
Ferdi pegang tangannya Jeje untuk turun dari jet pribadinya Tata, begitu juga dengan Tata pelan pelan bantuin Flora untuk turun dari pesawat pribadinya.
" Apa mual sayang?" Tanya Tata, Tata sadar perjalanan jauh menggunakan pesawat memang tidak dianjurkan untuk ibu hamil
" Alhamdulillah tidak ayah, aku baik baik saja, cuman aku merasa lapar kembali sayang. Bagaimana kalo kita makan makanan khas Bali" Ucap Flora, Flora sudah mulai merasa lapar padahal tadi sudah banyak makan selama ada di jet pribadinya
" Mau cobain ayam betutu dan sate languan ikan atau kerap disebut sate lilit, katanya dua makanan itu enak enak disini, mau kan makan itu?" Tanya Feni, Feni sebelum berangkat ke bandara sudah cari tahu makanan enak yang ada di kota Bali.
" Memang enak tuh, teteh sering coba makanan itu setiap kali ke Bali" Ucap Jeje, Jeje selalu mencoba makanan yang belum pernah dicoba Bener enak tuh, yah sudah sekarang kita makan disana sekarang, buat bumil yang sudah merasa lapar dan kita harus banyak istirahat karena besok kan acara resepsi pernikahan nya Flora dan Tata" Ucap Patrik yang ingin melihat persiapan resepsi pernikahan besok
" Yah sudah yuk jalan, supaya bumil tidak terlalu lama nunggu makan" Lanjut Tata, Tata gandeng tangannya Flora untuk keluar dari bandara.
Tata langsung ajak Flora, Feni, Patrik, Ferdi, dan Jeje. Keluar dari bandara dan menuju parkiran bandara, karena sudah ada yang tungguin kedatangan nya rombangan nya Tata.
Dua jam setelah makan siang bersama, Tata ajak Flora untuk istirahat takut Flora kelelahan
" Bunda, istirahat yah sayang, takutnya bunda kelelahan setelah sampai sini kan kita langsung pergi kan tadi" Ucap Tata langsung ganti baju sebelum istirahat
" Iyah ayah, tapi nanti malam kita ikut kan makan malam di luar bersama Feni dan ka Ferdi juga?" Tanya Flora, Flora ingin sekali bisa merasakan makan malam diluar.
" Boleh dong sayang, nanti kita makan bersama yang lain yah sayang, sekarang kita tidur dulu biar nanti sore kita bisa mandi dan bareng yang lain untuk jalan jalan yah" Lanjut Tata yang langsung rebahan
" Yey, selamat istirahat suami aku" Lanjut Flora bahagia, karena nanti malam diijinkan untuk ikut acara makan malam bersama keluarganya.
__ADS_1
Dilain sisi, Jeje ajak Ferdi untuk melanjutkan jalan jalan, karena kedua adiknya Ferdi disuruh istirahat karena keduanya lagi mengandung.
" Sayang, disini pemandangannya indah sekali yah, oh yah teteh setiap kesini biasanya nginep dimana dan biasanya bersama siapa?" Tanya Ferdi penasaran, Ferdi pelan pelan mengendari mobil yang disewa oleh Tata.
" Aku kesini biasanya bersama Calvin, soalnya kita rapat dengan dua client sekaligus dan kita biasanya kita cuman dua hari saja sayang, soalnya istrinya Calvin tidak suka jika Calvin terlalu lama pergi terlalu lama untuk urusan kerjaan." Ucap Jeje terus terang, Jeje merasa tidak bebas bersama Calvin setiap pergi berdua pasti pasti isteri nya selalu telepon Calvin.
" Yah resiko pergi bersama suami orang sayang, pasti akan di telefon sayang, dan pasti akan diganggu apapun alasannya." Lanjut Ferdi yang mengerti resiko punya hubungan bersama suami atau istri orang
" Kamu bener sayang, aku menyesal sekali punya hubungan bersama suami orang dan sekarang bersyukur aku menjalankan hubungan bersama kamu yang bebas seperti ini sayang" Lanjut Jeje, yang tidak menyesal ajak Ferdi yang tidak memiliki pasangan sama sekali.
" Yah dong sayang, aku tidak akan mencari perempuan lain jika aku memiliki pasangan sayang" Lanjut Ferdi lega, karena menjalin hubungan bersama Jeje tidak ada yang disakiti oleh Ferdi sama sekali.
Ferdi pegang tangannya Jeje dan dicium penuh dengan cinta, Ferdi pelan pelan mencintai Jeje dan tidak menyesal mencintai perempuan berumur seperti Jeje.
