
Tamu undangan silih berganti untuk salimin pengantin, rekan kerja Tata terus berdatangan di tempat resepsi pernikahan nya Tata bersama Flora.
" Gila, istrinya pak Tata masih muda sekali, dasar doyannya yang masih muda dan cantik seperti itu" Protes Karyawannya Tata, tidak menyangka jika Tata nikah lagi dengan gadis yang lebih muda dari Tata.
" Pak Tata kan orangnya tertutup, jadi kita tidak tahu urusan pribadinya, tidak pernah ajak istrinya ke kantor eh tiba tiba mendapatkan kabar jika pak Tata menikah bahkan pasangannya masih muda seperti itu." Ucap Satpam nya Tata, yang tidak pernah melihat Tata bawa perempuan ke kantor dan tidak pernah tahu jika Tata sudah bercerai sama sekali.
" Beruntung nya bisa mendapatkan pak Tata, masih tampan walaupun tidak muda lagi dan pastinya tajir sekali." Ucap Sekretarisnya Tata, yang merasa iri melihat Flora, yang bisa mendapatkan Tata sebagai pengganti istrinya.
Dilain sisi, Flora makan cemilan sambil menunggu tamu undangan untuk salim Flora dan Tata.
" Nak, bagaimana kondisi kandungnya, aman aman saja kan?" Tanya Bunda nya Tata, yang sudah tahu jika menantunya lagi mengandung cucu pertamanya dan tidak marah dengan kelakukan anaknya selama ini, karena tahu karena Tata kesepian karena istrinya dulu mengabaikan Tata yang membuat anaknya kesepian dan mau selingkuh dengan perempuan yang masih muda
" Alhamdulillah aman bunda, tadi sebelum kesini sudah diperiksa oleh dokter dan diberikan vitamin juga, jadi kata dokter kondisi Flora seharian aman selama resepsi pernikahan. " Ucap Flora lega karena kondisinya tidak merusak acara penting nya sama sekali.
" Alhamdulillah yah, Tata ajak dokter kandungan supaya selama acara penting kalian, tidak terganggu karena kondisi fisik kamu yang melemah." Lanjut Bunda nya Tata, yang bahagia karena anaknya begitu perhatian ke istrinya dan tidak membiarkan terjadi apapun ke istrinya
Diam diam Ferdi yang dengerin obrolan Flora dan mertuanya, merasa bahagia sekali dengan cara mertuanya memberikan, perhatiannya ke Flora.
" Alhamdulillah yah allah, Flora beruntung mendapatkan suami yang baik memberikan perhatian yang lebih ke Flora, tidak pernah membuatnya sedih dan tidak pernah main fisik sama sekali, dan sekarang Flora mendapatkan mertua yang perhatian ke Flora dan tidak mempermasalahkan cara Flora dan Tata ketemu, semoga saat saya dan Feni akan menikah dengan pasangan kita bisa seberuntung Flora." Batin Ferdi berharap jika orang tuanya Jeje akan sebaik orang tuanya Tata yang menerima Flora dengan senang hati.
Dilain sisi, Feni yang merasa tidak enak badan, minta dokter untuk periksa kondisinya Feni.
" Kenapa saya tiba tiba pusing dokter dan lemah seperti ini?" Tanya Feni pelan, Feni sudah tidak kuat untuk berdiri.
__ADS_1
" Anda terlalu cape bu, sekarang istirahat saja dulu dan tidak usah ikut menerima tamu lagi, untungnya kondisi anak anda baik baik saja, kondisi seperti ini wajar untuk ibu hamil dan saya akan memberikan anda obat supaya tidak merasa pusing lagi " Ucap Dokter kandungan, yang sudah siapkan obat yang dibutuhkan Flora dan Feni, selama acara resepsi pernikahannya Flora.
" Baik dokter, saya akan istirahat" Lanjut Feni yang langsung menerima obat yang diberikan oleh dokter
" Istri saya kenapa dokter? " Tanya Patrik tiba tiba datang, setelah mencari keberadaan nya Feni
" Istri anda terlalu cape, membuatnya pusing dan lemah, tadi saya sudah memberikan obat untuk istri anda, sekarang ajak istri anda ke kamar untuk istirahat sebentar, lagian acara resepsi pernikahan ini sampai malam, jadi nanti bisa ikut gabung kembali setelah istirahat. " Lanjut Dokter setelah memberikan obat pereda nyeri untuk Feni
" Oh seperti itu yah dokter, baik lah akaan saya ajak istri saya untuk istirahat didalam kamar." Lanjut Patrik, Patrik langsung ajak Feni untuk ke kamar supaya bisa istirahat sebentar.
