
“ kamu kan yang sejak malam datang ke rumah hujan - hujan
kan “ ucap mamah
“ ya tan saya mel teman fadil sekaligus teman intan juga,
kalau begitu saya mau langsung saja pulang tante” ucap mel
Intan yang lihat mel berbicara dengan mamah fadil dan
mendengar bahwa benar mel ke rumah fadil, begitu pun mel yang langsung beranjak
pergi, intan pun langsung membawa mamah fadil untuk masuk ke dalam rumah intan,
“ mamah dan putra ingin minum apa biar aku akan ambil kan “ ucap intan
“ sudah tidak perlu mamah kesini ingin tahu keadaan kamu
saja, dan ini makanan untuk mu mamah buat sendiri dari rumah” ucap mamah fadil
Mamah yang bawakan intan makanan dari rumah perasaan intan
pun terlihat senang dan bahagia dan langsung intan bawakan makanan nya ke dalam
untuk intan siapkan pada mamah dan putra adik fadil, intan pun yang sedang
bawakan makan dan minum untuk mamah dan adik fadil intan langsung hubungi fadil
yang sedang kerja dan waktu nya juga fadil sedang istirahat,
“ halo sayang mamah kamu sudah datang loh ke rumah aku” ucap
intan
“ yang benar sayang, kan adik aku sedang demam” ucap fadil
Fadil yang sedang istirahat langsung dihubungi intan bahwa
mamah fadil sudah datang ke rumah intan, fadil pun yang dengar bahwa putra
sudah sembuh dari demam nya bersyukur akan kesembuhan putra, intan pun yang
senang mamah fadil datang untuk intan langsung beri tahu fadil,
“ sayang jangan lupa kamu pulang kerja ke rumah aku dulu ya,
ada suatu yang aku ingin bicarakan pada kamu” ucap intan
__ADS_1
“ ya sayang pasti itu, aku juga baru semalam tidak ketemu kamu
kangen nya seperti ditimpa 5 keluarga gajah, kangen nya berat bangat “ ucap
fadil sekalian tersenyum
Intan yang di gombal kan oleh fadil intan langsung tersenyum
dan tertawa pada fadil, intan yang memikirkan bahwa perkataan mel tersebut
adalah benar ada nya fadil yang sayang pada intan cinta pada intan, intan pun
beranggapan bahwa tidak semua pria yang bisa menyakiti wanita saja tapi pasti
ada seorang pria yang tulus dan sayang melebihi apa pun yang ada di dunia ini,
“ sudah aku mau bawakan minum untuk orang tua mu ya sayang
aku tutup pembicaraan ini biar nanti saja kita bicara kan nya nanti “ ucap intan
“ ya sayangku siap” ucap fadil
Intan yang sudah siapkan minum dan makanan untuk mamah
fadil, mamah pun langsung bertanya pada intan dengan ke adaan nya intan dan
“ apa kamu sudah baik - baik saja intan “ ucap mamah fadil
“ ya aku sudah baik kan ko, pasti mamah diberi tahu oleh
fadil “ ucap intan
Intan pun yang bercerita tentang penyakit nya intan pada
mamah fadil mamah pun yang dengar pembicaraan intan langsung berikan intan
senyuman dan bercerita tentang penyakit nya teman mamah yang sama dengan intan
rasakan saat ini, bahwa teman mamah fadil pun yang sekarang sudah sehat dan
sembuh dari penyakit nya sekarang teman mamah fadil mempunyai anak, mamah yang
berikan intan semangat agar terus berusaha untuk sembuh dari penyakit nya,
“ dari cerita mamah, mamah harap kamu akan terus berusaha
dan yakin dengan penyakit kamu ya sayang “ ucap mamah
__ADS_1
“ ya semasih ada
fadil yang temani aku dan orang tua ku yang berikan semangat aku akan terus
berjuang ko mamah” ucap intan
Mamah yang dengar bahwa intan dekat dengan fadil mamah
terdiam mamah kira fadil dan intan hanya teman biasa tetapi lebih dari teman,
mamah yang tidak ingin anak nya berhubungan dengan orang yang hidup nya tidak lama lagi, mamah yang tahu bahwa
penyakit yang intan derita bukan hanya penyakit biasa, mamah pun langsung ingin
pulang untuk bicarakan ini semua pada fadil dan kenapa fadil tidak cerita pada
mamah,
“ ya sudah mamah ingin pulang putra harus minum obat dan
waktu nya putra istirahat” ucap mamah
“ ya mamah terima kasih mamah sudah datang untuk menemui aku
di rumah, mari aku antar sampai depan rumah “ ucap intan
Mamah yang berbohong dengan intan bahwa yang sebenar nya
mamah ingin hubungi fadil untuk jangan dekati intan lagi hanya teman biasa itu
yang mamah ingin kan, mamah yang ingin fadil mempunyai keturunan bukan yang
tidak punya keturunan walaupun itu bukan dari penyakit intan,
“ ya sudah mamah pulang, jaga kesehatan kamu makan yang
teratur istirahat dan minum obat tepat waktu ya sayang” ucap mamah fadil
“ ya mah pasti itu “ ucap intan
Mamah yang langsung pulang dengan putra, mamah juga masih
memikirkan dengan anak nya fadil yang berteman lebih dengan intan, bahwa intan
mempunyai penyakit yang mamah tidak suka karena penyakit itu tidak akan lama
lagi, mamah yang memikirkan di perjalanan yang sudah sampai juga di rumah
__ADS_1
langsung hubungi fadil yang sedang bekerja.