
Flora ikut Tata jalan jalan malam, setelah dari cafe tadi, merasa pusing dan mual mual. membuat Tata kwatir melihat Flora terlihat pucat sekali.
" Sayang, kamu pucat sekali, apa sebaiknya kita ke rumah sakit sekarang? karena aku kwatir sekali melihat kondisi kamu tiba tiba sakit seperti ini?" Tanya Tata melihat Flora yang muntah muntah
" Iyah sayang, aku mau ke rumah sakit sayang huek" Ucap Flora, Flora muntah lagi setelah sekian kalinya.
" Iyah sayang, sekarang kita ke rumah sakit" Lanjut Tata berusaha tidak panik, melihat Flora muntah muntah terus
Dilain sisi, Ferdi memikirkan hubungannya bersama Jeje, apa lagi sampai sekarang Ferdi tidak ada pekerjaan sama sekali, membuat Ferdi malu selalu ikutin Jeje ke kantor tanpa melakukan apapun
" Sayang, aku mau buka usaha sayang, apa teteh mau memberikan aku modal untuk jualan sayang? " Tanya Ferdi, Ferdi melihat Jeje yang fokus bawa mobil.
" Kamu kenapa mau jualan sayang?" Tanya Jeje bingung, karena selama ini Ferdi tidak pernah merasa kekurangan sama sekali, tapi kenapa tiba tiba mau jualan
" Aku malu sayang, setiap hari ikutin teteh ke kantor tanpa melakukan apapun, memang sih belum ada yang bilang tapi aku sadar diri sayang, selain itu hubungan kita mau sampai kapan seperti ini terus? jika kita menikah apa tidak malu punya suami yang tidak kerja sama sekali? dengan aku buka toko kan ada kegiatan yang aku lakukan dan tidak sepenuhny membuat teteh malu karena aku pengangguran?" Tanya Ferdi yang mulai bosan tidak melakukan apapun, Ferdi mau ada yang dikerjakan setiap harinya selain ikutin Jeje kerja terus
__ADS_1
" Aku pengen sekali kita bisa menikah sayang, memang rencananya aku mau bicarakan hubungan kita setelah adik adik kamu selesai menikah sayang, dan bicarakan kegiatan kamu setelah kita menikah sayang. baik lah jika kamu mau jualan yah sudah kamu tentuin saja mau jualan apa dan dimana, tapi aku minta jangan ada karyawan perempuan yah sayang, karena aku tidak mau selalu cemburu melihat karyawan kamu bicara dengan kamu" Lanjut Jeje, Jeje tidak ingin cemburu dan berantem karena Ferdi selalu deket dengan perempuan lain
" Iyah sayang pasti tidak akan ada karyawan perempuan sayang, aku mau buka aksesoris mobil dan motor sayang, selain itu ada stim mobil dan motornya juga." Lanjut Ferdi yang mengerti akan rasa takutnya Jeje, yang tidak mau kehilangan Ferdi cuman karena ada karyawan perempuan apa lagi masih muda dan cantik
" Oke sayang, semuanya aku yang siapin sayang, termasuk karyawannya yah sayang, kamu temani aku untuk siapin bengkel mobil dan motor yang kamu inginkan." Lanjut Jeje bahagia, karena Ferdi mau berusaha mandiri akhirnya, dan Jeje juga mengerti perasaannya Ferdi yang setiap hari ikutin Jeje ke kantor seharian.
Ferdi bahagia sekali, karena Jeje mau membukakan bengkel mobil dan motor untuk Ferdi,dari pada setiap saat temani Jeje kerja terus, lama kelamaan juga malu dilihatin karyawannya Jeje.
Dilain sisi, Tata bahagia sekali, karena Flora sedang mengandung anak pertama nya. akhirnya Tata punya anak juga dari calon istri yang sekarang.
" Selamat yah bu, anda lagi mengandung sudah empat minggung usia kandungannya, tolong dijaga yah pak, supaya istri anda tidak terlalu banyak fikiran, tidak terlalu cape, selalu banyak makan, dan selalu dijaga kondisi badannya supaya tidak mudah sakit yah pak" Ucap Dokter kandungan, yang langsung membuatkan resep untuk Flora minum.
