
"Cihh..lalu yang dulu hingga 5 botol itu apa hah..kecap?" kesal Wilona.
"Hahah ok ok..itukan dulu sekarang sudah tidak karena aku tak mau berbuat hal bodoh tanpa ku sadari" Wisnu.
"Hmm..dah sadar bang..dah Insyaf..syukur dah" Wilona dengan senyum mengejek.
"Ck..kau itu ya selalu saja meledekku" Wisnu
"Why not karena tidak ada larangan dan undang-undang yang melarang tidak boleh mengejek orang betulkan?" Wilona
"Terserah mu nyonya" Wisnu
"Hahahaha" Wilona.
Di saya mereka tengah asik mengejek satu sama lain.. tiba-tiba datanglah seorang perempuan yang langsung memeluk Wisnu di depan Wilona.
"Wisnu.. akhirnya aku menemukan mu lagi" wanita itu.
"Hey lepaskan sialan" Wisnu geram.
Wisnu melepaskan paksa pelukan sesaat wanita itu..dia tidak sudi di sentuh wanita lain selain Wilona dana keluarganya..sialan wanita itu siapa dia
"Wisnu..aku merindukan mu..apa kau tak mengenal ku?" wanita itu
__ADS_1
"Ck.. pergi" ucap Wisnu dingin
"Tidak Wisnu..aku sangat merindukanmu selama ini" wanita itu.
Wisnu geram ingin sekali mencekik leher wanita itu tapia segera di tahan Wilona..Wilona maju dan bergelayut di lengan Wisnu serta menatap tajam wanita itu.
"Sayang siapa dia?" Wilona
"Bukan siapa-siapa sayang..maaf" Wisnu
"Tapi dia memeluk mu..kau sudah kotor" Wilona
"Eh..baiklah akan aku lepaskan dana ganti semua pakaiannya" Wisnu gelagapan.
Wisnu terkekeh dia mencuri kesempatan untuk mengecup sekilas bibir manyun Wilona..dia gemas sendiri.
"Cups...aku ganti dulu..kau jangan kemana-mana hm..jauh-jauh dari wanita itu" Wisnu
"Iya sayang" Wilona menatap Wisnu tajam kali ini sialan berani-beraninya dia mengambil kesempatan untuk menjajah bibir nya.
Sedangkan wanita itu meradang..kepalanya selama sudah mengepul asap yang pekat..dia cemburu karena Wisnu begitu takut wanita di sebelahnya cemburu..dia juga tak suka dengan gaya wanita yang dia sebelah Wisnu.
Wisnu meninggalkan Wilona dan bergegas menuju toilet..dia harus segera menjelaskan dan mengkonfirmasi bahwa dia tidak mengenal wanita sialan itu.
__ADS_1
"Hey kau..siapa kau Bernai sekali bergelayut di lengan Wisnu hah?" bentak wanita itu.
Wilona mengambil segelas jus dia goyang-goyang kan gelas itu dan tak berapa lama kemudian dia menumpahkan jus itu pada gaun wanita itu.
"Oopsss.. sorry..sorry astaga basah ya..aduh bagaimana ini" Wilona berakting panik
"Hey..sialan kau..beraninya kau berbuat begini padaku hah..kau tak tau kapan aku hah" wanita itu berteriak.
Wilona memasang wajah takut dan penuh sesal..sesaat para wanita di pesta itu mendatangi nya dan menanyakan ada apa di sana.
"Maaf..hiks..maaf aku tidak tau..aku tidak sebagai menumpahkan minuman nya hiks.. aku tidak sengaja hiks" Wilona
Para wanita dan relasi bisnis Wisnu mendekati dan menatap tak suka pada wanita itu..membuat onar saja.
"Astaga nona..anda kenapa..hey kau..kau apakan dia hah..dia kan sudah meminta maaf padamu kenapa kau malah menghinanya.. benar-benar wanita tidak punya sopan santun" ucap istri relasi Wisnu.
"Pergi kau jangan sampai aku melihat wajah mu lagi..kau anak Braghman kan..pantas saja ayah dan anak tidak ada bedanya..pergi kau buat kacau saja" timpal satu nya.
"Sialan kalian semua..dia yang sengaja menumpahkan minuman padaku kenapa aku yang kalian salahkan..hah..hey kau perempuan muda dua sini kau aku akan mencabik-cabik mu arghhh" wanita itu
Sebelum wanita itu bisa menjangkau Wilona.. seseorang dengan sigap mendorong dan memelintir tangan wanita itu hingga wanita itu kesakitan dan berteriak.
"Arghhhhhh sakitttttt arghhh lepaskan arghhhhhh"
__ADS_1