
Ferdi melihat rumahnya Tata setelah diajak kedalam rumahnya Tata, langsung merasa kagum melihatnya, Ferdi bahagia sekali karena kedua adiknya bisa merasakan tinggal dirumah mewah, Feni melihat Ferdi dan Flora jalan ke ruang makan langsung peluk Ferdi saking bahagianya bisa ketemu dengan Ferdi lagi.
" Ka Ferdi, kaka sudah makan belum?" Tanya Feni melihat Ferdi melihat seisi rumahnya Tata
" Belum, tadi tante Jeje katanya lagi sibuk kerja jadi tidak bisa makan siang bersama, memangnya ada makanan apa?" Tanya Ferdi langsung melihat meja makan, yang sudah penuh dengan makanan
" Ada banyak ka, tadi kita sudah minta olahan daging ka, hayo ka dicoba enak enak loh ka" Ucap Flora langsung buka tudung saji, supaya Ferdi langsung melihat makanan olahan daging yang sudah diminta oleh Flora karena Ferdi mau datang ke rumahnya Tata, ada makanan buncis cah sapi, daging sapi cabai hijau, rendang, dan Bulgogi Sederhana tanpa Santan makanan khas kore
" Wow daging semua, ini kaka baru lihat, apa kalian pernah makan?" Tanya Ferdi melihat makanan Bulgogi Sederhana tanpa Santan makanan khas korea
" Sering ka, karena om Tata dan om Patrik sering ajak kita makan makanan orang kaya ka, jadi disaat kaka kesini langsung minta dibuatkan itu deh, hayo ka kita makan bersama sama" Lanjut Feni yang sudah terbiasa makan makanan masakan luar negeri, setiap diajak oleh Tata dan Patrik
Flora langsung ambilin sedikit nasi dan beberapa daging yang tersaji dimeja makan untuk Ferdi nikmati, Ferdi melihat kedua adiknya mau ambilin nasi untuk Ferdi merasa senang sekali karena kedua adiknya mau manjaain Ferdi dan makan siang bertiga, tanpa ada yang gabung sama sekali
Dilain sisi, Patrik merasa lega sekali akhirnya bisa menceraikan istrinya juga, dan tidak lagi selalu merasa rindu istri yang ternyata menghianati pernikahannya selama ini.
__ADS_1
" Sepertinya ada yang bahagia dan lega nih, sudah tidak ada parasit dalam hidupnya dan bisa bebas ajak Flora dan Feni nginep ganti gantian dirumahnya nih" Goda Tata yang sengaja masuk kedalam ruangannya Patrik, Tata sengaja tidak masuk kedalam ruangannya Tata, supaya memberikan waktu Patrik berduaan dengan istrinya untuk terakhir kalinya
" Bener bener lega Ta,bagaimana tidak coba selama setahun istri saya selalu diluar rumah untuk jalan jalan tidak jelas sampai terakhir akhirnya saya tahu jika istri saya jalan jalan bersama laki laki lain, parahnya dibayarinn istri saya dan bener bener sudah keterlaluan sekali, saya juga bahagia sih akhirnya bisa bebas kemana pun bersama Flora dan Feni kan, dengan status saya duda keren dan masih pantas lah jalan bersama mereka, karena saya tampan tidak terlalu terlihat seperti pria berumur kan" Ucap Patrik lega dan bahagia karena akhirnya masalah dalam keluarganya selesai juga, Patrik sudah tidak takut lagi hubungannya bersama Flora dan Feni ketahuan
" Karena masalah pribadi kamu, yang membuat kita tidak ketemu mereka siang ini, tapi dimanfaatin oleh Flora dan Feni untuk bisa makan siang bersama Ferdi kaka nya, yang hari ini sengaja datang ke rumah saya untuk jenguk kedua adiknya yang masih muda" Lanjut Tata, Tata tadi dikirim chat oleh Flora, kasih tahu jika siang ini ada Ferdi dirumahnya Tata
" Biarin saja deh mereka dirumah dan tidak disini, supaya mereka bisa menghabiskan waktu bersama kaka nya, selama kita sibuk kerja yah mereka bisa bersama kaka nya, kita jangan terlalu kuasai waktu mereka karena cuman Ferdi keluarganya Flora dan Feni setelah kedua orang tuanya pergi kan, kita kasih kesempatan mereka ada waktu bersama kaka nya" Lanjut Patrik yang faham quality time dalam keluarga, apa lagi keluarganya Flora cuman ada Feni dan Ferdi yang sama sama sibuk seperti kedua adiknya
" Saya setuju Patrik, sesibuk apapun mereka bertiga tetep harus ada waktu kumpul kan, yah sudah lah saya kembali ke ruangan saya dulu karena saya sudah lega mantan istri kamu sudah pulang dari tadi" Lanjut Tata setuju, untuk tidak melarang Feni dan Flora ketemu dengan Ferdi walaupun saat jam makan siang.
