
Feni setelah selesai ikut perjalanan dinasnya Patrik selama seminggu, merasa lega karena akhirnya pulang juga, Feni diajak ke apatermen nya Tata sebelum pulang karena akan bareng Flora untuk ke apatermennya
“ Feni, bagaimana liburannya” Ucap Flora baru masuk kedalam apatermennya Patrik
“ Seru ka, oleh oleh kaka banyak sekali” Ucap Feni melihat Flora bawa tas dan baju Flora dibawa oleh Tata
“ Alhamdulillah Feni dibelanjain om Tata” Lanjut Flora bahagia karena seminggu bener bener menikmati jalan jalan sepuasnya bersama Tata tidak ada hentinya setiap hari
“ Feni sayang, minggu depan kita berempat ke villa aku yah, aku janji tidak akan ada pekerjaan mendadak lagi dan tidak akan ganggu liburan kamu, aku kangen sekali dengan kamu sayang” Ucap Tata mencium wajahnya Feni
dengan santainya
“ Iyah sayang, aku ikut saja sayang selama bisa temani kalian kemana pun aku selalu ikut sayang” Lanjut Feni langsung peluk Tata dengan manjanya, Feni rindu sekali dengan Tata selama seminggu tidak memberikan jatah sama sekali untuk Tata
“ Sayang, aku rindu sayang, bagaimana jika kita panjat pinang dulu sebelum kita pulang bagaimana? Tata bersama Feni dan aku bersama Flora, kangen sekali dengan suara merdu anak manis satu ini” Ucap Patrik melihat Flora semakin cantic, karena Flora semakin lama semakin bisa makeup membuat Flora semakin cantic dan enak dilihatnya
“ Apa boleh sayang?” Tanya Flora melihat Tata minta ijin, dari pada seenaknya
“ Tentu boleh sayang, yah sudah kita sibuk di kamar masing masing yah anak cantic” Lanjut Tata mencium wajahnya Flora sebelum jalan ke kamarnya bersama Feni, sudah seminggu tidak mendapatkan jatah sama sekali dari Feni
“ Havefun kalian” Lanjut Feni senyum manis melihat Tata dan Patrik, yang semakin lama semakin tampan saja, om kesayangan Feni karena om om yang sudah baik hati membuat Feni lepas dari hidup susah dalam sekejab
Dilain sisi, Jeje bingung sekali, karena temen temennya berhasil membuat Jeje bingung memberikan ijin Ferdi untuk temani kedua temennya, temen temennya Jeje menawarkan proyek besar yang baru dikirim melalui email dan belum ada proses persetujuan proyeknya
“ Kita kasih dua proyek besar untuk kamu Je, jika kamu setuju kita bersenang senang dengan anak ganteng ini, maka proyek besar akan kita berikan untuk kamu bagaimana?” Tanya Temennya Jeje yang ikhlas kehilangan proyek besarnya demi rasa penasarannya hilang, dan menjadi lega karena akhirnya bisa bersenang senang bersama Ferdi
__ADS_1
“ Kita bersenang senang dari jam segini sampai malam jam dua belas bagaimana? Karena mengingat harga proyek besar itu sangat menguntungkan kamu, maka kita minta sepuasnya bersama Ferdi bagaimana?sama sama untung kan?” Tanya Temennya Jeje, Temennya Jeje rela kehilangan proyek besar yang susah payah dikerjakan dan akhirnya perusahaan yang diajak kerjasama mau menerima penawarannya dan diberikan begitu saja dengan Jeje
“ Oke, kalian telefon bos perusahaan yang mau menerima proyek besar dari perusahaan kalian, jika mereka mau dialihkan ke perusahaan saya, maka saya ijinkan sekarang kalian ajak Ferdi sampai jam dua belas malam, setelah ada kata deal pergantian yang tangani proyeknya” Lanjut Jeje yang tidak mau rugi, karena Ferdi bukan lah berondong biasa, yang bisa dibagi bagi ke siapapun
“ Baik lah Je, tunggu sebentar” Lanjut Temennya Jeje langsung telefon ceo nya untuk minta persetujuan, pergantian perusahaan yang akan jalanin proyek yang mereka butuhkan
“ Gila gila, beruntungnya saya, jadi bahan rebutan tante tante kesepian dan kaya raya, mereka sampai rela kehilangan proyek yang susah payah mereka kerjakan selama ini untuk Jeje saja” Batin Ferdi bahagia merasa
beruntung, karena bisa kenal dengan perempuan tua kaya raya dan kesepian
“ Oke mereka setuju, untuk pengalihan proyeknya dank arena clien saya sudah tahu kwalitas perusahaannya Jeje akhirnya mereka setuju” Ucap Temennya Jeje berusaha santai, kehilangan proyek besar demi bisa bersenang
senang bersama Ferdi hari ini.
