MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI

MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI
Bu Jeje


__ADS_3

Ferdi dan Jeje setelah selesai kerja, langsung siap siap ke cafe yang sudah dijanjikan untuk ketemu dengan Flora,Feni, Tata, dan Patrik.untuk kenalan sekaligus membahas pernikahannya.


" Sayang, katanya mereka sudah dijalan menuju cafe, setelah Mas Tata dan mas Patrik pulang kerja langsng pulang untuk jemput Flora dan Feni untuk jalan bersama ke cafe" Ucap Ferdi setelah mendapatkan kabar dari Flora barusan


" Bagus deh jika mereka sudah dijalan sayang, aku semakin tidak sabar mau kenal langsung dengan calon adik ipar aku sayang" Ucap Jeje yang tidak sabar ingin melihat langsung, Flora dan Feni


" Menurut teteh apa kedua adik aku perempuan mandiri?" Tanya Ferdi penasaran dengan pendapatnya Jeje tentang Flora dan Feni


" Sangat mandiri sayang, aku tidak pernah denger kamu marah ke mereka, karena  masalah uang atau tidak pernah minta dibelikan barang apapun ke kamu selama ini, pantas saja om om kesayangan mereka mau mempertahankan hubungannya bersama adik kamu, karena adik adik kamu perempuan mandiri dan tidak banyak mau, salut sekali sih aku ke mereka, mereka bisa menjaga egonya sama sekali keren" Lanjut Jeje terus terang, selama ini tidak pernah melihat Ferdi pusing dan kesel karena kedua adiknya


" Alhamdulillah jika penilain teteh seperti itu, memang sih aku juga salut sama mereka, setiap diajak jalan mereka tidak pernah mau belanja banyak setiap belanja, karena yang penting bagi mereka bisa menikmati makanan yang belum pernah dimakan, udah lebih dari cukup, kalo terlalu boros bisa bisa mas Tata dan mas Patrik kesel dan ditinggal karena dianggap cewek matre." Lanjut Ferdi terus terang, karena Ferdi selalu minta Flora dan Feni jangan terlalu memanfaatkan kebaikannya Patrik dan Tata


" Pantas saja, saat aku baca chat kalian selalu isinya makan dan jarang sekali isinya barang barang mewah, semoga saja setelah menikah kedua adik kamu tidak berubah suapaya suami suaminya tidak kesel, karena istrinya terlalu boros" Lanjut Jeje bangga, walaupun Flora dan Feni menjadi simpanan om om tapi tidak merubah gaya hidup Flora dan Feni berlebihan.


" Aku selalu mengingatkan mereka supaya lebih banyak nabung dan mereka juga mengingatkan aku supaya tidak boros juga katanya" Lanjut Ferdi senang, karena kedua adiknya selalu cerita apapun yang dilakukannya selama bersama pasangan masing masing


Dilain sisi, Flora dan Feni akhirnya sampai duluan dicafe yang sudah dijanjikan, untuk pertama kalinya, Flora, Feni, Tata, dan Patrik. tidak memanggil dengan sebutan sayang dan mencium wajah, tapi panggilan mas dan ka sesuai keinginannya Patrik dan Tata, setelah janji komitmen diucapkan.

__ADS_1


" Kita tunggu kedatangan mereka, di meja yang sudah dipesan oleh Ferdi" Ucap Tata, Tata tidak ingin panggil Ferdi dengan sebutan ka, karena usia Tata lebih jauh dari Ferdi dan tidak sopan didengarnya, akhirnya Tata panggil Ferdi dengan sebutan nama sedangkan Ferdi panggil Tata dengan sebutan mas


" Hayo deh" Ucap Tata langsung gandeng tangannya Flora dan jalan menuju meja yang sudah dipesan oleh Ferdi.


Sejam kemudian, Ferdi dan Jeje tiba juga di cafe yang sudah dipesan, Jeje kaget sekali karena melihat Patrik dan  Tata ada didepannya, bersama kedua adiknya Ferdi, begitu juga Tata dan Patrik kaget ternyata Jeje yang dibilang pacarnya Ferdi adalah client nya yang terkenal tegas, dan akan jujur jika tidak suka dengan harga proyek yang tidak masuk akal


" Bu Jeje? bener dugaan saya jika Jeje yang dimaksud ternyata bener anda, tidak menyangka jika kita sebentar lagi akan menjadi satu keluarga bu" Ucap Patrik yang kaget dan dugaannya bener, jika Jeje yang diduga ternyata bener Jeje client nya, yang sering kerjasama bareng


