
Part 25
Intan pun bahagia dengan apa yang intan lakukan dengan
fadil, saat selesai makan bersama dengan keluarga fadil intan pun terdiam saat
mamah membicarakan soal penyakit nya fadil yang terlihat tersenyum dengan intan
saat mamah bicarakan penyakit intan yang di mana fadil sebagai anak selalu
positif dengan orang tua nya ,
“ intan apa kamu sudah cek lagi dengan penyakit kamu “ ucap
mamah
Fadil yang tersenyum melihat intan, intan pun terdiam sesaat
setelah intan terdiam saat mamah membicarakan soal penyakit nya fadil pun
langsung menjawab pertanyaan mamah,
“ semua sudah kita jalan kan ko mah demi intan demi masa
depan saya dan intan juga kita serah kan sama sang pencipta dengan semua ini
saya harap juga akan baik – baik saja” ucap fadil
Intan yang tersenyum melihat fadil menjawab semua pertanyaan
mamah, intan pun langsung berbincang dengan kedua orang tua fadil untuk
melanjut kan pernikah nya dengan fadil , fadil yang di samping intan langsung
membantu intan berbicara soal kelanjutan nya dengan intan,
“ setelah ini apa saya langsung membicarakan nya pada kedua
orang tua intan mah” ucap fadil
“ itu semua jadi tanggung jawab mamah dan ayah biar mamah
yang urus dan kamu cukup salam mamah dan ayah utuk kedua orang tua intan
setelah kamu antar kan intan pulang “ ucap mamah
“ ya sudah saya sekarang ingin antar kan intan sedikit lagi
waktu nya kedua orang tua intan pulang dari kerja nya” ucap fadil
Fadil yang pamit dengan orang tua nya langsung antar kan
intan untuk pulang waktu juga sudah mulai sore intan juga pamit dengan kedua
orang tua fadil intan pun di jalan memikirkan sekaligus bercerita dengan
penyakit nya dengan fadil intan rasa
yang fadil tidak tahu tapi fadil tahu soal resiko penyakit intan,
“ sayang apa kamu yakin dengan pernikahan ini sedangkan
penyakit aku tidak lama dan aku sudah bercerita soal ini dengan kedua orang tua
aku bahwa penyakit aku akan permanen aku takut aku tidak akan memiliki anak
dari kamu dan kamu juga akan berpaling dari aku lebih baik aku bicara sekarang
dari pada aku harus merasakan sakit nya di tinggal kamu “ ucap intan
“ sayang kamu tidak perlu memikirkan soal itu jika kamu
punya pemikiran soal itu aku tidak akan pernah menyalah kan diri sendiri karena
orang yang benar – benar aku sayang merasakan sakit oleh aku sendiri” ucap
fadil
Saat mereka fadil dan intan sampai di rumah kedua orang tua
intan masih belum pulang bekerja fadil pun duduk di teras dengan intan fadil
langsung bercerita tentang hubungan intan dan fadil di setujui oleh kedua orang
tua fadil,
“ sayang kamu bahagia kan hidup dengan aku kamu juga senang
kan nanti hidup dengan aku walaupun kerjaan aku masih biasa saja dan aku juga bekerja di bawah tekanan papah kamu “ ucap
fadil
“ sayang aku tidak perlu apa – apa dari kamu yang jelas aku
hidup dengan kamu yang seharus nya berbicara tuh aku sayang karena keadaan aku pasti
suatu saat menyusah kan kamu” ucap intan
“ sayang yang harus kamu ingat adalah perjalanan hidup kita
dan bagai mana menjalani nya dengan kebahagiaan walaupun hidup sederhana” ucap
intan
Fadil pun tersenyum dengan perkataan intan dan sungguh
beruntung mendapatkan intan, intan pun yang sama – sama tersenyum intan pun
berinisiatif untuk memberi tahu dengan pernikahan nya dengan meld an teman –
teman semua yang pernah fadil dan intan tongkrong bersama watu SMA dulu,
