
"Kau tidak berhak tau hubungan kami karena kau bukan siapa-siapa kami..jadi urus urusan mu sendiri dan jangan pernah muncul di hadapan kami lagi atau kau akan benar-benar menyesal..ayo honey" ucap Wisnu tajam menatap wanita itu dan beralih lembut pada Wilona.
Wanita itu hanya mengepalkan tangannya erat..dia benar-benar merasa terhina..apa dia kurang bohay di mata Wisnu..apa dia harus melakukan operasi lagi agar Wisnu bisa dan mau meliriknya.
*
*
Selepas itu baik Wilona dan Wisnu hanya diam tak ada kata yang terucap dari mulut keduanya..bahkan rengkuhan tangan Wisnu sudah Wilona tepis kasar.
Wisnu tau kalau Wilona pasti akan marah atau malah mendiaminya lebih dari sebelumnya..sialan siapa sih wanita itu padahal dia sedang berjuang agar Wilona memaafkan nya malah didatangi seorang wanita gila yang tak tau malu.
"Lona..kau marah?" tanya Wisnu menelisik wajah Wilona.
__ADS_1
"Bukan urusan ku" jawab Wilona ketus.
"Maaf..aku tak tau dia siapa..aku benar-benar tidak mengenalnya Lona" jujur Wisnu penuh keyakinan menatap wajah Wilona yang terlihat kecewa.
"Lepas" ucap Wilona dingin.
"Ok maaf..jangan marah lagi ya.. aku hanya mencintai mu tidak ada wanita lain selain dirimu" ucap Wisnu.
"Pulang" ucap Wilona yang langsung di setujui oleh Wisnu.
Wisnu hendak menggandeng tangan Wilona tapi segera di tepis Wilona karena dia benar-benar tidak tahan untuk tidak marah.. apa-apaan tadi di peluk wanita cih enak sekali hidup nya.
Sepanjang perjalanan Wilona hanya diam tak bergeming..dia masih asik mendengarkan lagu di ponselnya..lagu yang membuatnya tenang..untuk sementara dia akan lebih cuek dengan Wisnu itung-itung sebagai balasan.
__ADS_1
Sementara Wisnu..huhhh dia hanya menyetir dan sesekali melirik ke arah Wilona..ingin sekali dia rengkuh tubuh Wilona tapi dia masih waras..Wilona belum benar-benar mau menerima maaf nya jadi dia tidak boleh melakukan hal gila lainnya sebelum dia benar-benar kehilangan Wilona.
Sampailah mereka di apartemen Wisnu.. sebenar nya Wilona malas kembali ke apartemen Wisnu karena mengingat nya akan kejadian laknat itu tapi apa boleh buat apartemen nya sudah di huni orang lain tidak mungkin kan dia harus mengusir orang itu gila apa.
Wilona memasuki kamarnya sendiri Dnegan mengacuhkan Wisnu..sedangkan Wisnu dia juga memasuki kamarnya..ada kamera pengawas di kamar Wilona yang tidak Wilona ketahui..Wisnu hanya berjaga-jaga agar Wilona tidak melakukan hal-hal gila seperti yang dia pikirkan.
Wisnu melihat Wilona baru saja mengganti pakaiannya..sekarang Wilona telah berbaring di ranjang seperti nya dia menangis tapi wajahnya di tutupi selimut jadi dia tidak tau.
Wilona hanya memakai celana hot pants dengan singlet saja karena hari sudah semakin sore dan gelap jadi Wilona memutuskan untuk tidur dulu sebelum makan lagi nanti ketika merasa lapar.
Wisnu tenang dia juga memutuskan untuk memasak sejenak sebelum Wilona bangun..dia tak mau membuat Wilona repot sendiri jadi dia yang akan memasak untuk makan malam seperti kemarin-kemarin.
Setelah semuanya selesai Wisnu tidak makan lebih dulu dia menunggu Wilona makan karena dia juga tidak selera untuk makan..setidaknya Wilona tidak menolak tinggal dengannya itu sudah cukup bagi Wisnu.
__ADS_1