MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI

MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI
Bahagia bersama


__ADS_3

Flora dan Feni setelah ketemu dengan kedua orang tua nya di Mall, merasa sedih dan kesel tidak menyangka jika kedua orang tuanya begitu tega ke anak anaknya dan bicara sembarangan dengan apa yang dilakukan Flora,Feni,dan Ferdi.


“ Mereka orang tua macam apa, mereka bener bener tega meninggalkan kita begitu saja dan bisa bisanya merendahkan apa yang kita lakukan dan alami, pekerjaan apa yang bisa didapat,jika tidak penah sekolah sama sekali, mereka saja jadi orang tua tidak berguna juga” Ucap Flora kesel, saat ucapan orang tuanya tadi


“ Betul sekali, kita bisa bertahan hidup tanpa orang tua yang tidak berguna sama sekali, dan kita bisa bahagia


tanpa mereka, orang tua tidak tahu diri padahal mereka yang tidak bisa memberikan kita kehidupan layak tapi menuntut kita untuk kerja, bisa bisanya tadi bicara seperti tadi dan bangga sekali sudah menelantarkan anak begitu saja” Protes Feni kesal dan kecewa dengan kedua orang tuanya


“ Sudah jangan sedih dan kesel terus ya, cantic kalian luntur loh marah marah terus, bahagia bersama kita yah Flora dan Feni, jadi tidak usah memikirkan apapun yang membuat kalian marah ok, sekarang kita ke villa dan besok kita kembali ke rumah ah, kata bik Sumini semua barang barang kalian sudah dianterin oleh ka Ferdi, terus kaka kalian tinggal dimana jika tidak di apatermen sewaan kalian?” Tanya Tata, Tata bahagia sekali akhirnya Flora yang duduk didepan setelah sedih tadi dari Mall


“ Iyah sayang, kita bisa menciptakan kebahagiaan kita sendiri tanpa ada orang tua sama sekali, dan bisa bahagia bersama kalian setiap saat, om kesayang kita” Lanjut Flora langsung merebahkan kepalanya dibahunya Tata yang lagi focus bawa mobil


“ Ka Ferdi tinggal di rumah tante Jeje, kita sih sepakat untuk ikut tinggal bersama kalian dan Ka Ferdi dirumahnya tante Jeje, dari pada apatermen kita kosong dan jarang pulang juga kan, mubazir juga sudah keluarin biaya banyak tapi tidak ditinggalin kan” Lanjut Feni yang setuju tidak lanjut sewa apatermen lagi, dari pada cuman dijadikan tempat penyimpanan barang barangnya saja


“ Pantas saja semua barang kalian  ada dirumahnya Tata,tapi bener sih  kalian jangan sewa apatermen lagi biarin saja tinggal dirumah aku dan dirumahnya Tata saja seterusnya” Lanjut Patrik tidak keberatan Flora dan Feni ganti gantian tinggal dirumahnya Patrik dan Tata


Patrik minta Feni rebahan dijok belakang mobil, Patri paling seneng melihat Feni dan Flora bermanja manja bersama Patrik dan Tata juga

__ADS_1


Dilain sisi, Ferdi mencoba alat olahraga yang sudah dibeli oleh Jeje tadi, Ferdi bahagia sekali akhirnya bisa merasakan olahraga didalam rumah, diruangan olahraga Jeje siapin kulkas, televise, kursi, dan sofa. Supaya setelah olahraga bisa bersantai berdua.


“ Ruangan olahraga dibuat nyaman seperti ini,bagaimana tidak betah coba olahrga dirumah seperti ini” Batin Ferdi sambil ambil minuman segar dari kulkas yang sengaja Jeje sediakan didalam ruangan olahraga


“ Sayang, ada kasurnya juga sayang, jika kita ingin tidur disini bisa sayang” Ucap Jeje sambil merebahkan badannya diatas Kasur yang sudah disediakan didalam kamar


“ Selain tidur kita bisa naik naik ke puncak gunung dan panjat pinang disini sayang, ada baju ganti juga kan disini jika kita ingin panjat pinang” Ucap Ferdi jalan menuju Jeje yang lagi rebahan setelah olahraga sebentar.


