MENGEJAR CINTA WILONA

MENGEJAR CINTA WILONA
Ep 9_Kau Mesum


__ADS_3

Wisnu mendekati kamar mandi karena hening tak ada suara..dia mengetuk pintu kamar mandi juga tak ada sahutan dari dalam..jelas tidak ada sahutan karena Wilona tengah terlelap dengan damainya di dalam bathtub air hangat.


Wisnu memberanikan diri membuka pintu kamar mandi dan seketika dia mematung melihat sebuah pemandangan yang menggiurkan bagi imannya..sabar Wisnu..kuatkan imanmu.


"Wilona..astaga dia tidur.. bagaimana ini nanti dia masuk angin lagi.. hishhh aku kira dia kabur" Wisnu.


Di saat Wisnu hendak keluar saat itu juga Wilona membuka matanya dan terkejut melihat Wisnu sudah berada di ambang pintu kamar mandinya.


Sekuat tenaga Wilona berteriak karena dia merasa malu juga kesal dengan sikap Wisnu yang mesum..astaga apa dia sempat melakukan sesuatu..apakah dia masih tersegel shitt pikiran macam apa ini.


"Arghhhhhh..mesummmmmm" Wilona.


Wisnu menutup telinga karena jeritan Wilona begitu keras dan memekik di telinganya..sialan bisa tuli dadakan kalau begini..belum di apa-apa kan saja sudah begini bagaimana kalau eh__astaga otak kemana kau membawaku traveling.


"Hey jangan berteriak..astaga aku tidak macam-macam hanya khawatir karena kau tidak bersuara sejak tadi..aku sudah mengetuk bahkan memanggil mu tapi kau tak menjawab..aku kira kau kabur" Wisnu.


"Yaaaakkk..keluar kau..kau mesum..PERGIIII" Wilona.


"Ok aku keluar..tutupi dulu gunung Himalaya mu takut meledak " Wisnu.


"Yaaaakkk Wisnu sialannnn"

__ADS_1


Wisnu keluar dari kamar Wilona dengan tawa yang menggelegar di setiap ruangan..astaga dia sudah gila bisa-bisanya mengatakan hal seperti itu..bisa habis nanti di hajar Wilona.


*


*


Dua orang berbeda kelamin itu kini tengah duduk dengan saling tatap..sang wanita menatap tajam bahkan ingin mencabik-cabik sang pria karena sudah berani melihat aset berharga nya.


Sedangkan sang pria dia hanya diam tak bergeming..dia menantikan apa yang akan sang wanita lakukan padanya nanti.


"Apa saja yang kau lihat tadi hah?" Wilona.


"Tidak ada" Wisnu.


"Oh..gunung Himalaya" Wisnu.


"Yaaaakkk Wisnu sialannnn..mulutmu ya" Wilona.


"Kenapa..aku memang melihatnya" Wisnu.


"Arghhhhhh sialan kau Wisnu" Wilona.

__ADS_1


"Sudahlah toh nantinya itu akan menjadi milikku..benar kan?" Wisnu.


"Cih percaya diri sekali kau..atas dasar apa kau bicara nyeleneh begitu..jangan halus bos" Wilona kesal.


"Atas dasar apa hmm..atas dasar keyakinan dan cinta kita" Wisnu.


"Ck..sudahlah terserah kau saja..aku lapar bukakan pintunya karena aku tak tau kodenya" Wilona.


"Makan di sini saja..biar aku masakan" Wisnu.


"Ck..kau tak bisa memasak dan aku sedang bosan" Wilona


"Aku sudah bisa memasak sejak kau pergi dariku aku sudah belajar memasak karena aku ingin menjadi suami siaga untukmu" Wisnu.


"Hargghhh sudahlah Wisnu jangan bahas hal yang belum pasti..ck menyebalkan"


Wisnu pergi ke dapur untuk memasak makanan untuk mereka berdua..sedangkan Wilona..dia hanya melihat kelihaian tangan Wisnu yang dengan gesit menggunakan alat dapur.


"Astaga dia benar-benar bisa memasak..wah kemajuan" Wilona.


Wisnu hanya tersenyum melihat dan mendengar gumaman Wilona meski terdengar seperti bisikan tapi dapat dia dengar dengan jelas.

__ADS_1


"Sudah siap..ayo makan" Wisnu


"Kau masak apa..apa bisa kau jamin aku akan tetap hidup jika memakannya?" Wilona.


__ADS_2