
Tata melihat Flora nangis setelah ketemu dengan orang tuanya,merasa bersalah sekali, padahal niat Tata baik mau mempersatukan hubungan anak dan orang tua yang sempet renggang selama ini.
" Maafin aku sayang, niat aku mempertemukan kalian dengan orang tua kalian, supaya damai melupakan masa lalu dan menyambut masa depan dengan kedamaian sayang. maafkan aku sayang" Ucap Tata merasa bersalah, karena tidak bicara dulu untuk ketemu orang tuanya Flora dan mau atau tidaknya Flora ketemu dengan orang tuanya.
" Aku maafin sayang, aku sedih saja kenapa orang tua aku seenaknya dengan anak anaknya, Seenaknya ditinggal, seenaknya menghina anak anaknya ditempat umum, dan sekarang dengan seenaknya minta maaf minta kita melupakan kesalahan mereka begitu saja. mereka fikir kita apa yang seenaknya acak acak perasaan anak anaknya seperti ini" Ucap Flora dengan lirih, Flora bener bener tidak terima dengan ucapan kedua orang tuanya, yang bersikap sesuka hati tanpa memikirkannya perasaan ketiga anaknya.
" Maafin aku sayang, aku janji tidak akan berusaha membuat kamu, Feni, dan Ferdi. ketemu orang tua kalian lagi, dan bener bener mengabaikan mereka demi kalian bisa tenang, tidak sedih, dan tidak emosi lagi maafin aku sayang." Lanjut Tata bener bener menyesal, ternyata niat baik tidak selamanya berakhir baik juga.
Tata peluk Flora selama Flora masih betah nangis, membiarkan Flora meluapkan kesedihan dan emosinya karena tadi ketemu dengan orang tuanya.
Dilain sisi, Ferdi minta Patrik untuk tidak mempertemukannya lagi, dengan orang tuanya selamanya dan apapun alasannya.
__ADS_1
" Bang, saya minta bang Patrik dan bang Tata tidak usah, ada niat baik lagi untuk mempertemukan kami dengan orang tua kami, saya tahu niat baik abang, tapi kita tidak butuh kehadiran mereka selamanya bang, mereka enak sekali sakiti anak anaknya dan sekarang datang untuk minta maaf? memangnya kita apa yang bisa mereka buang dan mereka pungut lagi? saya harap ini terakhir kalinya niat baik bang Patrik dan bang Tata mempertemukan orang tua kami lagi" Tegas Ferdi, Ferdi berusaha sopan bicara dengan Patrick, andaikan Patrik bukan orang yang merubah kehidupannya Feni lebih baik seperti sekarang, sudah pasti Ferdi minta Feni untuk meninggalkan Patrik yang sudah terlalu jauh ikut caampur dengan urusannya
" Baik lah Ferdi,saya janji tidak akan lagi mempertemukan kalian dengan orang tua kalian lagi, jika kalian tidak merasa bahagia setiap ketemu dengan orang tua kalian lagi " Ucap Patrik menyesal, sudah membuat Feni, Flora, dan ferdi. sedih dan kesel setelah ketemu orang tuanya lagi
" Yah susah sayang, kita jalan jalan yuk, supaya kamu kembali tenang sayang" Ucap Jeje, Jeje berusaha ajak Ferdi jalan jalan supaya Ferdi bisa melupakan kesediannya, Jeje bersyukur sekali karena tidak pernah ada niatan mempertemukan Ferdi dengan orang tuanya, Jeje lebih mengerti apa yang dirasakan oleh Ferdi dari pada membuat Ferdi kesel seperti sekarang
" Hayo sayang" Lanjut Ferdi, Ferdi langsung merangkul pinggangnya Jeje, untuk jalan tinggalin Cafe, untuk jalan jalan berdua.
" Tidak sayang, hayo kita juga jalan jalan sayang " Ucap Feni berusaha santai, Feni berusaha tidak marah karena tadi ketemu dengan orang tuanya, cukup Flora dan Ferdi saja yang menunjukan rasa keselnya
" Hayo sayang " Lanjut Patrik, Patrik yakin jika Feni sekarang kesel dengan Patrik juga, cuman tidak mau menunjukan rasa emosinya sama sekali.
__ADS_1
Feni ngangguk dan langsung ikut pergi bersama Patrik, setelah drama pertemuan dengan orang tuanya tadi
Dilain sisi, Orang tuanya Ferdi kesel sekali, karena ketiga anaknya, tidak bisa dibujuk sama sekali, akhirnya rencananya gagal total
" Sial sial, mereka bener bener tidak bisa dibujuk sama sekali dan gagal sudah rencana kita untuk bisa ikut merasakan kaya mendadak, sekarang apa yang bisa kita lakukan?" Tanya Bunda nya Ferdi, yang sudah tidak tahu lagi cara bujuk Ferdi, Flora, dan Feni. untuk menerima kehadiran orang tuanya lagi.
" Aku juga tidak tahu sayang, anak anak bener bener keras kepala sekali, tidak mau ajak kita hidup enak seperti mereka, sekarang kita kehilangan kesempatan emas untuk bisa seperti mereka." Protes Ayah nya Ferdi, yang sudah kehabisan ide untuk bujuk Ferdi, Flora, dan Feni.
" Sia sia kita jauh jauh, supaya bisa ketemu tiga orang dewasa dan kaya raya itu, jika anak anak kita menolak dengan kehadiran kita." Lanjut Bunda nya Ferdi kesel, karena sudah susah payah lacak plat nomor mobilnya Tata dan sudah jauh jauh ke kantornya Tata, yang akhirnya gagal total seperti sekarang.
Ayah nya Ferdi juga pusing karena rencananya bisa gagal seperti sekarang, ayah nya Ferdi langsung ajak istrinya untuk pulang karena sia sia udah susun rencana drama tadi yang akhirnya tidak mendapatkan apapun juga.
__ADS_1