saya soal pernikahan nya” ucap fadil


“ ya sudah kalau begitu fadil biar intan yang antar kamu


sampai depan ya” ucap bunda


Intan yang langsung menemani fadil sampai depan rumah fadil


pun langsung beranjak pergi untuk pulang ingin menanyakan saol fadil dan intan,


“ sayang hati  - hati


di jalan ya sampai rumah kamu hubungi aku dulu “ ucap intan


“ ya sayang pasti itu “ ucap fadil


“ sayang aku mencintai kamu lebih dari apa pun jangan pernah


kamu berbohong atau pun tidak percayai aku kita akan hidup bersama menjalani


nya satau sama lain harus saling percaya ya sayang ku “ ucap intan


Fadil pun langsung beranjak pergi intuk pulang, intan yang


langsung memeluk fadil dengan erat intan pun menangis dan sangat bahagia nya


intan saat tiba nya nanti fadil meminang nya,


“ sudah kita sudah selesai dengan permasalahan ini  yang harus kita lakukan adalah selalu bersama


dan terus bersama” ucap fadil


“ ya sayang aku percaya kamu ko “ ucap intan


Selesai intan memeluk fadil, fadil pun beranjak untuk pulang


dan pamit dengan intan, saat fadil sampai di rumah kedua orang tua fadil pun


menunggu fadil di teras depan rumah fadil, ayah yang tersenyum melihat fadil


dan mamah juga melihat langsung bertanya dengan fadil saat fadil bicara dengan


kedua orang tua intan saat itu,


“ nak tugas kami sudah selesai tugas kami menjaga kamu


sampai pernikahan setelah itu tugas kamu menjaga istri mu kami juga disini


selalu ada buat kamu ada di saat kamu terluka jangan takut akan dunia di luar


sana kamu harus  berjuang nafkahkan


keluarga kecil kamu ya nak “ ucap ayah


“ mamah juga bilang satu saja dengan kamu fadil, kamu harus


jaga perasaan wanita kamu juga harus memiliki jiwa seorang suami bekerja keras


untuk keluarga” ucap mamah


Ayah dan mamah langsung memeluk fadil fadil pun menangis


saat kedua orang tua fadil berkata seperti itu ayah fadil pun lanjut bertanya

__ADS_1


dengan fadil,


“ nak apa kamu sudah selesai kan masalah kamu di sekolah SMA


kamu “ ucap papah


“ belum yah saya belum sempat tapi yang jelas semua


perlakuan saya di sekolah akan saya selesaikan semua untuk masa depan aku dan


intan saya juga tidak ingin ada masalah di luar maupun di dalam rumah” ucap


fadil


“ bagus kalau begitu kami di sini selalu mendukung mu nak”


ucap ayah


Saat fadil selesai berbicara mamah pun menanyakan soal intan


dan keluarga apa kah fadil berhasil dengan perkataan nya  pada orang tua intan untuk menikahi anak nya,


“ nak satu lagi apa kamu sudah bicara dengan kedua orang tua


intan “ ucap mamah


“ sudah mah saya sudah bicara kan nya untuk bercerita nya


besok saja besok soal nya saya akan bekerja mungkin akan saya beritahu dengan


mamah dan ayah kelanjutan nya seperti apa” ucap fadil


Saat itu pun fadil langsung beranjak untuk ke kamar dan


beristirahat bersih – bersih, fadil yang ingin tidur fadil pun hubungi intan


terlebih dahulu bahwa fadil sudah sampai di rumah dengan selamat,


“ sayang aku sudah sampai di rumah dan selesai berbicara


dengan kedua orang tua aku, aku juga ingin langsung istirahat untuk besok


bekerja” ucap fadil


“ bagus kalau begitu, langsung tidur dan kita bicara kan


besok saja saat kamu pulang bekerja “ ucap fadil


“ ya sayang ku aku akan ke rumah kamu setelah aku pulang


bekerja” ucap fadil


Fadil dan intan pun kembali untuk tidur di pagi hari yang


seperti biasa fadil bangun kan kedua orang nya untuk beribadah solat subuh


mamah yang langsung terbangun dan setelah itu menyiapkan sarapan untuk fadil


dan keluarga, fadil yang langsung ke meja makan untuk sarapan mamah pun


langsung bertanya yang sejak malam belum fadil katakan dan ingin katakana sekarang


oleh fadil,


“ nak kamu sudah berjanji ingin memberikan penjelasan pada


mamah dengan perkembangan dengan orag tua intan pada kamu “ ucap mamah


“ ya mah baik “ ucap fadil


“ kedua orang tua intan setuju dengan perkataan fadil dan


intan bicarakan dengan kedua orang tua intan tentang pernikahan kedua orang tua


intan pun bertanya dengan saya kapan bisa berkumpul bersama satu sama lain dari


keluarga intan dan fadil untuk berkumpul nya “ ucap fadil


Fadil pun bicara kan semua perkataan papah intan dengan


acara selanjut nya, perkataan bunda intan saja yang tidak fadil katakan pada


mamah, setelah selesai fadil ceritakan dengan mamah fadil yang sudah waktu nya


ingin berangkat kerja, mamah pun melanjut kan pembicaraan nya  dengan fadil


“ lalu apa lagi nak perkataan keluarga intan kemarin” ucap


mamah


“ mamah bicara nya nanti saja saya harus berangkat bekerja


sudah waktu nya  saya kerja mungkin saya


pulang akan bicarakan lagi kelanjutan pembicaraan nya “ ucap fadil


“ baik lah nak kalau begitu, mamah dan ayah tunggu di rumah “


ucap mamah


Fadil pun beranjak pergi  untuk pergi kerja, ayah yang baru  turun dari tempat tidur nya ayah pun bertanya dengan mamah soal anak nya


tidak ada di kamar dan tidak ada juga di meja makan,


“ mah fadil di mana, aku cari tidak ada di kamar nya dan


tidak ada juga di meja makan” ucap ayah


“ iya mah mana kk “ ucap putra


“ fadil sudah berangkat bekerja baru saja berangkat, bicara


nya nanti saja saat fadil pulang kerja “ ucap mamah


Intan yang hubungi  fadil saat di jalan fadil pun berhenti sejenak untuk intan yang hubungi


nya , intan juga yang sudah bangun sejak awal papah pun yang bicara dengan


intan fadil yang di tunggu oleh kedua orang tua intan malam hari nanti,


“ sayang papah aku ingin bertemu dengan kamu nanti malam


kamu kalau begitu pulang saja dahulu baru setelah itu kamu kerumah aku” ucap


intan


“ ya sayang ku pasti aku akan ke rumah dan  aku akan bersih – bersih untuk calon istri ku


biar terpanah kamu melihat aku “ ucap fadil dan bercanda dengan intan


“ kamu ini ya sudah aku tunggu ya sayangku di rumah, aku


sayang kamu “ ucap intan


Intan yang langsung tutup pembicaraan nya dengan fadil,


fadil pun lanjut untuk berangkat bekerja, fadil juga yang bertemu dengan papah


intan di tempat kerja, papah pu langsung bertanya dengan fadil yang di mana


papah katakan sudah terlebih dahulu intan katakan pada fadil,


“ fadil nanti malam kamu ke rumah saya tunggu kamu “ ucap


papah


“ ya om intan juga sudah katakan dengan saya dan juga  sudah cerita apa yang om katakan intan juga


sudah bicara kan nya pada saya” ucap fadil


“  ya sudah kalau

__ADS_1


begitu saya tunggu kamu ya  fadil “ ucap


papah


__ADS_2