MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI

MEMBESARKAN ADIK SEORANG DIRI
Mau lagi


__ADS_3

Flora ketagihan olahraga malam bersama Tata dipinggir pantai, apa lagi suasananya sangat sepi dan tidak ada siapapun yang lewat.


"Mas, aku mau lagi mas seru sekali disini, suara aku bareng suara ombak sangat merdu sekali dan aku suka dengernya sayang" Ucap Flora manja, Flora rebahan dipangkuannya Tata


" Memangnya kamu tidak takut masuk angin sayang? jika sekali sih tidak masalah dan aku juga suka denger suara merdu kamu tadi, tapi jika mau lagi hemm, aku tidak tega sayang takutnya kamu sakit sayang, nanti saja yah dikamar?"  Tanya Tata heran, karena Flora mau lagi, karena ketagihan olahraga malam berduanya dialam bebas


" Baik lah sayang, hayo kita ke dalam villa sayang, aku minum susu jahe sayang setelah olahraga sebelum tidur" Lanjut Flora pasrah, dari pada paksa Tata tapi Tata tidak mau lagi akhirnya berantem


" Kamu tidak marah sayang?" Tanya Tata sejujurnya tidak tega menolak keinginannya Flora, tapi Tata takut jika Flora sakit


" Tidak sayang, hayo kedalam villa sayang, lanjutnya di dalam kamar saja sayang sebelum tidur" Lanjut Flora langsung duduk dan merapihkan bajunya sebelum kembali ke Villa


Tata mencium wajahnya Flora dan langsung gandeng tangannya Flora untuk kembali ke Villa, dan siap siap untuk tidur karena sudah puas olahraga dialam bebas dan olahraga sebelum tidur.


Dilain sisi, Patrik senyum bahagia, mendengar Feni mau lagi olahraga dialam bebasnya dan Patrik juga belum puas olahraganya berasa cuman sebentar saja.


" Hayo mas lagi" Ucap Feni dengan manja, Feni baru pertama kalinya olahraga dialam bebas bersama Patrik


" Semangat sekali sih sayang" Ucap Patrik senyum bahagia, Patrik pelan pelan gerakin pinggangnya


" Aaaahhh, iyah dong sayang olahraga di alam bebas seperti ini luar biasa seru sekali sayang" Desa han Feni dengan manjanya


" Iyah dong sayang, aku mengerti ajakan Jeje tadi sayang, oleh karena itu aku setuju dan langsung ajak kamu sayang" Lanjut Patrik bahagia karena Feni, selalu saja turutin apapun mau Patrik dan tidak pernah melawan sama sekali.


Patrik terus saja menggerakan pinggangnya, membuat Feni terus dan terus mengeluarkan suara merdunya.

__ADS_1


Dilain sisi, Ferdi melihat Jeje merapihkan baju dan rambutnya langsung senyum senang, karena Ferdi bisa merasakan sensasi olahraga di pantai seperti sekarang.


" Teteh, kok  baru bilang sih punya villa disini? padahal waktu itu ajak aku ke Anyer dan tidak bilang apapun ke aku?" Tanya Ferdi heran, karena Jeje baru bilang punya villa di pantai Anyer


" Sengaja sayang, kalo cuman berduaan di villa sebesar itu, tidak seru sama sekali, justru serunya ramean seperti sekarang sayang, kalo seru berduaan yah nginep di hotel sayang" Ucap Jeje, Jeje merapihkan rambutnya


" Bener juga sih sayang, villa milik Teteh luas sekali dan banyak kamar lagi kan, jika berduaan saja terlalu sepi untuk kita berdua" Lanjut Ferdi yang mengerti alasannya Jeje


" Istirahat yuk sayang, aku sudah lelah sekali, kamu juga sudah lelah kan sayang" Lanjut Jeje, Jeje merapihkan tas makeup nya


" Iyah sayang" Lanjut Ferdi, Ferdi merasa lega sekali, karena akhirnya kembali juga ke Villa, karena sudah menahan ngantuk dan menahan udara dingin malam hari yang sejujurnya Ferdi tidak suka jika malam hari masih ada diluar rumah


.............................................................................................................................................................


Jeje melihat Flora dan Feni, masih pagi sudah potong potong sayuran bersama bik Nur didapur,merasa heran karena kedua adiknya Ferdi mau cape cape masak untuk sarapan.


" Kita sudah terbiasa masak teh, waktu masih bebas berempat teh, masak itu seru sekali teh" Ucap Flora, Flora senang sekali, semenjak kenal dan deket dengan Tata dan Patrik jadi mau belajar masak


" Selain seru teh, hasil masakan enak dan mendapatkan pujian dari pasangan itu rasanya bahagia sekali, karena sudah perjuangan panjang untuk menghasilkan makanan enak tidak sia sia, apa lagi mendapatkan pujian enak, dan minta dimasakin lagi tuh, berasa spesial sekali teh" Ucap Feni, Feni seriing merasakan request dari Patrik dan Tata yang mau dimasakin lagi oleh Feni.