“ sudah ya sayang kita bahas masalah kedepan nya seperti
apa, apa aku boleh hubungi teman – teman aku waktu SMA untuk memberitahu kan
acara pernikahan kita “ ucap intan
“ ya sayang silahkan saja, aku juga ingin keluar sebentar
sekalian menunggu orang tua kamu pulang “ ucap fadil
Intan yang di izin kan oleh fadil langsung hubungi teman –
teman nya termasuk mel yang sedang di luar kota menjalani kuliah nya, fadil
yang tidak tahu bahwa intan hubungi teman nya termasuk mel juga selesai intan
hubungi semua teman – teman nya waktu SMA untuk datang ke acara pernikahan
intan dan fadil sebelum juga mereka dengan acara pertunangan tidak ingin mereka
diketahui oleh siapa pun hanya keluarga terdekat saja dan untuk pernikahan
mereka baru membicara kan dengan semua orang sekaligus teman – teman fadil dan intan,
” sudahsayang kamu hubungi teman – teman kamu untuk datang
ke acara pernikahan kita” ucap fadil
“ ya sayang ku sudah semua ko kamu tenang saja, sayang nanti
setelah kamu sudah sampai rumah aku ingin bicara dengan kamu “ ucap intan
“ soal apa sayang” ucap fadil
Intan yang ingin bicara dengan fadil fadil pun yang tidak
tahu apa yang ingin intan bicara kan, kedua orang tua itan pun tiba di rumah
fadil yang langsung bertemu dengan kedua orang tua intan langsung memberi tahu
__ADS_1
kan bahwa intan dan fadil akan segera menjalani pernikahan nya ,
“ ada fadil sejak kapan kamu sampai fadil “ ucap papah
“ baru saja saya sampai om, om apa saya bisa bicara dengan om dan bunda juga maaf juga kalau
saya lancang“ ucap fadil
“ kamu ngomong – ngomong tidak masuk kerja ya fadil ada apa,
apa kamu sakit atau apa bilang saja om biar om yang bicarakan, ya bilang saja
fadil bicara apa dengan om dan bunda “ ucap papah
Fadil yang langsung bicara kan soal pernikahan nya dengan
intan papah dan bunda yang tidak tahu dengan pembicaraan fadil yang ingin
bicara dengan papah dan bunda intan pun yang langsung motong pembicaraan fadil
dan papah intan yang bicara dengan papah dan bunda,
“ yang fadil bicara kan adalah kedua orang tua fadil ingin
melamar dan langsung menikahi aku, aku dan fadil sayang satu sama lain aku dan
fadil juga tidak mandang apa pun dari kondisi kita berdua” ucap intan
“ papah dan bunda sangat senang mendengar kamu bicara soal
ini papah sangat bahagia sekali anak satu nya papah akhirnya menikah juga,
papah harap juga tidak ada kendala dengan pernikahan kamu dan fadil “ ucap
papah
“ bunda juga sama pemikiran dengan papah tapi yang harus
kamu tahu jawab dulu pertanyan bunda agar kamu di setujui oleh bunda “ ucap
bunda
Fadil yang kaget mendengar perkataan bunda fadil takut bunda
tidak menyetujui nya sama seperti mamah fadil yang sebelum nya,
“ kamu tahu kan dengan penyakit intan, kamu juga tau kan
resiko nya apa, apa kamu sudah siap untuk menjalani nya dengan intan anak saya
“ ucap bunda
“ sebelum bunda bertanya dengan saya seperti itu apa bunda
pernah memikirkan soal kebahagiaan anak bunda dengan saya “ ucap fadil
Fadil yang langsung tutup poin dengan bunda, bunda pen
terdiam dan langsung menyetujui nya intan bersanding dengan fadil, bunda pun
terlihat langsung percaya bahwa fadil
adalah penjaga anak satu nya yaitu intan, intan dan papah melihat bicara
seperti itu intan tersenyum dan papah terdiam, papah yang langsung mengalihkan
pembicaraan nya fadil dan bunda papah langsung ajak mereka untuk makan malam,
