MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI

MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI
Loh itu kan


__ADS_3

Feni ajak Tata, Flora, dan Patrik. Belanja ke Mall yang ada di kota Bandung, saat Flora dan Feni turun dari mobilnya Tata, tidak sengaja melihat dua orang yang selama ini sudah dilupakan oleh Flora dan Feni tiba tiba bisa ketemu di Mall.


“ Loh itu kan ayah dan bunda? Ngapain mereka kesini? Jauh sekali mereka pergi?” Tanya Feni melihat kedua orang tuanya yang masuk kedalam Mall


“ Kita kejar mereka dan kita harus tahu ngapain mereka disini” Ucap Flora, Flora langsung jalan cepet supaya tidak kehilangan jejak kedua orang tuanya


“ Kita temani kalian” Ucap Tata yang melihat Flora dan Feni jalan cepet, berusaha ikutin kemana pun mereka pergi, karena Tata mengerti bagaimana rasanya diabaikan tanpa memiliki apapun dalam hidupnya, karena kedua orang tuanya membuat Flora dan Feni terpaksa di unboxing demi bisa bertahan hidup dan merubah kehidupannya selama didekat Tata dan Patrik


Dilain sisi, Ferdi melihat alat alat olahraga yang baru dibelinya, sudah sampai dirumahnya Jeje merasa bahagia sekali karena akan merasakan olahraga didalam rumah, selama Jeje kerja dan tidak bosan dirumah sendirian


“ Teteh cantic, terimakasih yah sudah membelikan alat alat olahraga ini untuk aku sayang, aku semakin sayang dengan teteh cantic” Ucap Ferdi bahagia karena bisa merasakan olahraga didalam rumah


“ Sama sama berondong kesayangan aku, aku juga bahagia sekali sayang, bisa olahraga bersama kamu, selama aku libur kerja sayang dan semakin betah dirumah saja bersama berondong kesayang aku” Ucap Jeje yang juga bahagia, Karena bisa juga menikmati libur kerja dirumah saja bahkan bisa seharian bersama Ferdi dan bisa olahraga berdua


“ Semakin lama semakin banyak, barang barang yang aku inginkan bisa dibelikan oleh Jeje, janda cantic walaupun sudah tidak muda lagi dan janda kaya yang merubah hidup aku dalam sekejap saja” Batin Ferdi yang bahagia sekali, karena pelan pelan bisa merasakan punya barang barang mewah, tanpa harus kerja susah payah dan dengan mudah dibelikan oleh Jeje


Dilain sisi, Flora dan Feni setelah berhasil ketemu dengan kedua orang tuanya, tidak menyangka pekerjaan yang dijalankan kedua orang tuanya, membuat Flora dan Feni sedih mendengarnya dan malu tidak menyangka

__ADS_1


pekerjaan tidak baik yang dikerjakan orang tuanya.


“ Kalian jahat, kalian egois meninggalkan kita bertiga begitu saja dirumah, tanpa ditinggalin makanan dan uang sama sekali dirumah” Bentak Flora sedih, karena disaat kedua orang tuanya pergi Flora, Feni, dan Ferdi. Harus menahan lapar karena tidak memiliki apapun untuk bisa dimakan


“ Karena kalian kehidupan kita hancur, yang akhirnya ka Ferdi rela menjadi simpanan tante tante supaya kita bisa makan enak dan tidak


kekurangan sama sekali, sedangkan kita menjadi simpan om om, supaya tidak


menjadi beban ka Ferdi dan kita bisa menikmati hidup serba punya apapun yang


“ Kita meninggalkan kalian karena, kita tidak punya cukup uang untuk biayai hidup kalian sedangkan kalian saja malas kerja, dari pada


menjadi beban kita yah sudah deh kita tinggalin begitu saja tanpa diberikan apapun, karena kita tidak memiliki uang yang cukup” Ucap Ayah nya Flora dengan santainya, sudah tega meninggalkan ketiga anaknya dalam keadaan kelaparan