Dilain sisi, Patrik ikut makan bersama Feni, setelah sampai di kamar hotel.
" Tidak sama sekali sayang, biarin bunda tidak takut makan banyak karena gemuk sayang, setelah bunda melahirkan aku pasti akan banyak olahraga sayang supaya tidak gemuk terus menerus sayang." Ucap Patrik yang rela gemuk, supaya tidak melihat Feni sedih karena gemuk sendiri selama sembilan bulan mengandung membuat Feni banyak makan.
" Aku bahagia mendengar ayah rela gemuk demi aku sayang" Lanjut Feni bahagia, karena Patrik mau ikut banyak makan dan tidak takut gemuk sama sekali.
Dilain sisi, Tata yang sudah puas tidur siang, melihat Flora yang sudah bangun langsung peluk istri tercinta.
" Ayah, semenjak aku mengandung kenapa tidak pernah minta hak ayah?" Tanya Flora heran, karena Tata tidak pernah minta dan tidak pernah protes sama sekali.
__ADS_1
" Aku berusaha menjadi suami pengertian sayang, aku rela puasa mendapatkan hak aku selama bunda mengandung sembilan bulan dan saat melahirkan sayang, aku tidak mau menjadi suami egois yang paksa minta hak takutnya mengganggu kondisi bunda, karena aku ingin sekali punya anak, membuat aku semaksimal mungkin menjaga kondisi bunda supaya tidak merasa sakit sama sekali." Ucap Tata terus terang, Tata yang sadar. baru memiliki anak akan menjaga sebaik mungkin kondisinya Flora, berusaha menjaga mata dan hati tetep setia dengan Flora
" Terimakasih sayang pengertiannya sayang, aku akan menjaga kondisi badan aku tetep sehat dan anak kita sehat sampai hari lahirnya tiba dengan normal sayang" Lanjut Flora bahagia, karena Tata menjadi suami yang pengertian sekali dan berharap Tata bener bener tepati janjinya untuk setia selama Flora mengandung dan sebulan setelah melahirkan.
Dilain sisi, Feni dan Patrik mandi dan siap siap untuk jalan jalan sore sekaligus jalan jalan malam bersama.
" Sayang, apa badannya terasa sakit?" Tanya Patrik ingin memastikan kondisinya Feni baik baik saja.
" Tidak sama sekali sayang, kondisi aku sehat sehat saja dan bisa diajak jalan jalan sekarang sampai malam sayang " Ucap Feni yang mulai memoles wajahnya, supaya tidak terlihat kusem.
" Alhamdulillah sayang, aku ikut senang jika bunda sehat sehat saja" Lanjut Patrik lega, karena Feni sehat dan bisa diajak jalan bareng
Patrik melihat Feni makeup, berusaha sabar menunggu dan Patrik seneng melihat Feni memoleskan wajahnya supaya terlihat cantik dan enak dilihatnya kecantikan Feni lebih sempurna
Dilain sisi, Ferdi ajak Jeje untuk santai berduaan di pantai deket hotel, Ferdi menikmati pemandangan pantai di sore hari.
" Sayang, ingat tidak waktu kita bareng bareng, Flora, Feni, bang Tata, dan bang Patrik. sensasi olahraga malam bersama pasangan masing-masing. aku jadi kangen sayang dan aku ingin sekali merasakan sensasi seperti itu lagi sayang " Ucap Ferdi, Ferdi menikmati air kelapa muda bersama Jeje.
" Sama sayang, aku juga rindu sekali, apa kamu mau mencoba lagi malam ini?" Tanya Jeje yang rindu sekali, sensasi olahraga berdua dengan Ferdi
" Memangnya bisa sayang? kalo di villa aku percaya tapi ini kan di hotel sayang?" Tanya Ferdi yang ragu bisa mengulang malam indah berdua, dibelakang villa sambil menikmati suara ombak.
" Apa sih yang tidak bisa jika kita mau sayang, disini juga banyak karyawannya Tata yang bisa menjadi penjaganya sayang" Lanjut Jeje dengan santainya.
__ADS_1
" Mau sekali sayang, kita saja yah jangan sampai Flora dan Feni tahu karena kan mereka lagi mengandung aku takut mereka sakit apa pagi Flora, yang besok mau acara penting dalam hidupnya kan" Lanjut Ferdi bahagia sekali, karena Jeje mau siapin malam indah berdua nya lagi dengan aman.
" Iyah sayang tenang saja" Lanjut Jeje yang tidak masalah siapin untuk malam indah berdua nya bersama Ferdi.