“ sudah kita tidak perlu bahas soal itu yang jelas kita
malam, yuk “ ucap papah
“ sayang mari ikut aku kita makan bersama “ ucap intan
“ aku langsung pulang saja ya sayang besok kan aku harus
kerja sejak siang kan aku tidak bekerja besok aku harus kerja “ ucap fadil
Fadil yang menolak untuk makan bersama bunda yang memikirkan
barusan,
“ apa fadil marah dengan bunda” ucap bunda
“ tidak bunda saya benar besok ingin bekerja sejak seharian
kan saya selalu dengan intan saya juga ingin bicara kan dengan mamah dan ayah
saya soal pernikahan nya” ucap fadil
“ ya sudah kalau begitu fadil biar intan yang antar kamu
sampai depan ya” ucap bunda
Intan yang langsung menemani fadil sampai depan rumah fadil
pun langsung beranjak pergi untuk pulang ingin menanyakan saol fadil dan intan,
“ sayang hati - hati
di jalan ya sampai rumah kamu hubungi aku dulu “ ucap intan
“ ya sayang pasti itu “ ucap fadil
“ sayang aku mencintai kamu lebih dari apa pun jangan pernah
kamu berbohong atau pun tidak percayai aku kita akan hidup bersama menjalani
nya satau sama lain harus saling percaya ya sayang ku “ ucap intan
Fadil pun langsung beranjak pergi intuk pulang, intan yang
langsung memeluk fadil dengan erat intan pun menangis dan sangat bahagia nya
intan saat tiba nya nanti fadil meminang nya,
“ sudah kita sudah selesai dengan permasalahan ini yang harus kita lakukan adalah selalu bersama
dan terus bersama” ucap fadil
“ ya sayang aku percaya kamu ko “ ucap intan
Selesai intan memeluk fadil, fadil pun beranjak untuk pulang
dan pamit dengan intan, saat fadil sampai di rumah kedua orang tua fadil pun
menunggu fadil di teras depan rumah fadil, ayah yang tersenyum melihat fadil
dan mamah juga melihat langsung bertanya dengan fadil saat fadil bicara dengan
kedua orang tua intan saat itu,
“ nak tugas kami sudah selesai tugas kami menjaga kamu
sampai pernikahan setelah itu tugas kamu menjaga istri mu kami juga disini
selalu ada buat kamu ada di saat kamu terluka jangan takut akan dunia di luar
sana kamu harus berjuang nafkahkan
keluarga kecil kamu ya nak “ ucap ayah
“ mamah juga bilang satu saja dengan kamu fadil, kamu harus
jaga perasaan wanita kamu juga harus memiliki jiwa seorang suami bekerja keras
untuk keluarga” ucap mamah
Ayah dan mamah langsung memeluk fadil fadil pun menangis
saat kedua orang tua fadil berkata seperti itu ayah fadil pun lanjut bertanya
__ADS_1
dengan fadil,
“ nak apa kamu sudah selesai kan masalah kamu di sekolah SMA
kamu “ ucap papah
“ belum yah saya belum sempat tapi yang jelas semua
perlakuan saya di sekolah akan saya selesaikan semua untuk masa depan aku dan
intan saya juga tidak ingin ada masalah di luar maupun di dalam rumah” ucap
fadil
“ bagus kalau begitu kami di sini selalu mendukung mu nak”
ucap ayah
Saat fadil selesai berbicara mamah pun menanyakan soal intan
dan keluarga apa kah fadil berhasil dengan perkataan nya pada orang tua intan untuk menikahi anak nya,
“ nak satu lagi apa kamu sudah bicara dengan kedua orang tua
intan “ ucap mamah
“ sudah mah saya sudah bicara kan nya untuk bercerita nya
besok saja besok soal nya saya akan bekerja mungkin akan saya beritahu dengan
mamah dan ayah kelanjutan nya seperti apa” ucap fadil
Saat itu pun fadil langsung beranjak untuk ke kamar dan
beristirahat bersih – bersih, fadil yang ingin tidur fadil pun hubungi intan
terlebih dahulu bahwa fadil sudah sampai di rumah dengan selamat,
