MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI

MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI
Kantor saya


__ADS_3

Feni siapin baju kerjanya Patrik, setelah masak dan mandi, Setelah selesai Feni langsung bangunin Patrik untuk siap siap berangkat kerja


" Selamat pagi mas, hayo mandi sayang, supaya seger pas ke kantor dan kita akan sarapan bersama" Ucap Feni, Feni sengaja setiap selesai masak, selalu mandi di dapur dan sampai dikamar sudah bersih dan wangi sebelum Patrick bangun pagi


" Wangi sekali sayang, selalu menyenangkan dibangunin seperti ini oleh kamu sayang, aku suka dengan cara kamu sayang" Ucap Patrick yang ganti posisi rebahan oleh Feni


" Harus suka dong sayang, supaya mas semakin semangat kerjanya melihat aku setiap pagi wangi, rapih, dan bisa menjalankan tugas aku sebagai calon istri yang baik. aaahhh" Desa han Feni, Feni selalu suka melihat Patrick baru bangun tidur pagi


" Terimakasih yah sayang, sudah terbiasa menjadi calon istri yang baik untuk aku, sudah menjalankan tugas sebagai istri, membuat aku selalu betah dideket kamu." Lanjut Patrick pelan pelan gerakin pinggangnya, Patrick semakin nyaman dideket Feni karena semakin bisa membuat Patrick bahagia dan nyaman dideket Feni.


Dilain sisi, Tata yang merasa kebelet, akhirnya bangun dari tidurnya dan jalan ke kamar mandi.


" Pasti lagi masak, senengnya punya istri yang rajin seperti Flora, yang rela bangun pagi demi bisa masak untuk sarapan bareng" Ucap Tata yang langsung bangun dari tempat tidur, dan jalan ke kamar mandi.


Dilain sisi, Jeje dan Ferdi siap siap ke kantornya Jeje, Ferdi melihat kalender di deket meja riasnya Jeje.


" Hari ini jadwal ke bengkel yah sayang, mau jam berapa untuk service mobilnya?" Tanya Ferdi, Ferdi seneng sekali, Jeje selalu mencatat hal hal penting yang wajib Jeje lakukan.


" Jam Tiga saja sayang, sekalian dari bengkel kita bisa langsung cari makan malam sayang" Ucap Jeje, Jeje merias wajahnya dengan makeup, yang sudah ada di meja riasnya.

__ADS_1


" Ide yang bagus sayang, oke deh kita ke bengkel nya sore sayang" Lanjut Ferdi, Ferdi pakai topi, kacamata, dan parfum.


Jeje melihat Penampilan Ferdi selalu keren dan cakep, membuat Jeje bahagia dan bersyukur punya pacar yang sempurna seperti Ferdi.


Dilain sisi, Kedua orang tuanya Ferdi, mulai menjalankan dramanya untuk ketemu langsung dengan Tata.


" Hari ini kita ke kantornya Tata, untuk mulai drama kita dan seolah olah tidak sengaja ketemu di kantor nya." Ucap Bunda nya Ferdi, tidak sabar mau ketemu dengan Tata dan bujuk Tata supaya berhasil bujuk anak anaknya menerima kehadiran orang tuanya lagi


" Bener bunda, tidak sulit ternyata tahu dimana dia kerja dan tempat tinggalnya. cuman tinggal lacak plat mobil nya saja, akhir nya tahu semua yang kita butuhkan sekarang" Ucap Ayah nya Ferdi, yang berhasil mencari tahu tempat tinggalnya Tata


" Hayo jalan sayang, aku sudah tidak sabar mau mulai drama kita sayang." Lanjut Bunda nya Ferdi, langsung ambil tasnya dan melihat Penampilan nya sudah rapih.


Dilain sisi, Flora merapihkan baju kotornya dan langsung jalan keluar kamar, untuk serahkan bajunya ke bik Sumini.


" Bik tolong bersihin yah." Ucap Flora, Flora tidak mau cuci baju, karena pekerjaan sangat melelahkan untuk Flora bersihin


" Baik nyonya, nanti malam mau masak apa nyanyo? supaya saya belanja ke pasar?" Tanya Bik Sumini, bik Sumini menerima baju kotor yang dibawa oleh Flora


" Sepertinya makan diluar saja bik, soalnyaa saya mau ke rumahnya Feni sekarang, belanja untuk sarapan saja bik, saya mau masak ikan bik tolong dibersihkan yah bik ikan nya, nanti malam saya buat bumbu ikan nya." Lanjut Flora, Flora maunya masak pagi saja sedangkan makan siang dan makan malam di luar rumah saja, supaya tidak lelah masak terus

__ADS_1


" Baik nyonya, bibik akan belanja ikan dan sayur untuk besok yah." Lanjut bik Sumini, bik Sumini seneng sekali, karena adanya Flora membuat Tata jadi betah pulang ke rumah, membuat rumahnya tidak sepi karena majikannya tinggal di apartment nya terus


Flora langsung ke kamar dan siap siap untuk ketemu dengan Feni


Dilain sisi, Tata saat tiba didepan kantornya, tidak sengaja melihat Kedua orang tuanya Ferdi ada didepan kantornya.


" Astaga, masih pagi sudah melihat mereka lagi, mau apa sih ada disitu, apa mereka kebetulan atau tidak sengaja sih" Ucap Tata, Tata memperhatikan kedua orang yang tidak asing untuk Tata


Tata yang penasaran akhirnya turun dari mobil, dan menghampiri calon mertuanya yang masih berdiri tepat dipintu masuk kantornya.


" Kalian ngapain disini?" Tanya Tata melihat kedua orang tuanya Flora


" Loh kamu kan, yang sering kita lihat bersama anak kita kan" Ucap Bunda nya Ferdi, pura pura kaget ketemu dengan Tata.


" Kita kesini, habis ketemu orang, terus kamu sendiri ngapain disini?" Tanya Ayah nya Ferdi, Ayah nya Ferdi tahu gedung yang ada dibelakang nya, kantornya Tata.


" Itu kantor saya, yah sudah kita bicara sebentar di cafe itu saja yuk, karena saya tidak suka bicara di kantor soal urusan pribadi." Lanjut Tata ajak orang tuanya Feni ke Cafe, untuk ngobrol bersama dari pada bicara di kantor. karena Tata Paling tidak suka karyawannya melihat Tata bawa tamu yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan


" Yah sudah hayo." Lanjut Ayah nya Ferdi, berusaha tidak paksa Tata untuk melihat kantornya karena Tata mau ngobrol di cafe saja

__ADS_1


Tata langsung ajak kedua orang tuanya Feni ke Cafe, untuk ngobrol sebentar sebelum masuk ke ruangannya, diam diam Tata kirim chat ke Patrik untuk susul Tata ke cafe yang ada didepan kantor, supaya mau gabung bersama Tata ngobrol bersama calon mertuanya sekarang dan dengerin apa saja yang akan disampaikan oleh calon mertuanya selama ada di cafe.


__ADS_2