
“ dengar kan aku, kita jalani bersama ini baru awal
perjalanan cinta kita yang kita tempuh semua masalah yang kita hadapi kamu
percaya kan dengan aku” ucap fadil
“ tapi orang tua mu tidak setuju dengan aku “ ucap intan
“ apa pun yang sudah kita jalan kan harus dengan niat yang
kita tempuh adalah jalan yang kita ingin kan semua cobaan harus bersama kita
jalan kan sayang” ucap fadil
Fadil harap kan adalah bersama intan bersama yang di mana
cinta yang tulus harap kan semua yang fadil jalan kan bisa di tempuh bersama
intan, intan yang terpukul mendengar fadil bahwa mamah fadil tidak setuju
dengan intan hal yang terindah adalah bersama fadil dan menurut intan hari yang
bahagia bersama fadil,
“ sudah jangan kamu memikirkan nya biar sama – sama kita
jalan kan “ ucap fadil
“ hal terindah hari yang bahagia bersama kamu, waktu yang
pernah kita jalan kan jangan sampai hal karena tidak ada nya persetujuan orang
tua mengecil kan niat kita untuk menuju lebih dekat” ucap fadil
Intan pun yang mendengar kata – kata fadil intan pun terdiam
dan memikirkan ke dapan dengan fadil intan yang semangat untuk terus bersama
fadil memikirkan hal apa yang intan harus lakukan bersama fadil untuk orang tua
fadil menerima nya dengan hati yang
bahagia tidak menerima hati yang kecewa terhadap fadil dan intan ke depan nya,
“ ya sayang kamu harus juga janji dengan ku kamu harus bantu
aku untuk mendapat kan hati kedua orang tua mu”ucap intan
“ satu kata yang
pernah kamu kata kan pada ku adalah hal yang di mana membuat aku bahagia, dan
yang sampai sekarang aku teringat adalah cinta dan kasih sayang kamu yang tulus
__ADS_1
pada ku, kamu juga jangan khawatir untuk masalah itu yang jelas jalan kan
hubungan ini dengan baik dan jujur “ ucap fadil
Intan pun mendengar semua perkataan fadil mengharap kan
perkataan fadil menepati perkataan nya dan selalu bersama yang pernah ada sejak
intan kenal fadil, fadil dengan ucapan nya intan pun mengerti dan paham apa yang
di maksud fadil dan bersama terus melewati masalah yang ada,
“ ya sudah kita anggap semua ini sudah selesai yang
terpenting adalah terus maju melewati masalah dan kita harus berusaha sampai
kedua orang tua aku menyetujui kita berdua” ucap fadil
“ mari kita pulang takut bunda dan papah kamu mencari mu”
ucap fadil
Fadil pun dan intan beranjak untuk pulang dan langsung mengusap
air mata intan yang membasahi pipi nya sesampai nya fadil dan intan di rumah
fadil pun langsung pamit dengan kedua orang tua intan,
“ sayang aku pamit untuk pulang nanti aku akan bicara lagi
“ yah sayang, ini demi kita juga nanti aku bantu dengan cara
apapun sampai kedua orang tua mu menerima aku dengan sepenuh hati, ya sudah
nanti sudah sampai di rumah hubungi aku dulu baru istirahat” ucap intan
Fadil pun beranjak pulang untuk segera menanyakan alasan
mamah tidak direstui hubungan intan dan fadil, fadil yang sudah sampai di
rumah mamah dan ayah sudah menunggu kedatangan fadil untuk pulang mamah yang
tiba – tiba langsung memarahi fadil fadil pun langsung ambil jalan tegas
mengapa fadil tidak direstui untuk menuju jalan yang lebih serius,
“ apa kamu sudah tidak mau mendengarkan perkataan mamah “
ucap mamah
“ dengan hal apa mamah tidak direstui hubungan saya dengan
intan menjalankan rumah tangga yaitu saya dengan intan “ ucap fadil
__ADS_1
Ayah yang di samping mamah ayah pun terdiam mamah memarahi
fadil ayah pun yang mengerti maksud mamah bertujuan untuk memberikan agar fadil
baik dan sempurna di masa yang di mana fadil suatu saat akan menikah dengan
seorang wanita yang lebih sempurna dan bahagia kan fadil kelak, dari sisi lain
fadil yang ingin terus tulus dan sayang dengan intan fadil merasa intan adalah
wanita pilihan nya yang baik dan sempurna,
“ kamu tau dengan penyakit yang intan derita kamu juga tau
kan dengan keburukan yang intan terima, itu sangat fatal bagi kehidupan kamu
apa lagi sampai kamu menuju hidup yang serius, tidak akan lama intan bisa
bertahan “ ucap mamah
“ saya sudah tahu dengan apa keburukan yang saya dapat kan
nanti tapi saya tolong dengan mengerti lah dengan kemauan saya, saya tidak akan
menolak jika mamah dan ayah izinkan saya dengan intan “ ucap fadil
“ saya ingin istirahat saya harap mamah dan ayah mengerti
apa yang barusan saya ucap kan “ ucap fadil
Fadil pun langsung masuk dan tidak melanjutkan lagi
pembicaraan nya dengan mamah dan ayah, fadil yang sudah di kamar memikirkan soal
pembicaraan nya barusan dengan mamah fadil harap pembicaraan nya mamah mengerti
dan paham apa maksud dengan fadil, hari yang di mana fadil libur kerja hari
juga yang sudah pagi fadil ingin beranjak ke rumah intan, mamah juga yang sudah
menyiapkan sarapan untuk keluarga nya fadil yang tanpa pamit untuk pergi ke
rumah intan,
“ kamu ingin ke mana ini hari libur” ucap mamah
Fadil pun berhenti sejenak untuk mendengar kan mamah
berbicara, mamah yang masih emosi dengan fadil mamah pun langsung membahas
tentang masalah kemarin pada fadil,
“ apa kamu sudah memikirkan nya apa kamu sudah berubah
__ADS_1
tentang masalah ini dengan intan “ ucap mamah.