“ sayang aku sudah sampai di rumah dan selesai berbicara
dengan kedua orang tua aku, aku juga ingin langsung istirahat untuk besok
bekerja” ucap fadil
“ bagus kalau begitu, langsung tidur dan kita bicara kan
besok saja saat kamu pulang bekerja “ ucap fadil
“ ya sayang ku aku akan ke rumah kamu setelah aku pulang
bekerja” ucap fadil
Fadil dan intan pun kembali untuk tidur di pagi hari yang
seperti biasa fadil bangun kan kedua orang nya untuk beribadah solat subuh
mamah yang langsung terbangun dan setelah itu menyiapkan sarapan untuk fadil
dan keluarga, fadil yang langsung ke meja makan untuk sarapan mamah pun
langsung bertanya yang sejak malam belum fadil katakan dan ingin katakana sekarang
oleh fadil,
“ nak kamu sudah berjanji ingin memberikan penjelasan pada
mamah dengan perkembangan dengan orag tua intan pada kamu “ ucap mamah
“ ya mah baik “ ucap fadil
“ kedua orang tua intan setuju dengan perkataan fadil dan
intan bicarakan dengan kedua orang tua intan tentang pernikahan kedua orang tua
intan pun bertanya dengan saya kapan bisa berkumpul bersama satu sama lain dari
keluarga intan dan fadil untuk berkumpul nya “ ucap fadil
Fadil pun bicara kan semua perkataan papah intan dengan
acara selanjut nya, perkataan bunda intan saja yang tidak fadil katakan pada
mamah, setelah selesai fadil ceritakan dengan mamah fadil yang sudah waktu nya
ingin berangkat kerja, mamah pun melanjut kan pembicaraan nya dengan fadil
“ lalu apa lagi nak perkataan keluarga intan kemarin” ucap
mamah
“ mamah bicara nya nanti saja saya harus berangkat bekerja
sudah waktu nya saya kerja mungkin saya
pulang akan bicarakan lagi kelanjutan pembicaraan nya “ ucap fadil
“ baik lah nak kalau begitu, mamah dan ayah tunggu di rumah “
ucap mamah
Fadil pun beranjak pergi untuk pergi kerja, ayah yang baru turun dari tempat tidur nya ayah pun bertanya dengan mamah soal anak nya
tidak ada di kamar dan tidak ada juga di meja makan,
“ mah fadil di mana, aku cari tidak ada di kamar nya dan
tidak ada juga di meja makan” ucap ayah
“ iya mah mana kk “ ucap putra
“ fadil sudah berangkat bekerja baru saja berangkat, bicara
nya nanti saja saat fadil pulang kerja “ ucap mamah
Intan yang hubungi fadil saat di jalan fadil pun berhenti sejenak untuk intan yang hubungi
nya , intan juga yang sudah bangun sejak awal papah pun yang bicara dengan
intan fadil yang di tunggu oleh kedua orang tua intan malam hari nanti,
“ sayang papah aku ingin bertemu dengan kamu nanti malam
kamu kalau begitu pulang saja dahulu baru setelah itu kamu kerumah aku” ucap
intan
“ ya sayang ku pasti aku akan ke rumah dan aku akan bersih – bersih untuk calon istri ku
biar terpanah kamu melihat aku “ ucap fadil dan bercanda dengan intan
“ kamu ini ya sudah aku tunggu ya sayangku di rumah, aku
sayang kamu “ ucap intan
Intan yang langsung tutup pembicaraan nya dengan fadil,
fadil pun lanjut untuk berangkat bekerja, fadil juga yang bertemu dengan papah
intan di tempat kerja, papah pu langsung bertanya dengan fadil yang di mana
papah katakan sudah terlebih dahulu intan katakan pada fadil,
“ fadil nanti malam kamu ke rumah saya tunggu kamu “ ucap
papah
“ ya om intan juga sudah katakan dengan saya dan juga sudah cerita apa yang om katakan intan juga
sudah bicara kan nya pada saya” ucap fadil
“ ya sudah kalau
__ADS_1
begitu saya tunggu kamu ya fadil “ ucap
papah