" Aku juga bahagia sayang, saat kita menikah nanti, kita sudah punya anak sayang dan menjadi pelengkapan kebahagian rumah tangga kita." Ucap Flora tidak menyangka, jika secepat ini memiliki anak dan memberikan keturunan untuk Tata.
" Ini resepnya dan jadwal kontrol kandungannya bu, ingat ya pak tolong dijaga baik baik kandungan istrinya selama sembilan bulan. supaya saat melahirkan nanti, bisa berjalan dengan lancar, kondisi ibu nya sehat dan anak nya juga sehat lahir dengan sempurna pak dan bu" Lanjut Dokter kandungannya, langsung memberikan resep dan rujukan untuk Flora.
__ADS_1
" Tenang saja dokter, saya akan menjaga baik baik kondisi kandungan istri saya, supaya selalu sehat dan selalu turutin apapun saran dokter demi kesehatan ibu dan anak saya " Lanjut Tata, Tata akan menjaga Flora sebaik mungkin, tidak akan membiarkan Flora sedih lagi apapun alasannya.
Dilain sisi, Patrik dan Feni bersantai berdua didalam kamar, setelah pulang dari cafe, Feni yang malas pergi pergi, akhirnya ajak Patrik untuk berduaan didalam kamar.
" Sayang, aku dapat kabar dari ka Flora, kalo ka Flora sekarang lagi mengandung sayang, sudah empat minggu katanya sayang, tapi kok aku tidak seperti ka Flora sayang?" Tanya Feni mulai sedih, karena sampai sekarang Feni belum mengandung juga.
" Alhamdullah sayang, kita akan mendapatkan keponakan sayang, kita kan pakai pengaman sayang, jika kita mau menikah dalam waktu dekat, baru kita tidak usah pakai pengaman lagi sayang, supaya kita juga bisa cepat punya anak sayang, sebelum menikah kita akan periksa kondisi kesehatan kita dan kita pakai cara terbaik untuk mendapatkan anak dengan cepat jadi jangan terlalu difikirkan yah dan nikmati saja waktu kita sayang, jika sudah waktu nya punya anak, pasti punya anak juga kok sayang " Ucap Patrik berusaha menghibur Feni, supaya tidak sedih karena Flora duluan yang lagi mengandung dari pada Feni.
" Iyah sayang aku mengerti kok" Lanjut Feni berusaha tenang, walaupun merasa iri karena Flora langsung mengandung sebelum meresmikan hubungannya, Feni yakin jika Patrik akan melakukan apapun demi Feni bisa mengandung juga setelah meresmikan hubungannya bersama Patrik.
Dilain sisi, Tata sebelum kembali ke rumahnya langsung ajak Flora belanja makananan, untuk Flora makan selama hamil.
" Sayang, apa tidak terlalu banyak beli makanan sekeranjang itu?" Tanya Flora heran melihat Tata belanja makanan sangat banyak sekali
" Untuk ibu hamil, tidak akan banyak sayang, nanti juga akan merasakan lapar terus sayang, jadi sekarang kita beli banyak makanan untuk persediaan untuk dede bayi, supaya tidak merasa kelapaaran untuk menunggu beli makanan dulu." Ucap Tata, Tata ingin menjadi suami yang siaga dan langsung membelikan apapun yang dibutuhkan oleh istrinya selama mengandung.
__ADS_1
" Iyah deh sayang, terimakasih atas perhatiannya dan sudah mau siaga sayang supaya aku tidak merasa lapar setiap harinya " Lanjut Flora bahagia karena Tata mau siapin makanan banyak, supaya Flora tidak merasa kelaparan sama sekali.
" Sama sama sayang, yuk kita belanja makanan kita dan kamu bisa istirahat setelah sampai rumah" Lanjut Tata, Tata dorong troli isi makanan ke kassir sambil ditemani Flora yang pasti menahan cape karena temani Tata belanja makanan.