
“ aku tidak suka jika ada yang kamu sembunyikan dariku, aku
lebih suka kamu yang jujur “ ucap fadil
Mendengarkan fadil berbicara seperti itu intan langsung
terdiam dan menangis akan penyakit nya yang intan derita saat ini,
“ ya sudah besok aku ceritakan apa yang sudah aku alami saat
ini , mungkin saat ini aku harus beristirahat
dulu sejenak nanti akan aku hubungi lagi “ ucap intan yang sedang menangis
mendalami ke depan nya dengan fadil seperti apa,
“ ya istirahat jaga kesehatan kamu, jangan lupa makan yang
teratur aku juga tidak ingin kamu kenapa – kenapa “ ucap fadil
“ siap pak bos “ ucap intan yang menenangkan dirinya agar
tidak didengar oleh fadil karena intan sedang menangis dan menutup langsung
pembicaraan nya
Tibanya di pagi hari fadil yang bangun lebih awal seperti
biasa fadil membangun kan orang tua nya agar menunaikan solat dan ingin rapi –
rapi untuk menemui intan, pada saat itu juga intan yang memberikan lokasi yang
di mana intan berada,
“ intan memberikan lokasinya terkini” ucap fadil yang
langsung melihat lokasinya intan
“ kamu sedang apa di rumah sakit apa ada dari keluarga kamu
yang sakit “ ucap fadil yang sudah melihat lokasi intan terkini
“ ya kamu datang saja menemui ku “ ucap intan
“ ya sudah aku segera siap – siap dulu dan minta izin dengan
orang tua ku” ucap fadil yang langsung siap – siap untuk menemui intan
Fadil yang sudah siap untuk menemui intan di rumah sakit
fadil yang merasa tidak enak dengan perasaan nya dan benar saja dengan perasaan
nya sudah ada intan dilobi yang sudah
menunggu fadil datang, fadil pun yang kaget dan lemas seluruh badan nya melihat
intan berada di kursi roda, fadil pun berlari langsung menghampiri intan,
“ aku sedang bertanya
sayang, kamu kenapa ko bisa kamu memakai kursi roda“ kamu kenapa sayang ? Kamu
kecelakaan? Kamu kenapa apa kamu sakit ” ucap fadil yang benar saja dengan
perasaan nya
“ apa yang barusan
kamu katakana fadil “ ucap intan yang mendengar perkataan fadil memanggil
sayang pada intan,
Intan yang pertama kalinya fadil memanggil intan sayang
intan pun tersenyum lebar dengan perkataan nya dan tidak merasakan sakit dengan
apa penyakit yang intan derita
__ADS_1
“ aku tidak boleh memanggil kekasiku dengan sebutan sayang”
ucap fadil yang menghiraukan pertanyaan intan
Melihat fadil yang gelisah dengan ke adaan nya intan
intan pun langsung menatap fadil yang begitu dalam sekaligus meneteskan air mata
dari intan,
“ kamu kenapa menangis” ucap fadil melihat intan meneteskan
air mata
“ mari kita bicarakan saja di ruang tempat aku dirawat” ucap
intan yang membawa fadil ke tempat intan dirawat
“ kita sudah sampai, dan di mana orang tuamu intan “ ucap
fadil yang melihat di kamar intan tak ada siapa – siapa
“ papaku sedang bekerja bundaku juga sama “ ucap intan
“ ya sudah sekarang ada aku yang menemanimu” ucap fadil
“ kamu kenapa, kamu belum sempat menjawab pertanyaan ku”
usap fadil menatap intan
Intan yang masih bingung membahas tentang bagai mana intan
jelaskan dengan penyakit nya itu, intan yang
langsung meneteskan air mata dan membasahi pipinya fadil yang melihat pun
langsung mengusap air mata intan,
“ kamu kenapa” ucap fadil
intan yang masih menutupi penyakitnya
“ aku Tanya sekali lagi, kamu kenapa? “ ucap fadil yang
terus melihat intan
“ ya aku akan jelaskan, kamu harus berjanji dengan ku” ucap
intan yang ingin mulai berbicara pada fadil
“ ya aku berjanji, untuk mu aku akan selalu bersama mu” ucap
fadil
“ aku menderita penyakit yang di mana penyakit
itu di dalam tubuhku menderita sehingga peru – peru ku mengalami cedera” ucap
intan
Fadil yang mendengar perkataan intan langsung melihat intan
menatap mata intan fadil tidak percaya akan penyakit intan, fadil yang awal nya
tidak tahu tentang ini melihat intan biasa saja sejak awal, melihat mata intan
yang serius akan penyakitnya,
“ kamu sedang tidak bergurau kan sayang “ ucap fadil melihat
intan berbicara langsung seluruh badan nya lemas dan menangis akan ini
“ya sayang, jangan khawatir dengan aku, aku tidak apa – apa
“ ucap intan kuat akan yang intan derita
Fadil yang terus meneteskan air mata untuk intan dengan
__ADS_1
keadaan intan saat ini, fadil pun berdiri untuk memeluk intan orang yang fadil
sayangi dan percaya membawa fadil akan kebahagiaan
“ aku tidak perduli dengan keadaan kamu yang seperti ini,
yang harus aku tuju adalah kesehatan kamu kamu pun harus berusaha akan
kesembuhan kamu” ucap fadil yang menangis terus sampai membasahi badan nya
Intan yang mendengarnya tersenyum lebar akan perkataan fadil
dan memeluk fadil begitu erat mengusap air mata fadil yang membasahi badan nya,
intan merasa akan fadil yang sayang sekali dengan intan melihat fadil yang
menangis dengan tulus pada intan,
“ sayang aku merasa sudah sehat dengan kehadiran kamu
disini “ ucap intan memeluk dan mengusap air mata fadil untuk membuat fadil
tersenyum
“ sudah nanti kamu jangan sampai makan telat minum obatnya
istirahat teratur, kalau sampai kamu kenapa – kenapa aku tidak akan berhenti
salahkan aku terus menerus “ ucap fadil
Fadil yang masih memeluk intan tiba – tiba papah dan bunda
intan datang, fadil pun langsung melepaskan pelukan nya yang pada saat itu juga intan langsung tersenyum pada papah dan
bundanya
“ kamu sudah lama nak disini” ucap papah intan
“ ya om ada 1 jam yang lalu” ucap fadil
Bunda yang langsung mendekati intan pun bertanya pada intan,
dan langsung memberikan intan makanan yang bunda membelikan untuk anak nya
sewaktu di jalan,
“apakah ini fadil yang sewaktu teman SMA mu” ucap bunda
intan,
“ iya bun itu fadil”
ucap intan
Papah intan pun langsung bertanya pada intan yang mengenai
masalah anak yang ingin masuk kerja di pabrik papah nya intan,
“ apakah fadil ini yang ingin masuk kerja di pabrik papah” ucap
papah intan yang sedang bertanya pada intan
“ ya papah ini fadil orang nya “ ucap intan memberi tahu fadil
untuk memasuki pabrik papah nya
Bunda intan yang melihat fadil memandang intan terus langsung
bertanya pada intan yang di mana pada saat itu fadil tidak merasa saat bunda
intan memperhatikan nya,
Papah fadil pun yang masih berbincang dengan fadil langsung
memberikan kartu nama nya untuk fadil datang besok menemui nya agar fadil
langsung bekerja di pabrik papah nya intan.
__ADS_1