" Ternyata kalian calon suaminya Flora dan Feni, tidak menyangka jika kita bisa ketemu lagi dengan situasi yang berbeda yah" Ucap Jeje yang tidak menyangka jika om om yang sudah merubah kehidupannya Flora dan Feni adalah client nya, Jeje bersyukur karena Patrik dan Tata memperlakukan Flora dan Feni sangat baik, walaupun pertemuannya tidak baik


" Kalian saling kenal?" Tanya Feni tidak menyangka jika calon suami dan calon kaka iparnya pada saling kenal


" Senangnya kalian saling kenal, jadi tidak saling canggung yah" Ucap Flora senang, karena pertemuan pertama,semuanya saling kenal dan akan mudah membahas pernikahan


" Mari menikmati makan malam bersama, sebelum kita membahas pernikahan kalian" Ucap Ferdi lega, karena Jeje, Tata, dan Patrik saling kenal, jadi tidak usah basa basi untuk kenalan satu satu


Flora dan yang lain setuju jika menikmati makan malam dulu baru bahas soal pernikahan, Flora tidak akan paksa resepsi pernikahan keinginan Flora, karena Flora malu jika banyak mau untuk acara bahagianya ke Tata

__ADS_1


Ferdi setelah acara makan malam, langsung bahas soal pernikahan yang akan dilaksanakan oleh Flora bersama Tata, dan Patrik bersama Feni.


" Ijab kabul dan resepsinya digabung atau pisah?" Tanya Ferdi, yang mau pernikahan Flora dan Feni akan dilaksanakan  sendiri sendiri atau gabung, Ferdi langsung melihat Flora ganti gantian dengan Feni, Tata, dan Patrik


" Dipisah saja, supaya disaat menikah dan bulan madu, ada yang handel perusahaan,jika keduanya menikah dan bulan madu bareng siapa yang akan handel perusahaan kan" Ucap Tata yang ingin pernikahan Tata dan Patrik dipisah


" Yah sudah sebagai kado bulan madu kalian, akan saya teraktir anggap saja kado dari saya yah, semoga kalian setuju dan disaat acara ijab kabul selesai akan saya kasih tiket pesawat dan tanda pemesanan kamar hotel selama bulan madu, bulan madu untuk Flora bersama suami begitu juga Feni bersama suami supaya adil memberikan kado bulan madunya" Lanjut Jeje yang tidak keberatan menanggu biaya bulan madu untuk kedua adiknya Ferdi


" Terimakasih banyak yah, kita panggil anda apa nih, karena kita akan satu keluarga kan?" Tanya Patrik bingung harus panggil Jeje dengan sebutan apa


" Sebut nama saja lah, dari pada bingung, kalian panggil saya nama begitu juga dengan saya panggil kalian dengan sebutan nama, salam kenal yah Flora dan Feni. semoga kalian suka dengan kado yang akan saya berikan untuk kalian" Lanjut Jeje yang senang bisa kenal langsung dengan Flora dan Feni


" Salam kenal juga ka, terimaaksih sudah mau menjadi bagian dari keluarga kita" Lanjut Flora bahagia, karena disaat Flora mau nikah, Ferdi tidak tinggal sendirian


" Bearti kalian yang akan menjadi wali hakim saat kita menikah?" Tanya Feni memastikan yang akan membaca ijab kabul didepan penghulu nanti dan yang akan duduk diatas pelaminan bersama mertuanya nanti


" Iya betul, kalian jangan mengharapkan mereka datang yah, karena sekarang kalian tanggung jawab ka Ferdi" Tegas Ferdi yang tidak ingin kedua adiknya mengharapkan orang tuanya yang hadir dipernikahan Flora dan Ferdi

__ADS_1


" Siapa juga yang mengharapkan mereka datang, kita cuman tinggal bertiga yah cuman kita yang ada disaat pernikahan kita saja" Tegas Flora yang tidak akan pernah mengharapkan kehadiran orang tua, yang meninggalkan tanggung jawabnya begitu saja demi egonya


" Ooke, kita hargai keputusan kalian, yang penting kalian tenang disaat pernikahan akan kita bantu dan dukung" Lanjut Tata yang tidak akan paksakan untuk mertuanya datang, karena Tata mengerti keadaan Flora, Feni, dan Ferdi. yang ditinggal begitu saja oleh orang tuanya dan tidak akan pernah mau melihat kehadiran orang tuanya lagi, apa lagi ganggu ketenangan acara ijab kabul dan resepsi pernikahannya


__ADS_2