" Dua perusahaan besar itu, bos nya mau ke temu dengan anda bu Jeje, kira kira kapan anda mau kesana?" Tanya Calvin berusaha bersikap profesional dan fokus, saat bicara dengan Jeje, biasanya Calvin kerja bisa sambil bermesraan dengan Jeje, tapi sekarang sudah tidak bisa karena Jeje memutuskan hubungannya begitu saja, walaupun sakit dan berat tapi harus Calvin terima supaya istrinya tidak tahu hubangan gelap Calvin dan Jeje selama ini.
" Akhir bulan saja, kamu tolong buat jadwal ketemu dengan mereka, dihari yang sama meeting dengan perusahaan A pagi dan meeting dengan perusahaan B siangnya, supaya kesana bisa tiga hari saja dan saya bisa kembali kesini lagi" Ucap Jeje berusaha bisa tenang, walaupun Jeje rindu dengan sikap manisnya Calvin saat membahas pekerjaan,membuat Jeje nyaman dan betah saat kerja, tapi Jeje harus konsisten dengan keputusannya sendiri untuk tidak ada hubungan spesial bersama Calvin, supaya tidak menjadi plakor terlalu lama
" Baik bu, akan saya sampaikan ke asistennya bu, kalo begitu permisi" Lanjut Calvin dengan berat hati meninggalkan ruangannya Jeje, Calvin berharap Jeje melarangnya keluar dari ruangannya dan bisa kembali bermesraan sebelum melanjutkan pekerjaan lagi
__ADS_1
Calvin kecewa dan sedih karena sampai jalan menuju pintu keluar, Jeje hanya diam saja dan membiarkan Calvin bener bener pergi dari ruangannya Jeje
Jeje yang melihat Calvin keluar dari ruangannya, merasa sedih dan rindu tapi Jeje sudah mengambil keputusan harus bisa ikhlas dengan keputusan sendiri dan tidak boleh menyesalinya
Dilain sisi, Flora dan Feni kasih lihat kamarnya Tata ke Ferdi, membuat Ferdi merasa kagum ternyata kamarnya Tata bener bener mirip seperti kamar hotel berbintang tiga.
" Kamarnya mewah sekali, ada sofa, televisi, AC, kulkas, dan kamar mandi didalam lagi, apa mungkin dirumahnya tante Jeje seperti ini yah mewahnya" Ucap Ferdi bener bener kagum melihat kamarnya Tata yang luas dan banyak fasilitasnya
" Pasti sama ka, orang kaya sepertinya punya ini semua ka supaya betah berlama lama sendirian didalam kamar, kita juga betah sekali disini ka, malas keluar kamar karena didalam kulkas sudah diisi makanan dan minuman, bisa sambil nonton dengan santai lagi" Ucap Flora kasih lihat isi kulkas didalam kamarnya Tata
" Kaka kapan diajak kerumahnya tante Jeje? apa kita tidak usah sewa apatermen lagi? karena kan kita diajak tinggal bersama pasangan masing masing, jika ingin ketemu kan bisa janjian bagaimana? soalnya kita jarang pulang juga kan, walaupun tinggal dirumah pasangan masing masing tapi tetep harus nabung untuk simpanan kita kan bagimana ka Ferdi dan ka Flora?" Tanya Feni yang malas harus jauh jauh ke apatermen dan cuman pulang sebentar saja
" Kaka setuju, nanti kaka bilang sama tante Jeje deh, jika kaka selamanya tinggal dirumahnya walaupun tanpa status sampai tante Jeje mau diajak nikah resmi, tapi untuk sekarang alasan supaya bisa full time bersama tante Jeje" Lanjut Ferdi setuju, untuk tidak sewa apatermen lagi
" Setelah pasangan kita setuju, baru kita pindah pindahan yah ka, supaya tidak ribet kan kita nya juga, contohnya seperti hari ini saja, kita tidak pulang ke apatermen karena betah disini." Lanjut Flora senang karena Ferdi dan Feni mau tinggal bersama pasangan masing masing, dari pada sewa mahal mahal tapi jrang ditempati, apa lagi sekarang status Jeje sudah janda, sedangkan Tata dan Patrik sudah status duda, bisa dengan bebas tinggal bersama di rumahnya Jeje, Tata dan Patrik.
__ADS_1