MENGEJAR CINTA WILONA

MENGEJAR CINTA WILONA
Ep 37_Bukan Halusinasi


__ADS_3

Tak terasa usia kandungan Wilona sudah memasuki bulan ke 5..selama itu juga dia benar-benar menjalani hari-hari nya dengan sebaik mungkin agar anak nya tetap sehat.


Wilona duduk di sofa ruang tamu rumah nya..dia ingin merilekskan tubuh dan pikiran nya..dia selalu kepikiran Wisnu akhir-akhir ini..ada apa dengan otak nya apa kah otak nya mulai tidak bekerja dengan normal.


Wisnu..pria itu yang mampu membuat nya menjadi orang berbeda seperti saat ini..pria itu benar-benar membawa pengaruh besar bagi diri nya..dia bisa gila karena selalu saja seakan-akan melihat bayangan pria itu di sekitar nya.


Namun setelah sadar ternyata dia hanya berhalusinasi saja..dia benci dengan perasaan kehilangan..dia benci dengan hal-hal seperti itu tapi Tuhan malah mentakdirkan diri nya berpisah dari ayah bayi yang tengah dia kandung..kejam memang tapi itu lah takdir nya.


"Sayang sedang apa?" tanya sang mamah.


"Mamah..nggak apa-apa kok..Lona hanya kangen mah" ujar Wilona jujur dengan sang mamah.


"Sabar sayang..semua akan indah pada waktu nya..ingat jika Tuhan sudah berkehendak maka tidak ada seorang pun yang bisa merubah nya.. percaya lah takdir mu akan bahagia bersama orang yang kau cintai" ujar sang mamah

__ADS_1


"Entah lah mah..Lona hanya belum bisa sepenuh nya menerima bahwa dia sudah tiada..hiks..Lona benar-benar egois saat itu..Lona harus gimana mah..gimana Lona akan menjelaskan sama anak Lona kalau yang membuat ayah nya pergi adalah Lona sendiri" jelas Wilona mengkhawatirkan mengenai anak nya yang kelak pasti akan bertanya mengenai sang ayah.


"Sayang denger mamah nak..jangan sedih dia akan mendapatkan ayah yang dia ingin kan..kamu harus yakin bahwa suatu saat nanti kebahagiaan akan berada di pihak mu" ujar mamah Wilona menenangkan anak nya.


*


*


"Selamat kau sudah benar-benar sehat..ingat gunakan kesempatan kedua ini dengan sebaik mungkin" ujar seseorang pada orang di hadapan nya.


"Oke..selamat menjemput kebahagiaan mu bung" balas pria itu.


"Thank's.. aku akan menebus waktu yang hilang selama ini"

__ADS_1


*


*


Wilona telah selesai memeriksakan kehamilan nya pada dokter khusus yang keluarga nya pesan.. selesai memeriksa kehamilan nya..Wilona memilih tidur karena badan nya lelah entah kehamilan nya membuat nya semakin malas bergerak.


Waktu memang sudah menunjukkan pukul setengah 9..Wilona dan orangtua nya kembali dari rumah sakit setelah menempuh perjalanan kira-kira 1 setengah jam itu sudah di tambah macet.


"Selamat malam papah..kami merindukan mu" ucap Wilona pada foto Wisnu yang terpajang di kamar nya.


Wilona terlelap setelah meminum vitamin yang di berikan dokter tadi..dia meminum vitamin itu dengan memandangi foto Wisnu seakan Wisnu benar-benar berada di hadapan nya dan bukan halusinasi lagi seperti biasa nya.


Saat Wilona sudah terlelap dalam mimpi nya.. seseorang mendatangi nya dan ikut merebahkan diri di samping Wilona..dia membelai perut Wilona yang sudah membesar.

__ADS_1


"Selamat malam kesayangan..maaf" ucap nya sambil merengkuh tubuh Wilona.


Orang itu masih memeluk Wilona hingga dia ikut memejam kan mata nya di samping Wilona.


__ADS_2