
Ferdi, Flora, dan Feni. Langsung ke conter hanphone untuk beli hanphone baru, karena supaya bisa komunikasi dan janjian untuk sewa apatermen,setelah ke temu orang orang yang kesepian.
“ Besok kasih kabar jika kalian, sudah selesai ketemu mereka yah, kita langsung belanja dan cari apatermen yang tidak terlalu mahal yah” Ucap Ferdi, Ferdi merasa bersyukur karena surat surat peting masih ada dirumahnya, dan dibawa oleh Ferdi
“ Oke deh ka,kalo begitu kita langsung jalan ka, hati hati yah ka” Ucap Flora berharap, pekerjaan barunya selalu berjalan dengan lancar dan membuat Flora, Feni, dan Ferdi semakin kaya
“ Kalian juga yah, hati hati dijalan dan kasih kabar yah” Ucap Ferdi berusaha tidak sedih, dengan pekerjaan yang dijalanin oleh Flora dan Feni, jika tidak kerja sebagai simpanan om om, tidak akan bisa beli barang mewah dan sekarang pasti masih pusing mikirin mau makan apa dan cari dimana
“ Oke ka” Ucap Feni yang sudah tidak sabar ingin sekali ketemu dengan Tata dan Patrik saat makan siang nanti
Dilain sisi, Patrik mengendarai mobilnya untuk ketempat janjian, untuk ketemu dengan Flora dan Feni ditemani Tata, yang sudah tidak sabar ingin secepatnya ketemu dengan Flora dan Feni.
“ Nanti saya duluan yah baru kamu Tata” Ucap Patrik yang ingin duluan bersenang senang bersama Flora
“ Silahkan saja lah, sama saja, bagaimana kalo kita sampai pagi lagi yuk? Istri kita juga masih betah jalan jalan ke luar negeri kan, mengabaikan kewajiban seorang istri mereka?” Tanya Tata, Tata bener bener kesel dengan istrinya selalu jalan jalan keluar negeri, dan jarang sekali pulang ke rumah, membuat Tata merasa bosan dirumah sendirian
“ Boleh juga, tadi istri saya kasih kabar, jika mereka lagi di Jepang liburan disana selama dua minggu kan gila sekali, istri mana yang mengabaikan suami demi buang buang uang” Lanjut Patrik heran, punya istri tidak betah dirumah sama sekali
“ Lumayan kita bisa jalan jalan bersama anak manis itu kan, kita jalan bersama ABG berasa awet muda tahu” Lanjut Tata tidak menyangka jika kali ini mendapatkan ABG, yang berani mendekati Tata dan Patrik yang lagi ngobrol santai di supermarket
Dilain sisi, Jeje yang mendengarkan alasan Ferdi menolak tinggal di apatermennya, merasa kagum karena adik adiknya Ferdi tidak ingin suatu saat ketahuan tinggal diapatermen dan takut diusir
“ Maafkan aku yah teteh cantic, adik adik aku tidak ingin ambil resiko sama sekali, jadi setiap uang yang teteh cantic berikan akan aku pakai untuk bayar sewa apatermen dan biaya hidup aku dan adik adik aku” Ucap Ferdi sambil naik naik kepuncak gunung
__ADS_1
“ Aaahhh,tidak masalah sayang,tinggal sebut saja setiap hari butuh berapa pasti akan aku kasih sayang,aku penasaran adik adik kamu kerja apa? Atau dirumah saja?” Tanya Jeje sambil meniiikkkkkmmmmati setiap sentu han yang diberikan Ferdi
“ Iyah mereka dirumah saja sayang, karena aku tidak ingin kedua adik aku cape cari kerja, dan biarkan mereka menikmati hasil kerja aku, karena aku kerja kan memang untuk mereka, nanti aku sebutkan nominal setiap
harinya yah sayang” Lanjut Ferdi senyum bahagia, melihat Jeje merem melek menikmmmmmati setiap sentu han yang diberikannya
“ Sayang, aku mau lebih dari ini sayang” Lanjut Jeje dengan manjanya,dan langsung rebahan.
