MENGEJAR CINTA WILONA

MENGEJAR CINTA WILONA
Ep 19_Kecewa


__ADS_3

"Afika"


Deggg......


Di saat Wisnu dan Wilona tengah duduk dan menikmati pemandangan taman di sana..mata Wisnu tak sengaja melihat sosok wanita yang sampai sekarang masih melekat dalam hatinya.


Wisnu berucap dalam hati menyebutkan nama Afika sang gadis yang menjadi pemilik hatinya selama ini.


"Wisnu kau melamun?" tanya Wilona.


Wisnu tak menjawab dia masih menatap sosok Afika yang tengah berdiri berdampingan dengan sang suami yaitu Arya Dirgantara dengan di sisi kanan dan kirinya dua anak laki-laki dan perempuan yang wajahnya begitu mirip orangtuanya yaitu Arika dan Arka.


Wilona mengikuti pandangan mata Wisnu yang mengarah pada seorang wanita yang seringkali dia dengar dalam cerita Wisnu.


Deggg.....


Jantung Wilona berdetak kencang kala melihat wanita yang sering Wisnu ceritakan setiap kali mereka bertemu..apakah masih ada perasaan dalam hati Wisnu pada wanita beranak dua itu.. jika memang ada lebih baik dia yang mengalah.


"Wisnu..kau masih mencintai nya?" tanya Wilona

__ADS_1


Deggg.......


Wisnu spontan menoleh pada Wilona..nyut.. hatinya berdenyut ada sesak mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Wilona gadis yang dia cintai saat ini.


"Lona..aku..a..aku" Wisnu tergagap


"Sudahlah Wisnu..lebih baik aku mengalah..renungkan kembali perasaan mu padaku..aku tak mau hanya menjadi bayangan dari wanita itu" ucap Wilona tegas.


Setelah mengatakan itu Wilona berdiri dan melangkah menjauh dari tempat dimana Wisnu duduk..dengan langkah sedikit cepat Wilona bersembunyi sebelum Wisnu berhasil mengejarnya.


Wilona ingin menenangkan diri lebih tepatnya hatinya yang sakit kala melihat tatapan mendamba Wisnu pada Afika..sungguh Wilona tak sanggup lagi merasakan sakitnya.


"........"


"Sekarang..jangan kelamaan dan sediakan tempat untukku menginap setidaknya seminggu ini" Wilona


"........"


"Jangan banyak tanya..cepatlah" Wilona sedikit kesal.

__ADS_1


Sambungan terputus Wilona duduk sambil mengusap air matanya yang tiba-tiba meleleh.. sungguh tak sanggup lagi jika Wilona harus merasakan sakit yang sama seperti dulu..kecewa ya hanya itu yang ada dalam benak Wilona saat ini.


Sementara di sisi lain Wisnu baru tersadar bahwa Wilona sudah tiada di sana..seketika hatinya cemas takut jika Wilona pergi dan menghilang lagi darinya..bodoh..Wisnu merutuki diri sendiri karena masih saja terjebak akan cinta yang takkan mungkin bisa dia gapai.


"Wilona..Lonaaaa" panggil Wisnu kala mengedarkan pandangannya dan tak menemukan sosok yang dia cari di sekitarnya.


Wisnu menjambak rambut nya kesal..bodoh..dia begitu bodoh karena bisa-bisanya dia malah memandangi wanita yang takkan pernah bisa dia miliki dan membiarkan wanita yang jelas-jelas ada di sampingnya.


"Lina kau kemana..haishhh kenapa jadi begini sih sialannnn" Wisnu frustasi karena hatinya benar-benar masih bisa goyah.


Pantas saja jika Wilona marah sama meninggalkan nya jika dalam hati Wisnu masih ada rasa untuk perempuan lain..sekarang Wisnu begitu menyesal karena tidak tegas dengan hatinya..harusnya dia memikirkan perasaan Wilona saat itu bukan malah memandangi wanita lain.


"Sial kemana kamu Lona..please jangan pergi lagi Lona" batin Wisnu gusar takut kehilangan gadisnya lagi.


Wisnu terus mencari kesana kemari sambil sesekali menghubungi ponsel Wilona namun non aktif..di saat Wisnu tengah gusar di sisi lain Wilona tengah meraung keras di apartemen yang Dimas sediakan.


Wilona sendirian karena dia tak mau ada sesiapapun mengganggu waktu nya..dia ingin melampiaskan kekesalannya pada kesendirian.


"Wisnu sialannnn..aku benci padamuuuuuu arghhhhhh"

__ADS_1


__ADS_2