" Saya selama ini tidak pernah mau masak, karena menurut teteh masak itu kegiatan yang sangat melelahkan sekali, lebih baik beli mateng atau minta bik Nur yang masak saja, bik Nur sudah ikut teteh dari jaman kuliah sampai sekarang" Lanjut Jeje yang paling malas ribet,


" Pantas suami tidak betah dirumah, walaupun sibuk kerja tapi setidaknya saat pulang kerja, mau melihat istri sibuk didapur untuk siapin makanan enak, bukannya minta bik Nur yang masak dan beli diluar terus" Batin Flora, Flora baca artikel salah satu alasan suami betah dirumah, mau melihat istri siapin makanan untuk suami, baik untuk sarapan dan makan malam berdua didalam rumah


" Oh pantasan saja bik Nur, tahu makanan kesukaan teteh" Lanjut Flora, Flora berusaha tidak membuat Jeje tersinggung karena makanan saja

__ADS_1


Dilian sisi, Ferdi melihat Tata dan Patrik, masih pakai piama merasa heran, karena sudah pagi tapi kedua kaka iparnya masih belum mandi.


" Kalian belum mandi?  terus Flora dan Feni mana?" Tanya Ferdi heran, karena Tata dan Patrik keluar kamar, tanpa ada pasangan sama sekali


" Mereka masih masak, katanya sebentar lagi selesai, dari pada nunggu mereka didalam kamar, lebih baik ke dapur sekarang untuk melihat Flora dan Feni masak kan" Ucap Tata yang malas sendirian didalam kamar dan akhirnya susul Flora dan Feni ke dapur


" Usaha mereka untuk belajar masak tidak sia sia juga, membuat kedua orang itu jadi seneng melihat adik adik saya masak, memang hebat Flora dan Feni mau membuat Tata dan Patrik semakin suka dideket mereka" Batin Ferdi kagum, karena Flora dan Feni tahu bagaimana membuat Patrik dan Tata senengdan selalu mendapatkan pujian


" Yuk kita ke dapur, untuk gangguin mereka masak" Lanjut Ferdi, Ferdi penasaran kedua adiknya masak apa, pagi pagi seperti ini


" Hayo, saya juga sudah mulai lapar" Ucap Patrik, Patrik selalu sabar menunggu Feni selesai masak, karena Patrik seneng melihat Feni sibuk didalam dapur


Patrik, Tata, dan Ferdi. langsung jalan ke dapur untuk melihat Flora dan Feni masak, saat tiba didapur Ferdi melihat Jeje makan buah dimeja makan tanpa bantuin masak sama sekali, berusaha untuk tidak komentar sembarangan.


" Sayang, aku tungguin didalam kamar, ternyata ada disini sayang" Uucap Ferdi peluk Jeje dari belakang


" Maaf yah sayang, aku  makan buah disini sayang, soalnya aku sudah lapar sayang" Ucap Jeje manja sambil melihat Ferdi yang cueknya peluk Jeje


" Untungnya dulu tidak pernah suka dengan dia,tidak membayangkan punya istri dan selingkuhan tidak bisa masak sama sekali, emosinya seperti yah dan untungnya dengan Jeje cuman sebatas client saja" Batin Tata merasa bersyukur karena dari dulu dengan Jeje tidak pernah tertarik sama sekali


" Hayo semuanya makan" Ucap Flora yang sudah selesai masak seafood, karena Flora tahu seafood makanan kesukaannya Tata


" Mas, hayo makan sayang sayurnya sudah selesai sayang" Ucap Feni sengaja masak sayur, karena sekian banyaknya sayur yang paling Patrik doyan sayur sop isi daging sapi dan daging ayam


" Mantap" Ucap Patrik tidak sabar mau makan sayur sop yang masih panas dan daging masakannya Feni selalu empuk dan enak di makan

__ADS_1


Feni dan Flora setelah selesai simpan masakannya diatas meja makan, langsung ambilin nasi, seafood, dan sayur sop untuk Patrik dan Tata makan. Ferdi melihat perhatian yang diberikan kedua adiknya ke Patrik dan Tata merasa bahagia sekali, karena kedua adiknya bikin dua cowok dewasa itu, betah sarapan dirumah walaupun belum mandi tapi tetep cuek saja, tapi Ferdi iri sekali melihatnya karena Ferdi memiliki pasangan yang tidak mau cape untuk masa sama sekali dan Ferdi tidak bisa paksa Jeje untuk masak, jika dari Jeje sendiri tidak mau belajar masak sama sekali


__ADS_2