MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI

MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI
Iyah merestui


__ADS_3

Tata bantuin bawa koper dan tas belanjaannya Flora untuk dimasukin kedalam mobil, begitu juga dengan Patrik yang bantuin bawain barang barangnya Feni untuk masukin kedalam mobil.


" Setelah kita sampai dirumahnya om Tata, kita rayakan hari jadian kita yah, dengan main kembang api" Ucap Feni yang bahagia karena saat beli kembang api banyak, pas sekali Patrik ajak nikah jadi bisa bikin acara kembang api bersama.


" Boleh saja sayang, kenapa masih bilang om sayang, seharusnya sudah diganti dong sayang, aku kan akan menjadi suami kamu sayang, panggil aku sebutan mas Patrik, dan ke Tata sebutan ka Tata, supaya lebih akrab sayang, Tata kan calon Kaka ipar kamu" Protes Patrik karena Feni masih panggil om, bukannya panggil mas biar lebih santai dan enak didengar.


" Kalo Feni panggil om Tata dengan sebutan Kaka, terus Flora sendiri panggil om Patrik apa dong?" Tanya Flora yang merasa asing dengan sebutan yang diinginkan oleh Patrik


" Tetep panggil Kaka sayang, karena kan usia lebih tua, dan terdengar lebih muda aku dan Patrik dipanggil kaka oleh kalian setelah menikah nanti" Ucap Tata setuju dipanggil kaka oleh Feni


" Oke deh ka, nanti kita ketemu ka Ferdi yah untuk minta restu, dan semoga ka Ferdi memberikan restu untuk kita semua menikah lebih cepat" Lanjut Feni yang tidak sabar segera menikah, dan menjadi istri sahnya Patrik.


" Pasti minta restu Ferdi sayang, semuanya sudah masuk mobil, waktunya pulang kita" Lanjut Patrik yang tidak sabar ingin memiliki istri lagi dan tidak punya status duda lagi.


Patrik bawa mobilnya Tata ditemani oleh Feni duduk disampingnya selama perjalan pulang.


Dilain sisi, Ferdi dan Jeje menikmati waktu jalan jalan berdua di pantai Anyer, Ferdi ajak Jeje main air di laut, membuat Jeje mau saja diajak oleh Ferdi.

__ADS_1


" Menyenangkan sekali sayang, main air di laut seperti ini sayang" Ucap Jeje yang menikmati jalan jalan di pantai bersama Ferdi


" Iyah sayang, apa lagi jika malam disini berdua lebih menyenangkan sayang, aku ingin sekali bisa merasakannya sayang" Ucap Ferdi, Ferdi pernah baca novel di aplikasi online, bermesraan berdua di pantai yang disewa dan malam yang sunyi dan tenang, bisa bermesraan dengan bebas dialam bebas.


" Boleh juga sayang, nanti aku suruh orang aku untuk sewa villa, dan kita bisa bermesraan dibelakang villa dan dialam bebas berdua dengan ditemani suara ombak membuat suasana semakin indah" Lanjut Jeje yang mengerti keinginannya Ferdi.


" Asik, teteh memang terbaik deh,membuat aku semakin cinta dengan teteh yang mengerti keinginan aku sayang" Lanjut Ferdi bahagia, karena Jeje mengerti apa yang diinginkan nya.


Dilain sisi, Patrik bantuin Feni untuk masukin barang barangnya, kedalam kardus dan akan langsung dibawa ke rumahnya, karena mulai hari ini Feni akan tinggal bersama Patrik.


" Alhamdulillah barang barang aku sedikit sayang, jadi tidak repot untuk dibawa ke rumah mas setelah pesta kembang api." Ucap Feni yang masukin lagi barang barangnya kedalam kardus yang sudah dibawa oleh Ferdi kemarin


" Boleh dong mas, aku memang setelah ini niatnya mau kasih jatah mas, eh sudah minta duluan yah sudah hayo" Lanjut Feni yang selalu siap memberikan jatahnya Patrik setiap kali Patri minta


Patrik langsung mulai pemanasan sebelum menerima jatah dari Feni


Dilain sisi, Tata bantuin Flora untuk susun baju bajunya dan dimasukin kedalam lemari, perlengkapan makeup sekaligus aksesorisnya Flora disimpan dimeja rias bekas mantan istrinya.

__ADS_1


" Barang barang bekas istri mas sudah tidak ada disini sayang?" Tanya Flora sambil masukin baju bajunya kedalam lemari


" Kemarin pas Ferdi bawa barang barang kamu dan Feni, aku langsung suruh ART disini untuk bakar semua barang barangnya, walaupun mahal tapi aku tidak rela masih dipakai dia atau dijual untuk biaya hidupnya, aku tidak rela sayang, lebih baik aku bakar saja supaya tidak ada jejaknya sama sekali sayang" Ucap Tata terus terang, dari pada merasa rugi dan tidak ikhlas lebih baik dibakar saja


" Aku setuju sih sayang, eh ka Ferdi melakukan vidio call sayang, sekalian saja kita minta restu yah" Lanjut Flora, Flora melihat hanphonenya ada panggilan masuk dari Ferdi


" Halo ka Ferdi, tumben telefon lagi tidak sibuk ka?" Tanya Flora saat saluran telefon terhubung


" Tidak sibuk Flora, karena tante Jeje lagi kerja soalnya jadi bisa telefon kamu sebentar, lagi ngapain?" Tanya Ferdi diseberang telefon, walaupun jarang ketemu tapi Ferdi selalu rajin komunikasi dengan kedua adiknya


" Lagi rapihin barang barang saya ka, oh yah saya diajak nikah oleh mas Tata apa ka Ferdi mau merestuinya ka?" Tanya Flora dan Flora sengaja kasih lihat hanphone nya ke Tata supaya bisa lihat Ferdi langsung


" Salam kenal Ferdi, iyah saya mau serius menjalani hubungan bersama Flora dan Patrik juga mau serius menjalanin hubungan bersama Feni apa kamu mau memberikan kita restu untuk menikah?" Tanya Tata saat melihat Ferdi, dari layar hanphone nya Flora


"  Akhirnya Flora dan Feni diaajak nikah dan tidak ada kebebasan lagi, lebih penting sekarang mereka bener bener jadi orang kaya setelah resmi menikah dengan Tata dan Patrik, hoki sekali nasip mereka" Batin Ferdi bahagia karena Flora dan Feni duluan yang mau menikah dan mengakhiri kebebasan yang mereka jalanin


" Iyah merestui, kalian kapan mau ketemu dengan saya untuk bahas pernikahan kalian?" Tanya Ferdi yang tidak ada alasan menolak ajakannya Tata untuk menjalanin hubungan serius bersama Flora

__ADS_1


" Besok saja bagaimana? jamnya kita akan kasih tahu ka Ferdi yah, ajak tante Jeje juga yah, mau bagaimana pun tante Jeje kan pacar ka Ferdi?" Tanya Flora, Flora sudah cerita pekerjaan yang dijalanin oleh Ferdi sekarang


" Oke nanti kaka kasih tahu dia yah, yah sudah selamat menikmati hari bahagia kalian dan sampai ketemu besok" Lanjut Ferdi langsung matiin telefonnya,karena Ferdi tahu apa yang akan dilakukan Flora dan Tata setelah merapihkan barang barangnya Flora


__ADS_2