
“ kalau begitu saya dan intan akan membicarakan nya kepada
kedua orang tua intan saat kedua orang tua intan pulang bekerja “ ucap fadil
“ saya sangat senang sekali dengan perkataan mamah barusan
aku tidak menyangka bahwa mamah sangat sayang dengan aku, yang jelas aku sangat
mencintai menyayangi mamah terus aku beruntung mempunyai orang tua yang sayang
bangat dengan aku, terima kasih mamah “ ucap fadil
Intan pun langsung memeluk erat mamah dan berkata akan
selalu berjuang dengan fadil walaupun ke
adaan nya intan sekarang rasakan, mamah yang langsung mengajak intan dan fadil
untuk makan bersama ayah pun yang terdiam saja tersenyum dengan kebaikan
mamah untuk fadil,
“ mamah aku sangat mencintai fadil dengan tulus dan aku juga
akan selalu bertahan untuk pernikahan ini dengan fadil “ ucap intan
“ mamah harap juga sama dengan kamu pernikahan itu bukan
sekedar cinta dan sayang saja “ ucap mamah
Intan pun bahagia dengan apa yang intan lakukan dengan
fadil, saat selesai makan bersama dengan keluarga fadil intan pun terdiam saat
mamah membicarakan soal penyakit nya fadil yang terlihat tersenyum dengan intan
saat mamah bicarakan penyakit intan yang di mana fadil sebagai anak selalu
positif dengan orang tua nya ,
“ intan apa kamu sudah cek lagi dengan penyakit kamu “ ucap
mamah
Fadil yang tersenyum melihat intan, intan pun terdiam sesaat
setelah intan terdiam saat mamah membicarakan soal penyakit nya fadil pun
langsung menjawab pertanyaan mamah,
“ semua sudah kita jalan kan ko mah demi intan demi masa
depan saya dan intan juga kita serah kan sama sang pencipta dengan semua ini
saya harap juga akan baik – baik saja” ucap fadil
__ADS_1
Intan yang tersenyum melihat fadil menjawab semua pertanyaan
mamah, intan pun langsung berbincang dengan kedua orang tua fadil untuk
melanjut kan pernikahan nya dengan fadil , fadil yang di samping intan langsung
membantu intan berbicara soal kelanjutan nya dengan intan,
“ setelah ini apa saya langsung membicarakan nya pada kedua
orang tua intan mah” ucap fadil
“ itu semua jawab mamah dan ayah biar mamah yang urus dan
kamu cukup salam mamah dan ayah utuk kedua orang tua intan setelah kamu antar
kan intan pulang “ ucap mamah
“ ya sudah saya sekarang ingin antar kan intan sedikit lagi
waktu nya kedua orang tua intan pulang dari kerja nya” ucap fadil
Fadil yang pamit dengan orang tua nya langsung antar kan
intan untuk pulang waktu juga sudah mulai sore intan juga pamit dengan kedua
orang tua fadil intan pun di jalan memikirkan sekaligus bercerita dengan
penyakit nya dengan fadil intan rasa
“ sayang apa kamu yakin dengan pernikahan ini sedangkan
penyakit aku tidak lama dan aku sudah bercerita soal ini dengan kedua orang tua
aku bahwa penyakit aku akan permanen aku takut aku tidak akan memiliki anak
dari kamu dan kamu juga akan berpaling dari aku lebih baik aku bicara sekarang
dari pada aku harus merasakan sakit nya ditinggal kamu “ ucap intan
“ sayang kamu tidak perlu memikirkan soal itu jika kamu
punya pemikiran soal itu aku tidak akan pernah menyalah kan diri sendiri karena
orang yang benar – benar aku sayang merasakan sakit oleh aku sendiri” ucap
fadil
Saat mereka fadil dan intan sampai di rumah kedua orang tua
intan masih belum pulang bekerja fadil pun duduk di teras dengan intan fadil
langsung bercerita tentang hubungan intan dan fadil disetujui oleh kedua orang
tua fadil,
__ADS_1
“ sayang kamu bahagia kan hidup dengan aku kamu juga senang
kan nanti hidup dengan aku walaupun kerjaan aku masih biasa saja dan aku juga bekerja di bawah tekanan papah kamu “ ucap
fadil
“ sayang aku tidak perlu apa – apa dari kamu yang jelas aku
hidup dengan kamu yang seharusnya berbicara itu aku sayang karena keadaan aku
pasti suatu saat beratkan kamu” ucap intan
“ sayang yang harus kamu ingat adalah perjalanan hidup kita
dan bagai mana menjalani nya dengan kebahagiaan walaupun hidup sederhana” ucap
intan
Fadil pun tersenyum dengan perkataan intan dan sungguh
beruntung mendapatkan intan, intan pun yang sama – sama tersenyum intan pun
berinisiatif untuk memberi tahu dengan pernikahan nya dengan mel dan teman –
teman semua yang pernah fadil dan intan tongkrong bersama waktu SMA dulu,
“ sudah ya sayang kita bahas masalah ke depan nya seperti
apa, apa aku boleh hubungi teman – teman aku waktu SMA untuk memberitahu kan
acara pernikahan kita “ ucap intan
“ ya sayang silahkan saja, aku juga ingin keluar sebentar
sekalian menunggu orang tua kamu pulang “ ucap fadil
Intan yang di izin kan oleh fadil langsung hubungi teman –
teman nya termasuk mel yang sedang di luar kota menjalani kuliah nya, fadil
yang tidak tahu bahwa intan hubungi teman nya termasuk mel juga selesai intan
hubungi semua teman – teman nya waktu SMA untuk datang ke acara pernikahan
intan dan fadil sebelum juga mereka dengan acara pertunangan tidak ingin mereka
diketahui oleh siapa pun hanya keluarga terdekat saja dan untuk pernikahan
mereka baru bicarakan dengan semua orang sekaligus teman – teman fadil dan
intan,
” sudah sayang kamu hubungi teman – teman kamu untuk datang
ke acara pernikahan kita” ucap fadil.
__ADS_1