“ Berkat kita kan sekarang kalian sudah hidup enak, pakai baju yang mahal,barang barang mewah, dan tidak usah merasakan kelaparan lagi kan. Seharusnya kalian berterimakasih ke kita, karena kita sekarang kalian bertiga sudah kaya mendadak, dari orang orang kesepian dan kekurangan kasih sayang dari pasangan masing masing kan” Ucap Bunda nya Feni dengan sombongnya, karena tidak peduli apapun yang dilakukan anak anaknya, setelah ditinggalkan begitu saja


Bugh, satu tonjokan dilayangkan oleh Tata ke perut ayah nya Flora dan Feni, saking keselnya mendengar jawaban orang tuanya Flora dan Feni. Yang bener bener tidak peduli apapun yang dilakukan anak anaknya, walaupun salah tapi merasa bangga karena ditinggalkan begitu saja, membuat kehidupan anak anaknya berubah drastic

__ADS_1


“ Kalian orang tua macam apa hah, kalo kalian tahu anak anak kalian tidak kerja, seharusnya dibantu mencari pekerjaan untuk anak anak kalian, bukannya ditinggal begitu saja tanpa diberikan makanan sama sekali dan membuat


anak anak kalian kelaparan dan hidup susah, bukannya menyesal dengan kesalahnnya tapi ini justru bangga dengan kesalahannya, kalian manusia macam apa membiarkan anak kalian kesusahan, induk kucing saja berjuang mencari makan dan minum untuk anaknya, sedangkan apa yang kalian lakukan hah, tidak bisa lebih baik dari seokor kucing kalian,yang tega menelantarkan anaknya!” Bentak Tata bener bener kesel, melihat kedua orang tuanya Feni dan Flora sama sekali tidak ada rasa bersalah sama sekali, dengan santainya bisa merasa bangga dan seolah berjasa atas perubahan hidup ketiga anaknya


“ Sudah lah bos, jangan marah seperti itu ke saya, berkat saya dan istri kalian bisa unboxing mereka sampai sekarang kan, sudah lah nikmati saja kesusahan mereka dimasa lalu dan sekarang mereka sudah hidup enak berkat kalian juga kan, jangan seperti ini lah bos, kita tidak akan minta apapun apa lagi ganggu hubungan kalian, karena saya juga punya pekerjaan yang seperti kalian lakukan setiap merasa kesepian, jika merasa bosan dengan mereka, saya punya stok perempuan bos” Uucap Ayah nya Feni menahan sakit diperutnya, akibat ditonjok oleh Tata barusan


Bugh, Satu tonjokan diperut ayah nya Flora, karena Patrik semakin kesel dengan ucapan ayah nya Flora dan Feni, seolah olah ayah nya


merendahkan apa yang dilakukan kedua anaknya sekarang, walaupun benar jika bosan bisa ganti dengan perempuan lain, tapi sampai sekarang Tata dan Patrik tidak merasa bosan sama sekali, justru semakin nyaman didekat Feni dan Flora


“ Kalian lebih rendah dari sekor kucing, kita pergi sekarang dan tidak akan pernah ketemu dengan manusia macam mereka lagi, hayo masuk kedalam mobil” Ucap Patrik sambil melihat Feni dan Flora yang nangis setelah mendengar ucapan kedua orang tuanya yang seenaknya dan menghina apa yang dilakukan anak anaknya, setelah ditinggalkan begitu saja


Feni dan Flora dengan berat hati langsung masuk kedalam mobil, setelah sekian lama tidak ketemu orang tuanya, dan saat ketemu lagi dengan kedua orang tuanya justru dihina membuat hati Feni dan Flora hancur setelah mendengar hinaan dari kedua orang tuanya yang seenaknya.


Tata langsung melajukan mobilnya, dengan kecepatan sedang meninggalkan Mall, supaya tidak membuat Flora dan Feni semakin sedih setelah mendengar hinaan dari orang tuanya tadi, Tata melihat Patrik berusaha menenangkan Flora dan Feni sekaligus, berusaha tidak merasa cemburu melihatnya,


karena Flora dan Feni hatinya pasti lagi hancurnya setelah mendapatkan hinaan dari kedua orang tuanya

__ADS_1


__ADS_2