“ Bener sayang, panjat pinang pas kita lelah olahraga dan keringat bareng, pasti seru sekali. Apa mau coba” Lanjut Jeje yang ingin merasakan panjat pinang setelah olahraga tadi


“ Tentu boleh sayang” Lanjut Ferdi yang langsung menggerakan pinggangnya, Ferdi yang masih merasa lelah setelah olahraga tadi, langsung semangat saat diajak panjat pinang bersama


“ Mau sampai kapan kebebasan ini kita jalanin bersama mereka?” Tanya Tata yang ingin sekali segera menikah kembali dan memiliki anak


“ Entah lah Ta, kita saja baru menjadi duda juga kan, nikmati saja dulu waktu bersama mereka dengan kebebasan ini, maksud sampai kapan itu,meninggalkan mereka begitu saja atau ajak menikah mereka?” Tanya Patrik yang bingung dengan pertanyaan Tata


“ Menikah, usia saya sudah tidak muda lagi kan, saya ingin punya istri lagi dan punya anak juga, oleh karena itu kita harus akhiri kebebasan ini dan kita tentuin mau menikah dengan siapa dan jika pilihan itu sudah diambil harus bisa setia jangan lagi ada kebebasan secara diam diam, karena akan menjadi satu keluarga juga kan” Lanjut Tata yang

__ADS_1


tidak ingin menikah tapi ada kebebasan secara diam diam dilakukan


“ Kamu bener, setelah kita menikah pasti kan menjadi satu keluarga kan, itu artinya harus bisa setia dengan pasangan kita masing masing, besok kita bahas bersama mereka yah sebelum pulang ke rumah” Lanjut Patrik setuju untuk membuat komitmen setia sama pasangan masing masing setelah menentukan mau menikah dengan Flora atau Feni.


Dilain sisi, Ferdi mendapatkan chat pribadi dari Feni, merasa kesal sekali tidak menyangka orang tua selama ini pergi, dan saat ketemu bisa bicara sembarangan ke anak anaknya.


“ Mereka jahat sekali bicara kasar didepan Flora, Feni, dan kedua om om kesayang mereka tadi. Orang tua tidak berguna dan tidak tahu malu sama sekali, mereka yang salah tapi mereka bisa semudah itu menyalahkan anak dan menghina pekerjaan anak cuman karena demi mendapatkan tiga bungkus nasi dalam sekejab” Ucap Ferdi kesal, karena tidak menyangka orang tuanya bisa tega bicara sembarangan ke anak anaknya


Ferdi setelah baca chat pribdi dari Feni dan membalasnya, langsung ikut tidur dengan Jeje lagi setelah olahraga dan panjat pinang tadi


Dilain sisi, Flora dan Feni merapihkan barang barangnya karena besok akan kembali ke rumahnya Tata dan waktu liburan selesai.


“ Barang barang yang kita beli selama disini banyak juga yah, bahagia nya pulang pulang bawa belanjaan sebanyak ini” Ucap Flora masukin barang belanjaannya kedalam koper kosong yang sengaja dibawa untuk simpan belanjaannya supaya menjadi satu tempat


“ Alhamdulillah yah, setiap diajak jalan jalan pasti kita belanja terus yah, om Tata dan om Patrik bener bener memanjakan kita sekali yah, diturutin untuk beli apapun yang diinginkan” Ucap Feni bahagia bisa terus menerus merasakan belanja bersama Tata dan Patrik terus


“ Mereka memang pahlawan bagi hidup kita Fen” Lanjut Flora yang bahagia, karena sampai sekarang masih sering diajak belanja sepuasnya Flora selama ada di Mall

__ADS_1


" Kapan yah ka, mereka ajak kita menikah jadi tidak sabar jadi istri salah satu dari mereka, dan tidak sabar yang aakan dipilih oleh om Tata atau om Patrik siapa dan hidup kita seutuhnya bersama mereka dengan status yang resmi dan jelas kan" Lanjut Feni yang tidak sabar ingin secapatnya dilamar oleh Tata atau Patrik


" Sabar dulu lah Fen, kita nikmati saja dulu seperti ini, sampai mereka memantapkan hati mau menikah denan siapa, supaya tidak ada penyesalaan untuk mereka nantinya" Lanjut Flora yang tidak ingin ada perselingkuhan setelah menikah dan bisa seutuhnya menjadi istri dan tidak ada ribut bersama Feni karena suaminya selingkuh


__ADS_2