MELDI

MELDI
CINTA HANYA KETULUSAN


__ADS_3

“ ya sayang ku aku sangat bahagia sekali dengan hubungan


kita ini aku sangat ingin kamu tau bahwa aku adalah salah satu dari yang ingin


kamu ada di sisi aku untuk selama nya “ucap intan


“ kamu juga harus tahu bahwa tidak ada lagi wanita yang bisa


membuat hati ku berdetak kencang saat berada didekat mu “ ucap fadil


Saat di perjalanan intan pun merasakan sakit yang amat


sangat parah yang intan rasakan saat itu yang di mana intan kumat dari penyakit


nya fadil pun yang bingung akan bagai mana fadil harus lakukan, hari pun yang


sudah mulai siang fadil tidak tahu untuk awal pertolongan pertama, fadil yang


sudah memberikan obat pada intan, intan pun masih merasakan sakit nya, fadil


yang memikirkan untuk membawa intan ke rumah sakit fadil juga bingung sedangkan


fadil dan intan berada ditengah – tengah kampung yang di mana kampung itu jauh


dari rumah sakit,


“ sayang kamu kenapa kamu sakit lagi obat kamu ada di mana”


ucap fadil


“ obat aku ada di dalam tas tolong ambil kan sayang, sakit


ini bukan sekedar sakit saat orang terkena pisau tajam sakit ini lebih parah


dari sebelum nya sayang, masih sakit yang aku terima bawa lah aku ke rumah


sakit yang terdekat “ ucap intan


Fadil pun takut dengan keadaan intan fadil yang panik


langsung membawa intan ke rumah sakit walaupun jarak yang fadil tempuh agak


jauh dari lokasi fadil berada, intan pun yang merasakan sakit membuat fadil


takut akan ke adaan nya intan,


“ sabar sayang kita akan sampai ke rumah sakit” ucap fadil


“ sayang sakit dada aku “ ucap intan

__ADS_1


lalu yang intan rasakan begitu sakit sampai nya di rumah


sakit fadil dan intan, intan pun langsung di tangani oleh dokter, fadil yang


bingung dan takut dengan intan takut akan intan kenapa – kenapa fadil pun yang


panik tidak ingin beri tahu pada kedua orang tua intan, intan pun yang di


tangani oleh dokter seketika suara intan yang sebelum nya terdengar keras


merasakan sakit langsung hilang, fadil yang kaget tidak ada lagi suara intan


terdengar, setelah itu dokter yang keluar dari kamar yang di mana intan dirawat,


“ bagai mana ke adaan nya dok” ucap fadil


“ luka nya semakin lama semakin parah harus langsung di


tangani oleh ahli nya , untuk sekarang dan esok hari nya saya juga tidak bisa


menjamin dengan sakit nya apa penyakit nya itu kumat lagi atau tidak saya  hanya bisa memberikan peredam nyeri saja dan


obat nya “ ucap dokter


Fadil yang langsung masuk untuk melihat intan yang berbaring


dan pingsan fadil pun menangis fadil pun yang tidak bisa apa – apa hanya bisa


datang intan sadar dari pingsan nya fadil langsung memeluk intan dengan erat,


“ maaf kan aku sayang aku tidak bisa apa – apa hanya bisa


melihat kamu yang kesakitan saja, aku tidak ingin kamu kenapa – kenapa aku


ingin kamu yang sehat aku sayang kamu aku cinta kamu “ ucap fadil


Fadil yang langsung ucap kan isi hati nya untuk intan yang


tidak ingin intan kenapa – kenapa sayang nya fadil dengan intan sangat tulus


yang pernah fadil cintai sebelum nya, intan yang sadar tersenyum intan juga


yang sadar dari sakit yang intan rasakan sejak siang, intan pun mendengar fadil


bicara intan tersenyum dan intan sangat percaya dengan kesembuhan nya agar


terus bersama fadil intan yang tidak ingin berpisah dengan fadil,


“ sayang aku tidak apa – apa ko aku mendengar  perkataan kamu aku menambah semangat bahwa

__ADS_1


aku akan sembuh dari penyakit aku aku akan selalu menemani  kamu di mana ada kamu di situ aku memeluk mu”


ucap intan


“ yang aku ingin kan adalah kamu sayang, kamu harus berjuang


demi aku demi keluarga kecil kita nanti, will you merry me” ucap fadil


Fadil yang langsung mengucap kan nya dengan intan ingin


menikahi nya, intan pun yang langsung tersenyum melihat fadil tidak menyangka


bahwa fadil ingin menikahi nya, intan yang sangat bahagia dan senang terlewat


kan,


“ aku tidak akan menolak nya sayang” ucap intan


“ aku tidak akan menjauh atau pun meninggal kan kamu, ingat


cinta ini untuk mu aku berharap kamu adalah bagian dari keluarga aku dan kita


akan menghadapi nya bersama dan nanti sesudah kamu pulih kita akan bicara


dengan kedua orang tua aku “ ucap fadil


Intan yang masih merasakan sakit, intan pun merasa sakit nya


tidak akan dengan bahagia nya intan saat mendengar fadil akan menikahi nya,


fadil yang masih menangis melihat intan yang sejak siang merasakan sakit fadil


pun yang amat sangat mencintai intan tidak ingin rela ditinggal intan, begitu


pun intan mencintai fadil yang begitu dalam,


“ apa kamu tau aku sangat khawatir dengan keadaan kamu sejak


siang sayang, aku disini selalu ada untuk kamu “ ucap fadil


“ tidak ada yang tidak mungkin saat kamu membawa aku nanti


di pernikahan” ucap intan


Intan yang mulai bercanda dengan fadil fadil pun tersenyum


kembali dan intan yang mengusap air mata fadil yang membasahi pipi nya, di saat


fadil dan intan bercanda tiba – tiba kedua orang tua intan hubungi intan untuk

__ADS_1


segera pulang karena waktu yang sudah menunjukan malam hari,


“ intan apa kamu sudah di jalan pulang “  ucap bunda.


__ADS_2