
Ferdi akhirnya cerita ke Jeje apa yang dilakukan kedua adiknya setelah kedua orang tuanya meninggalkan Ferdi, Flora, dan Feni. begitu saja dirumah tanpa ada makanan sama sekali dan tanpa ada uang untuk bisa beli makan sama sekali.
" Sayang, kedua adik aku mau menikah deket deket ini sayang, apa teteh cantik mau temani aku menjadi wali hakim dipernikahan kedua adik aku sayang?" Tanya Ferdi tiba tiba, Ferdi akhirnya cerita jika Flora dan Feni akan menikah lagian Flora dan Feni akhirnya meresmikan hubungannya bersama Tata dan Patrik
" Menikah? aku mau sayang temani kamu menjadi wali hakim dipernikahan kedua adik kamu, tapi kenapa mendadak seperti ini? aku saja belum kenal dengan adik adik kamu, eh tiba tiba sudah mau menikah saja, mau menikah dengan orang mana? menikahnya dalam waktu yang sama?" Tanya Jeje bingung karena Ferdi selama ini tidak pernah cerita soal Flora dan Feni sekaligus kegiatan adik adiknya
" Aku sengaja tidak cerita soal adik adik aku sayang, karena aku malu dengan kelakuan mereka, tapi aku tidak bisa melarang apa lagi marah dengan apa yang mereka lakukan, baik lah akan aku cerita kan semuanya sayang. saat aku bawain kedua adik aku makanan untuk makan siang dan malam, mereka memutuskan diam diam mencari uang sendiri dengan cara yang instan, mendapatkan uang yang banyak untuk meringankan beban aku supaya tidak terlalu berat memenuhi kebutuhan hidup kita beriga, selama beberapa bulan ini mereka menjadi simpanan om om yang kebetulan ketemu dengan mereka, sampai akhirnya om om itu menjadi duda karena ada masalah keluarga dari mereka masing masing, akhirnya om om yang menjadikan adik adik aku simpanan mereka, mau ajak nikah dan mengakhiri kebebasan diantara mereka, alhamdulillah kedua adik aku menikah tidak lagi mengandung sayang jadi aman dari bullyan orang orang, oleh karena itu mereka mau menikah cepat supaya tidak terlalu lama tinggal bersamanya" Lanjut Ferdi terus terang, Ferdi sendiri tidak menyangka karena kedua adiknya begitu peduli dengan Ferdi dan ingin hidup mandiri tanpa merepotkan Ferdi sama sekali
" Pantas kamu tidak mau memperkenalkan aku ke adik adik kamu dan kamu minta tinggal bersama aku, karena kedua adik kamu sudah mendapatkan tempat tinggal baru, aku mengerti sayang, anak anak seusia mereka pasti tidak kuat hidup susah terlalu lama, apa lagi kalian ditanggal orang tua tanpa ditinggalkan uang sama sekali, dan kepedulian adik adik ke kamu juga hebat sih tidak mau merepotkan kamu, mau hidup mandiri dengan cara mereka sendiri, iyah sayang aku mau mendampingi kamu menjadi wali hakim dan kapan kita ketemu mereka?" Tanya Jeje, Jeje mengerti kenapa kedua adik adiknya Ferdi mau menjadi simpanan om om.
" Besok sayang, enaknya ketemu pas makan siang atau makan malam? aku pernah melihat rumahnya langsung dan ketemu orangnya baru tadi di vidio call tidak sengaja melihat calon suaminya Flora, kasih tahu mereka mau menikah dan besok ajak ketemuan sayang." Lanjut Ferdi yang lega akhirnya tidak ada rahasia lagi ke Jeje, Ferdi sudah cerita semuanya tentang kegiatannya Flora dan Feni
" Sore saja, pas makan malam sayang, aku yakin calon suami adik adik kamu juga kerja dan mereka pasti maunya makan malam, karena lebih santai bahas pernikahan mereka" Lanjut Jeje yang ingin ngobrol lebih lama besama Flora dan Feni, mau kenal lebih lama dengan calon adik iparnya
__ADS_1
" Oke, aku akan kirim chat mereka sayang" Lanjut Ferdi bahagia karena Jeje tidak menghina kedua adiknya yang juga menjadi simpanan om om, justru memaklumi kebutuhan hidup anak remaja
Dilain sisi, Orang orang yang bekerja dirumahnya Tata, menyiapkan pesta barbaque dirumahnya Tata untuk merayakan hari jadinya Tata bersama Flora dan akan segera menikah.