Acra resepsi pernikahannya Tata dan Flora, akhirnya selesai juga membuat Tata, Flora, Jeje, dan Ferdi. Kembali ke kamar hotel untuk istirahat.
" Sayang, besok kita kembali ke Jakarta yah?" Tanya Ferdi yang masih betah di Bali
" Iyah sayang, memangnya kenapa sayang? " Tanya Jeje yang heran
" Oh masih mau jalan jalan bersama aku yah sayang, baik lah sayang, boleh deh sayang, nanti aku ke bagian resepsionis untuk perpanjangan kita nginep disini bersama kamu. " Lanjut Jeje yang setuju untuk memperpanjang, liburan bersama Ferdi
" Terimakasih yah sayang, sudah mau turutin keinginan aku untuk memperpanjang waktu liburan kita." Lanjut Ferdi bahagia, karena diturutin oleh Jeje.
.....................................................................
Flora dan Tata jalan jalan pagi sebelum melanjutkan bulan madu ke Korea berdua
__ADS_1
" Sayang, kok tidak ajak Feni dan ka Ferdi untuk jalan jalan bersama kita?" Tanya Flora melihat Tata pakaikan jaket untuk Flora
" Tidak usah sayang, ini kan waktu bahagia kita berdua sayang, menikmati nuansa bulan madu disini sebentar, sebelum nanti sore kita ke bandara untuk melanjutkan liburan di Korea selama seminggu sayang" Ucap Tata, Tata ambilin Tasnya Flora yang ada dimeja.
" Iyah sayang, aku mengerti sayang, sekarang kita jalan yuk sambil kita cari makanan di kota ini" Lanjut Flora yang langsung gandeng tangannya Tata untuk keluar kamar hotel, untuk menikmati jalan jalan pagi bersama Tata.
Dilain sisi, Patrik dengan sabar pijitin kakinya Feni yang tiba tiba sakit, setelah bangun tidur membuat Patrik langsung telefon dokter kandungan untuk periksa kondisinya Feni.
" Ada apa pak Patrik, pagi pagi telefon saya?" Tanya Dokter kandungan, langsung masuk kedalam kamarnya Patrik dan Feni.
" Ini dokter, kaki istri saya sakit katanya, sama perutnya sakit sekali." Ucap Patrik yang masih pijitin kakinya Feni
" Coba permisi pak, saya periksa kondisinya bu Feni dulu." Lanjut Dokter kandungan
" Silahkan dokter" Lanjut Patrik,Patrik langsung berdiri dan membiarkan dokter untuk periksa Feni.
" Pak, apa tadi kalian panjat pinang?" Tanya Dokter setelah periksa kondisinya Feni
" Iya dokter, memangnya kenapa dan apa bahaya untuk anak kita?" Tanya Feni malu, karena Dokter tahu apa yang dilakukan tadi.
" Iyah bahaya bu, jika terlalu lama untungnya tadi ibu mulai merasa sakit, jadi tidak membahayakan anak kalian." Lanjut Dokter yang mengerti, setiap sepasang suami istri suka sekali hilaf seperti Feni dan Patrik lakukan
" Terus baiknya sampai kapan dokter?" Tanya Patrik yang tidak ingin melakukan kesalahan lagi, apa lagi yang bikin anaknya sakit.
__ADS_1
" Boleh saja pak, tapi tidak boleh terlalu lama maksimalnya tiga puluh menit, dan perhatikan kondisi badan istri anda, jika istri anda lagi tidak enak badan jangan dipaksakan pak, karena akan membahayakan anak kalian yang masih didalam kandungan. " Lanjut Dokter kandungan panjang kali lebar
" Oh seperti itu yah dokter, baiklah saya akan memperhatikan hal hal yang tidak boleh dilakukan demi kesehatan ibu dan anaknya juga." Lanjut Patrik, Patrik janji tidak akan seenaknya lagi demi kesehatan Feni dan anak pertamanya.