
"Lona awassss" teriak Wisnu mendorong tubuh Wilona ke samping.
BRAKKKKKK....
"WISNUUUUUUU" jerit Wilona saat melihat Wisnu tertabrak dan terpental.
Seketika suasana menjadi riuh karena tabrak lari yang di alami Wisnu dan Wilona.. orang-orang mulai mengerumuni Wisnu dan Wilona..ada yang menghubungi ambulan juga polisi.
Wilona tak henti-hentinya menangis dan meratap serta memeluk Wisnu yang tak sadarkan diri sesaat setelah tertabrak mobil itu..sungguh remuk hati Wilona melihat pengorbanan Wisnu yang menyelamatkan nya tanpa perduli dengan diri nya sendiri.
"Hiks.. Wisnu huhuhuhu..bangun hiks bangun Wisnu...huhuhuhu bangun sialannnn" tangis Wilona semakin pecah.
Ambulan telah tiba di lokasi kejadian begitupun polisi..mereka langsung mengusut kasus yang Wisnu dan Wilona alami..beberapa saksi memberikan kesaksian karena kebetulan tidak jauh dari tempat kejadian.
Wisnu di bawa ke rumah sakit terdekat..Wilona menghubungi Dimas menggunakan ponsel Wisnu..dia butuh seseorang untuk menguatkan nya.
__ADS_1
Wilona beserta petugas medis yang berada di ambulan telah sampai di rumah sakit..segera Wisnu di bawa ke ruang operasi untuk mendapatkan penanganan intensif..Wilona masih setia menunggu di depan ruang operasi dengan perasaan tak menentu.
Dia hanya bisa berharap semoga Wisnu baik-baik saja.. setelah a menyesal telah bersikap acuh dia benar-benar menyesal..andai waktu bisa berputar dia akan jujur dengan perasaan nya..dia duga memaafkan Wisnu jauh sebelum Wisnu meminta maaf tapi apalah daya dia seorang sudah sangat menyesal.
"Kau kuat Wisnu..kau kuat..aku sudah memaafkan mu hiks..kau harus sembuh hiks..kau harus sembuh" ucap Wilona komat Kamit sambil menggigiti kuku tangan nya tanda dia tengah ketakutan dan khawatir.
Dimas dan kekasihnya telah sampai di rumah sakit yang Wilona sebutkan..mereka menuju ruang operasi untuk menemui Wilona..merek dapat melihat sosok Wilona yang biasanya ceria dan cerewet kini hanya bisa terduduk tanpa daya.
"Wilona" panggil kekasih Dimas.
"Ania Wisnu hiks Wisnu dia..hiks dia menyelamatkan ku hiks..dia huhuhuhu bodoh huhuhu" ucap Wilona seakan menceritakan namun tak sanggup.
"It's ok..dia akan baik-baik saja.. percayalah" Ania menenangkan Wilona.
Wilona masih menangis dalam pelukan Ania..Ania tidak masalah dia sangat paham dengan perasaan Wilona..dia pernah mengalaminya sendiri..mantan terindah nya meninggal demi menyelamatkan nya.
__ADS_1
Dimas seakan tau keadaan sang kekasih dan sahabatnya..dia merengkuh keduanya bersamaan..dia elus kepala Ania dan memberikan kekuatan pada kekasihnya serta menepuk punggung Wilona memberikan kekuatan lebih.
"Lona semua akan baik-baik saja.. percaya lah Wisnu pria yang kuat dia akan menjagamu tidak mungkin dia membiarkan mu sedih sendirian berlama-lama" ucap Dimas
Wiliam melepaskan pelukannya dan duduk kembali di kursi tunggu di depan ruang operasi.. Ania juga duduk dan menemani Wilona dia hanya bisa menguatkan Wilona.
*
*
"Bagaimana keadaannya dok?" tanya Dimas mewakili Wilona.
"Huhhh pasien..keadaan nya sangat tidak memungkinkan..hanya sedikit harapan untuk bisa bertahan hidup..maaf kami sudah melakukan yang terbaik" ucap dokter itu dengan raut wajah sendu.
"Tidakkkkkk.." jerit Wilona sebelum akhirnya tak sadarkan diri.
__ADS_1
"Wilona..astaga" Dimas menahan tubuh Wilona dan memindahkan nya ke salah satu ruang perawatan.. Ania menemani Wilona sementara dia mengurus pemakaman Wisnu.