" Sayang, ka Ferdi besok maunya ketemu pas makan malam dan ka Ferdi sudah menentukan tempat yang akan kita pakai untuk makan malam bersama dan membahas pernikahan kita" Ucap Flora, Flora siapin kembang api yang akan dimainkan nanti
" Kita juga bakal ketemu dengan tante Jeje, pacarnya ka Ferdi, katanya Tante Jeje mau temani ka Ferdi sebagai wali hakim saat kita menikah" Uucap Feni yang tadi kirim chat ke Ferdi dan tanya kepastian untuk kenalaan sekaligus membahas pernikahannya
" Mungkin namanya saja yang sama Ta, saya juga tahu nama yang kamu maksud, oh yah apa kalian yakin disaat kita menikah yang menikahi kalian Ferdi bukan ayah kalian? jika kalian mau bisa kita bantuin cariin dimana mereka berada?" Tanya Patrik yang berharap kedua orang tuanya Feni datang ke pernikahannya, walaupun masa lalunya Feni suram, tapi alangkah baiknya jika orang tua masih ada harus mereka yang menikahi anak perempuannya
" Mereka datang cuman akan bikin malu dan mengacawkan acara penting kita, yang menjadi wali kita ka Ferdi dan ditemani tante Jeje, mereka orang tua tidak punya hak datang ke acara penting kita, bisa bisa harta kalian dikuras oleh mereka cuman karena kalian nikahin kita" Lanjut Flora tidak mau kedua orang tuanya datang,tidak mau ambil resiko kedua orang tuanya bisa gagalin acara pentingnya dan Tata dimanfaatin cuman karena Tata ajak nikah Flora
" Yah sudah jika itu keputusan kalian,kita hargai sayang, yuk kita makan setelah itu main kembang api sepuasnya malam ini, merayakan hari jadi kita dan komitmen untuk setia dengan pasangan masing masing" Lanjut Tata, Tata mulai ajak Flora untuk jalan ke meja makan khusus untuk makan berdua yang sudah disiapkan oleh ART yang ada dirumahnya Tata.
__ADS_1
Dilain sisi, Patrik setelah makan malam selesai, langsung ajak Feni langsung main kembang api berdua sampai puas, sambil melihat langit penuh dengan bintang
" Alhamdulillah mas,cuacananya tidak mendung dan tidak hujan yah sayang,jadi seru seperti ini kita main kembang api dan petasannya sayang" Ucap Feni bahagia, karena akhirnya bisa merasakan main kembang api sepuasnya
" Bener sayang, untungnya cuacananya mendukung untuk kita main kembang api dan petasan sepuasnya sayang" Ucap Patrik yang merasa bersyukur karena cuacanya tidak membuat Feni sedih,karena batal main petasan malam malam
" Kita habisin kembang api nya yah sayang, mau lihat sampai berapa lama sih kita mainin kembang api satu kardus kecil ini?" Tanya Feni berharap diijinkan main kembang api sampai habis
" Tentu boleh sayang,namanya juga merayakan hari jadian kita sayang, tenang saja orang orang disini jarang ada dirumah jadi aman dan sepi dari protes orang orang sayang" Lanjut Patrik yang sudah hafal, tetangganya Tata jarang ada yang dirumah dan lebih sering rumahnya kosong
" Hore sepuasnya,terimakasih mas Patrik i love you deh mas" Lanjut Feni bahagia karena bisa main kembang api sepuasnya, tanpa ada yang protes sama sekali
Patrik melihat Feni senang bisa main kembang api sepuasnya ikutan seneng, karena bisa membuat Feni bahagia karena keinginannya diturutin oleh Patrik
__ADS_1