“ Itu sih pasti Je” Lanjut Temennya Jeje bahagia karena akhirnya bisa membujuk Jeje
“ Teteh cantic hati hati kembali ke hotel sendirian, maaf yah sayang aku tidak bisa temani teteh cantic sayang soalnya kan mau ikut mereka bersenang senang sayang” Lanjut Ferdi merasa tidak tega, karena membiarkan Jeje sendirian ke hotel
“ Iyah sayang, have fun bersama mereka yah sayang, aku tidak akan tidur sampai kamu kembali ke hotel sayang” Lanjut Jeje berusaha santai dan ikhlas membiarkan Ferdi bersenang senang bersama temen temennya
“ Hayo sayang” Lanjut Temennya Jeje langsung gandeng tangannya Ferdi untuk meninggalkan Jeje, setelah berhasil melakukan negoisasi bersama Jeje
Jeje yang melihat Ferdi bersama kedua temennya cuman bisa pasrah saja, melihatnya dan tidak berani menolak karena Jeje berhasil mendapatkan dua proyek besar tanpa harus bersusah payah
Dilain sisi, Flora dan Feni nurut saja nungguin Tata dan Patrik kerja sebentar, karena malam ini Flora dan Feni nginep di apatermennya Tata karena Ferdi akan pulang besok dan sampai di apatermen besok malam
__ADS_1
“ Alhamdulillah yah ka, kita ada om om kesayangan jadi malam ini kita tidak usah sendirian di apatermen kita” Ucap Feni sambil menikmati buah yang dibawa oleh Flora
“ Bener Feni, jadi kan tidak takut sendirian dan tidak bosan juga kan kita jika bersama mereka, Alhamdulillah yah sampai sekarang istri mereka masih betah foya foya sambil keliling dunia sampai lupa suami sendiri” Ucap Flora merasa beruntung sekali, karena istri Tata dan istrinya Patrik belum pulang juga
“ Bener ka, bagaimana jika mereka punya istri lagi yah, jika istri mereka tidak peduli seperti ini, apa kaka mau menjadi istri salah satu dari mereka?” Tanya Feni tiba tiba, jika hubungannya semakin lama semakin deket dan nyaman.
“ Mau lah kenapa tidak coba, mereka masih tampan walaupun usia mereka sudah tidak muda lagi, mereka baik, kaya, dan bisa membuat hidup kita lebih baik lagi, saya tidak malu punya suami om om tajir seperti mereka,
selama kehidupan terjamin sampai tua kenapa menolak jika mereka ajak nikah kan, nikah bearti sudah tidak ada kebebasan lagi diantar kita tidak ada lagi berbagi, tapi harus setia sampai tua, dan sudah cukup berbagi jika mereka mau serius dengan salah satu dari kita” Lanjut Flora tidak akan menolak jika suatu saat diajak nikah oleh Tata atau Patrik, karena kesempatan emas belum tentuk akan datang dua kali dalam hidup
“ Ka Flora bener, yah sudah kita berjuang ka membuat mereka semakin nyaman dideket kita, siapapun akhirnya meluluhkan hati mereka yah harus terima ka, toh yang penting sama sama hidup enak juga kan, kita tidak boleh
rebutan ka supaya mereka tidak risih dan akhirnya meninggalkan kita, kita harus berjuang mendapatkan hati mereka sepenuhnya ka” Lanjut Feni jadi semakin semangat bersikap manis dan menarik perhatian Tata dan Patrik, berharap suatu saat dijadikan istri salah satu dari mereka.
“ Oke kaka setuju, tidak ada yang baper demi masa depan kita, kita rebut om om yang kesepian dan menjadikan salah satu dari mereka suami kita yah” Lanjut Flora semakin semangat, menjadi orang yang membuat nyaman dan membuat Tata dan Patrik bisa jatuh cinta seutuhnya
Dilain sisi, Ferdi bahagia sekali, mendapatkan amplop tebel dari kedua temennya Jeje, yang akhirnya puas juga bersenang senang bersama Ferdi dari siang sampai tengah malam.
“ Kalian hati hati dijalan yah, teteh teteh cantic,besok Ferdi pulang bersama teteh Jeje, next time kita bersama lagi jika teteh Jeje memberikan ijin lagi yah” Ucap Ferdi bahagia sekali, karena beruntung mendapatkan tambahan tabungannya, berkat kedua temennya Jeje
“ Iyah ganteng, yah sudah kita pulang dulu dan sampai ketemu lagi, hari ini cukup menyenyangkan walaupun cuman sebentar saja, terimakasih berondong ganteng” Ucap Temennya Jeje mencium wajahnya Ferdi, sebelum
memberikan ijin Ferdi turun dari mobil
Ferdi langsung turun dari mobil, dengan perasaan bahagia sekali, karena pulang pulang kantong tebel sekali, Ferdi langsung jalan masuk kedalam hotel untuk ketemu dengan Jeje dan istirahat bersama
__ADS_1