MELDI

MELDI
PERJUANGAN SANG KEKASIH


__ADS_3

Mamah yang sudah tahu oleh fadil bahwa fadil sudah bekerja


masuk oleh papah nya intan, mamah yang tidak memikirkan soal itu mamah pun


marah besar dengan fadil yang  di mana


fadil tidak menuruti apa kata mamah, fadil juga yang sudah sayang dengan intan


fadil tidak ingin hubungan mereka berakhir,


“ sudah saya ingin ke kamar ingin istirahat saya lelah” ucap


fadil


“ fadil dengar kan mamah dulu bicara, ini demi kebaikan kamu


nak”  ucap mamah


Fadil yang memikirkan soal mamah barusan fadil yang tidak


ingin memutus kan hubungan nya dengan intan, dengan ada nya intan juga fadil


bisa memikirkan bagai mana berjuang dan terus maju agar sukses di masa yang


akan datang , intan juga yang sudah ajarkan fadil untuk lebih bersabar, hari


pun yang sudah mulai malam intan hubungi fadil membicarakan soal putra sakit


atau tidak,


“ sayang kamu tidak hubungi aku, aku sudah menunggu


kamu  loh” ucap intan


“ ya sayang maaf, lagi  pula putra tidak apa – apa ko putra sehat sudah baik kan juga” ucap


fadil


Intan yang hubungi fadil menanya kan soal putra, fadil yang


tidak beri tahu soal mamah yang tidak ingin fadil dekat dengan intan fadil pun


langsung heran kenapa mamah bisa memikirkan seperti itu dengan intan,


“ harus kamu tahu, andai kan saja aku dapat memutar waktu,


aku pasti merubah semua dan aku pasti akan berusaha sekeras mungkin untuk tidak


mengecewakan mu” ucap fadil


“ maksud kamu” ucap intan


Fadil menangis mendengar perkataan mamah untuk menjauhi


intan fadil yang keras tidak akan meninggal kan intan yang selama ini sudah

__ADS_1


membantu fadil untuk bisa bangun dan menuju kesuksesan, fadil juga tidak ingin


memberitahu bahwa orang tua fadil tidak setuju dengan hubungan nya, fadil


mengatakan yang membuat hati intan bertanya – Tanya apa dari maksud fadil


bicarakan,


“ sudah lupakan biar waktu yang jawab “ ucap fadil


“ maksud kamu apa  sayang, aku tidak mengerti” ucap intan


“ ya sayang, aku selalu ada di samping kamu bersamamu sampai


ada di antara kita yang memisah kan “ ucap fadil


Intan yang semakin bingung dengan perkataan fadil terus


bertanya apa maksud dari semua yang fadil katakan, fadil pun yang hanya bisa


mengungkap kan lewat kata yang di mana fadil rasakan adalah cinta yang tulus


dan sayang yang membuat fadil selalu terpana oleh intan,


“ apa pun yang sedang kamu memikirkan aku akan selalu ada


untuk kamu, walau bintang yang kita capai itu tidak mungkin tapi ingat lah kita


bisa apa yang kita jalan kan pasti tercapai” ucap intan


memenuhi apa yang kita tuju” ucap fadil


“ ya sayang sudah sana istirahat mungkin besok saja kamu


ceritakan semua apa yang kamu rasakan saat ini kamu juga pasti tahu apa dari


ketentuan kita “ ucap intan


fadil pun yang dengar bingung akan semua ini apa fadil harus


mengucapkan nya dengan intan atau tidak, yang fadil takut kan akan sakit hati


nya dan takut bagai mana jika fadil  kata


kan oleh intan, fadil yang hanya menjawab dan menuruti saja apa yang dari


ketentuan nya pada intan adalah kejujuran,


“ ya sayang,” ucap fadil


 “ ya sudah tutup


langsung istirahat, jangan lupa pulang kerja ke rumah dulu untuk selesaikan “


ucap intan

__ADS_1


Fadil pun beranjak untuk bersih – bersih setelah hubungi


intan setelah itu tidur untuk besok pagi berangkat keja, yang di mana mamah


sedang memikirkan fadil untuk sudahi hubungan fadil dengan intan, dan pagi yang


sudah tiba fadil yang seperti biasa solat subuh dan bangun kan kedua orang tua


nya mamah pun yang sudah bangun di bangun kan oleh fadil mamah beranjak untuk


memasak menyiapkan sarapan untuk keluarga nya, fadil yang sudah menunaikan


solat nya dan bersiap – siap untuk kerja mamah langsung membicarakan soal yang


kemarin tentang masalah intan,


“ apa kamu sudah bicara dengan intan nak” ucap mamah


Fadil yang terdiam melihat mamah yang tidak ingin hubungan


fadil dan intan sejauh mungkin, dan waktu yang sudah menunjukan yang di mana


fadil harus berangkat, fadil pun langsung pergi tanpa sarapan yang telah mamah


siap kan untuk fadil ayah dan putra,


“ kamu ingin ke mana fadil kamu belum sarapan, kamu juga


belum jawab pertanyaan mamah” ucap mamah


Mamah yang sudah tahu dengan fadil bahwa fadil berangkat


untuk bekerja yang di mana fadil tanpa pamit dengan mamah, ayah pun yang


langsung duduk di meja makan bertanya dengan mamah,


“ ada apa si pagi – pagi sudah teriak – teriak “ ucap ayah


“ anak mu tidak mendengarkan aku”  ucap mamah


“ apa kamu sudah berbicara  pada fadil sampai hati nya terluka” ucap ayah


Mamah yang terdiam berbicara tentang intan sampai – sampai


fadil hati nya guncang dan bingung, mamah pun yang menghiraukan perkataan ayah


langsung sarapan bersama, fadil yang sedang di perjalanan ingin kerja fadil


masih memikirkan ucapan mamah kemarin fadil yang di sisi lain harus memilih


orang tua atau intan, mamah yang sudah melahirkan fadil yang sudah merawat


fadil dari sisi lain juga intan baik sudah menolong fadil sudah memberikan


pekerjaan, fadil pun yang sudah sampai tempat kerja nya intan hubungi fadil,

__ADS_1


“ sayang kamu sudah sampai tempat kerjaan” ucap intan.


__ADS_2