MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI

MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI
Sah sah


__ADS_3

pertama kalinya menjadi wali hakim untuk pernikahannya Flora dan Tata, Ferdi bersyukur sekali sudah menghafalkan apa saja yang harus diucapkan oleh Ferdi.


" Bagaimana saksi apa sah?" Tanya Ferdi setelah membacakan doa doa setelah ijab kabul selesai


" Sah sah" Teriakan Para tamu undangan, setelah ijab kabul diucapkan.


" Sekarang silahkan bang Tata pakaikan cincin di jari manisnya Flora, dan Flora pakaikan cincin dijari manisnya bang Tata." Lanjut Ferdi yang memberikan kotak cincin ke Tata dan Flora bersamaan.


" Dengan memamaikan cincin di jari manis mu, aku janji akan menjadi suami yang bertanggung jawa , atas dirimu dan kebahagian mu selama ada di samping aku" Ucap Tata, Tata langsung pakaikan cincin dijari manisnya Flora


" Aku percaya dengan janji mu mas" Ucap Flora percaya karena selama tinggal bersama, Tata memperlakukan Flora dengan baik

__ADS_1


Flora pakaikan cincin di jari manisnya Tata, membuat Tata mencium Flora didepan tamu undangan


Setelah acara ijab kabul selesai, Tata langsung ajak rombangannya untuk naik mobil untuk berangkat bareng bareng ke bandara.


" Para bumil apa sudah merasa lapar? Karena perjalanan kita cukup jauh ke bandara?" Tanya Ferdi melihat Flora dan Feni, yang sudah duduk didalam mobil.


" Iyah sayang, aku mulai lapar, kita beli makanan dulu yah." Ucap Flora manja, Flora rebahan di pangkuannya Tata


" Oke kita cari restoran yang diinginkan oleh bumil sekarang " Lanjut Ferdi bahagia, karena melihat Flora dan Feni bermanja manja dengan pasangannya masing masing


Mobil yang dikendarai oleh Ferdi mulai meluncur untuk mencari restoran yang diinginkan oleh Feni dan Flora, Ferdi sesekali modusin Jeje yang lagi duduk manis dikursinya.

__ADS_1


" Sayang, kita susul mereka yuk? apa teteh sudah siap?" Tanya Ferdi sambil melihat Jeje yang menahan geli, karena tangan jahilnya Ferdi


" Boleh sayang, aku ingin merasakan seperti mereka mengandung dan punya pasangan halal sayang" Ucap Jeje, Jeje ingin sekali punya anak, karena usia Jeje sudah tidak muda lagi.


" Oke sayang, kapan pun Teteh siap, kita akan ke rumah orang tuanya teteh Jeje untuk minta restu sayang" Lanjut Ferdi, Ferdi merasa lega karena mau menikah dengan Jeje sudah punya toko sendiri dan punya tabungan cukup banyak, berkat Jeje kasih Ferdi setiap hari dan selalu Ferdi simpan tidak semuanya ferdi pakai


" Kamu kalo mau menikah, bang Tata akan menjadi wali hakim di pernikahan kamu dan Jeje" Ucap Tata, Tata mengerti sekarang Ferdi, Flora, dan Feni. semakin jauh dengan orang tuanya dan tidak mungkin minta orang tuanya untuk datang


" Asik kalian akhirnya mau meresmikan hubungan kalian juga, jadi semakin seneng punya kaka ipar sebaik teteh Jeje dan selalu memberikan kita perhatian ke kita" Ucap Feni bahagia karena punya kaka ipar seperti Jeje, yang baik dan selalu memberikan perhatiannya ke Feni.


" Teteh juga bahagia punya adik ipar seperti Feni dan Flora yang asik, asik diajak jalan dan asik diajak ngobrol lagi" Lanjut Jeje terus terang, Jeje nyaman di deket adik iparnya yang tidak banyak mau dan tidak memanfaatkan Jeje sama sekali.

__ADS_1


" Yah dong teh, kita memang asik orangnya" Lanjut Flora, Flora memang sengaja bisa jaga sikap dan ucapan supaya tidak merusak kehidupan yang sekarang, cuman karena sikap dan ucapannya Flora yang seenaknya


__ADS_2