“ Dengan senang hati teteh cantic” Lanjut Ferdi dengan santainya, turutin keinginannya Jeje untuk lebih dari naik naik ke puncak gunung
Ferdi langsung siap siap untuk panjat pinang, Ferdi tidak pernah bosan memandang wajahnya Jeje,walaupun tidak muda lagi tapi karena perawatan membuat Jeje tetep cantic dan enak dilihatnya
Dilain sisi, Flora dan Feni merasa bahagia sekali karena diajak belanja sepuasnya oleh, Tata dan Patrik ke mall, Flora dan Feni bener bener ambil kesempatan untuk merubah penampilannya supaya terlihat cantic dan tidak kampungan dengan baju baju mahal yang sudah dibelinya
“ Sama sama anak cantic, sekarang waktunya kita bersenang senang, yuk masuk kedalam mobi” Ucap Tata ikut bahagia melihat Feni terlihat bahagia, karena diajak belanja sepuasnya
“ Anak cantic, apa masih kurang? Mumpung kita masih ada di Mall?” Tanya Patrik melihat Flora,yang dari tadi senyum manis setelah diajak belanja sepuasnya
“ Untuk sekarang sudah cukup sayang, nanti lagi saja belanjanya, yuk kita masuk mobil juga dan bersenang senang juga” Ucap Flora yang merasa sudah cukup banyak belanjaan hari ini, karena Flora besok akan mencari tempat tinggal, tidak mungkin sambil bawa banyak barang
" Oke" Lanjut Patrik sambil membuka pintu untuk Flora supaya masuk duluan kedalam mobil, sedangkan Patrik jalan muter, untuk duduk disebelahnya Flora dan menjalankan mobil
Dilain sisi, Ferdi merasa haus dan langsung jalan ke dapurnya Jeje, yang ternyata penuh dengan makanan lezat, membuat Ferdi langsung ambil cemilan dan minuman segar
__ADS_1
" Enaknya jadi orang kaya, mau makan tinggal disediakan seperti ini, isi kulkas penuh tidak merasa kelaparan sama sekali" Ucap Ferdi merasa iri melihat kemewahan yang dimiliki Jeje
Ferdi menikmati buah yang ada didalam kulkasnya Jeje
" Kamu lapar? kok tidak tunggu aku selesai mandi sayang?" Tanya Jeje cemberut kesel, karena ditinggalin Ferdi makan
" Maaf sayang, aku lapar dan haus sayang, tenaga aku habis sayang, aku butuh tenaga ekstra sayang" Lanjut Ferdi senyum manis melihat Jeje yang cemberut
" Iyah deh sayang, aku terpesona melihat senyum manis kamu, membuat aku tidak bisa marah sayang, apa mau jalan jalan malam?" Tanya Jeje duduk dipangkuannya Ferdi
" Boleh dong sayang, teteh cantik tentuin saja mau kemana dan akan aku temani selama teteh cantik inginkan" Lanjut Ferdi yang berusaha menahan beratnya Jeje,yang sengaja minta dipangku oleh Ferdi
Jeje yang mendengar Ferdi mau diajak jalan jalan malam, merasa bahagia sekali karena akhirnya bisa menikmati jalan jalan malam berdua bersama brondong tampan seperti Ferdi.
Dilain sisi, Flora melihat Tata yang kerjain tugas kantornya mendadaknya, berusaha santai melihat Tata kerja, Flora senang memandang wajah tampannya Tata yang fokus mengerjakan pekerjaan kantornya
" Om, ganteng sekali deh, jika serius seperti itu, aku kagum melihatnya om" Ucap Flora yang duduk manis dikasur, sambil melihat Tata sibuk dengan laptopnya
" Bisa saja yah puji om seperti itu, maaf yah anak cantik, tiba tiba ada email masuk dari clien dan harus dikerjakan sekarang, aku janji tidak akan lama kerjanya sayang" Ucap Tata melihat Flora yang sabar menunggunya kerja, jadi bahagia sekali melihatnya, sangat jarang sekali perempuan liar mau menunggu Tata kerjain tugas kantornya, ada saja rayuan supaya Tata tidak sibuk sendiri
" Serius om, aku kagum melihat om seperti itu, sudah buruan kerja om, aku tungguin sampai selesai disini, sambil memandang wajah serius om kerja sampai selesai" Lanjut Flora senyum semanis mungkin, Walaupun Tata tidak muda lagi tapi masih enak dilihatnya, wajah tampannya tidak pudar oleh usianya yang sudah dewasa
Tata yang mendengar pujiannya Flora merasa gemas sekali melihatnya, karena Flora bisa bisanya puji Tata disaat Tata lagi kerja, Tata berusaha fokus melanjutkan kerja setelah mendapatkan pujian dari Flora dan Tata senyum senyum sendiri setelah mendengar pujian dari Flora tadi
__ADS_1