MELDI

MELDI
meldi


__ADS_3

Part 19


“ kalian kan sudah besar kalian sudah tahu apa yang harus


kalian lakukan, bunda ingin kalian belajar dengan akal yang sehat” ucap bunda


“ kalian pasti lebih paham apa maksud bunda” ucap bunda yang


teruskan perkataan nya


Fadil yang terdiam mendengar bunda berbicara fadilpun yang


tidak tahu apa maksud dari perkataan bunda barusan, intan yang mengerti apa


maksud nya langsung dibicarakan oleh intan,


“ sayang jika kamu tidak paham mungkin nanti kita bicarakan


nya” ucap intan


“ ya sayang “ ucap fadil yang terdiam dan mengaguk kan


kepalanya saja depan bunda intan


Intanpun yang sudah siap juga untuk beranjak pulang langsung


pergi untuk meninggalkan rumah sakit itu, fadilpun yang mendampingi intan


terheran – heran dengan perkataan bunda yang masih fadil memikirkan,


“ ya sudah biar aku yang bawa barang – barang kamu” ucap


fadil


“ kamu ga capek sayang “ ucap intan


Intan yang langsung beranjak pergi dengan orang tua nya


langsung menanyakan apa maksud dari perkataan nya barusan pada fadil,


“ bunda “ ucap intan yang malu untuk menanyakan nya


“ apa nak” ucap bunda


Bunda yang tau akan intan menanyakan soal pembicaraan


barusan bunda dengan fadil, bundapun terdiam saja biarkan intan yang langsung


menanyakan nya saja,


“ kamu tidak perlu menanyakan nya pada bunda biar kan fadil


yang menjawab nya dengan perbuatan nya” ucap bunda


“ ya bunda, aku mengerti ko”


sampai nya fadil dahulu yang sampai rumah intan dan sedang


menunggu intan datang fadilpun langsung mengubungi mel pada saat itu juga fadil


yang mesih menyimpan nomor nya  yang di


mana fadil tidak ingin intan kecewa lebih besar lagi,


“ mel aku sudah katakan pada kamu jangan urusi lagi kehidupan


aku dengan intan “ ucap fadil

__ADS_1


“ada yang harus aku katakan pada kamu fadil “ ucap mel


Intan yang sedikit lagi sampai rumah nya melihat fadil


menghubungi seorang, yang intan takut kan fadil akan hubungi mel, dan benar


saja yang intan tidak ingin kan fadil sedang hubungi mel, fadil pun yang


melihat intan dari ke jauhan langsung menutup pembicaraan fadil dengan mel,


“halo fadil, fadil, fadil” ucap mel


Intan yang sudah tiba di rumah nya dan turun dari mobil


papah intan langsung bertanya pada fadil,


“ siapakah  yang


barusan kamu hubungi, sayang” ucap intan


Fadil yang langsung bantu intan turun dari mobilnya dan


bawakan barang intan masuk ke rumah intan, fadil yang dengar intan bicara


langsung fadil alihkan pembicaraan intan untuk masuk ke rumah, intan yang


langsung menuruti perkataan fadil untuk masuk dan beristirahat ke kamar,


“ sayang kamu masuk saja dulu nanti biar kan aku yang


bereskan semua” ucap fadil


“ apa kamu tidak apa  - apa sayang, sini aku bantu agar kamu tidak agak lelah “ ucap intan


Intan yang lupa dengan perkataan nya  yang ingin tahu bahwa siapa yang sedang fadil


kan fadil ke rumah sakit untuk intan, intan pun langsung menyiapkan makanan nya


,


“ sudah aku saja yang bawakan “ ucap fadil


“ ya , aku lebih baik siapkan makan nya saja yang kamu bawa


untuk aku” ucap intan


Fadil yang tenang bahwa intan lupa dengan perkataan nya


barusan, untuk fadil yang ingin hubungi mel di rumah, dan intan pun yang sudah


siapkan makan untuk fadil papah bunda sekaligus intan,


“ mari kita makan malam yang sudah siap” ucap intan


Seluruh isi rumah pun yang dengar intan bicara bahwa makanan


yang intan siap kan telah tiba, fadil yang beranjak ingin makan malam yang


sudah disiapkan intan langsung menghampiri intan di meja makan untuk makan


bersama,


“ oh iya sayang, aku setelah ini langsung pulang ya, kan


besok aku harus kerja lagi” ucap fadil


“ iya sayang, tapi habis kan dulu makan nya baru pulang

__ADS_1


“  ucap intan


Papah dan bunda yang dengar perkataan fadil pada intan bunda


dan papah langsung tersenyum melihat nya, fadil yang menyadari papah dan bunda


intan mendengar percakapan mereka  fadil


terlihat malu akan perkataan nya pada intan,


“ fadil besok kamu masuk pagi ya “ ucap papah


“ ya besok saya masuk pagi” ucap fadil


Fadil pun yang sudah selesai makan malam dengan keluarga


intan langsung pamit untuk pulang karena hari mulai larut malam, fadil yang


sudah siap untuk pulang dan pamit pada papah dan bunda intan, intan pun


langsung menemani fadil untuk sampai depan rumah intan,


“ sayang aku barusan malu sekali dangan perkataan aku di


depan orang tua mu” ucap  fadil yang


ingin beranjak pulang


“ kamu ini, biasa kan dengan orang tua ku” ucap intan


bercanda dengan fadil


Intan yang sedang bercanda dengan fadil intan merasa hari


yang di mana dari sejak SMA  intan ingin


kan sudah tercapai dengan fadil, dari hati kecil intan masih ingat yang di mana


intan mencintai seorang pria yang intan cintai pertama kali nya,


“ aku tidak ingin dari kamu mau pun dari diri aku ada yang


disembunyikan, dan aku harap adalah ketulusan kamu untuk aku akan aku


perjuangkan semua yang aku punya untuk diri mu” ucap fadil


“ kebahagiaan adalah dari kepercayaan, sayang” ucap intan


Intan yang dengar perkataan fadil langsung balikan perkataan


nya fadil fadil pun yang dengar perkataan intan langsung terdiam melihat intan penuh


cinta yang tulus, fadil pun yang langsung peluk intan dan fadil beranjak untuk


pulang ke rumah,


“ ya sudah aku langsung pulang, kamu juga jangan lupa untuk


makan minum obat dan beristirahat, kalau ada apa dengan kamu langsung hubungi


aku” ucap fadil


“ ya sayang pasti itu” ucap intan


“ aku sayang kamu, kamu tidak akan terganti kan oleh wanita


mana pun” ucap fadil yang langsung mencium intan dan beranjak pergi  untuk pulang

__ADS_1


__ADS_2