
Saat Wilona sudah terlelap dalam mimpi nya.. seseorang mendatangi nya dan ikut merebahkan diri di samping Wilona..dia membelai perut Wilona yang sudah membesar.
"Selamat malam kesayangan..maaf" ucap nya sambil merengkuh tubuh Wilona.
Orang itu masih memeluk Wilona hingga dia ikut memejam kan mata nya di samping Wilona..Wilona merasakan kehangatan yang selama ini dia rindukan kehangatan yang sudah lama tidak dia rasakan..entah nyata atau tidak dia hanya ingin merasakan kehangatan itu untuk nya sendiri.
Wilona semakin terlelap dalam tidur nya..dia tak peduli jika ini hanya mimpi yang dia mau hanya saat ini hanya milik nya dan dia tak mau merusak momen ini dengan membuka mata nya.
Pagi menjelang..suara kicauan burung mulai terdengar di telinga orang yang memeluk tubuh Wilona..dia membuka mata nya dan melihat sang pujaan hati masih terlelap dalam tidur nya..dia tersenyum dan membelai pipi yang sudah terlihat tembam di mata nya.
"Morning sayang..selamat pagi kesayangan..cups" ucap nya sambil mengecup kening Wilona.
Orang itu bangun dan menuju kamar mandi..saat dia telah berada di dalam kamar mandi Wilona membuka mata nya dan terisak ternyata benar dia hanya bermimpi di peluk Wisnu.. seperti nya dia sudah gila hingga amat sangat merindukan sentuhan hangat Wisnu bahkan sampai memimpikan nya.
__ADS_1
"Hiks..aku merindukan mu Wisnu..hiks..kami merindukan mu" ucapnya masih terisak karena sentuhan semalam itu begitu terasa nyata sekali bagi nya.
*
*
"Pah apa Wilona belum bangun?" tanya sang ibu mengenai Wilona yang biasanya sudah bangun pagi-pagi sekali.
"Biarkan saja mah" ujar sang ayah agar istri nya membiarkan Wilona.
Mereka rasa Wilona akan bahagia setelah bangun nanti karena orang yang selama ini dia kira tiada ternyata masih ada dan tengah memeluk nya.
Membayangkan wajah bahagia anak nya ibu dan ayah Wilona juga ikut bahagia meski belum melihat raut wajah anak nya tapi mereka bisa membayangkan nya pasti saat ini Wilona tengah terisak dan mencecar berbagai macam pertanyaan yang ingin dia tanyakan pada nya.
__ADS_1
#Kemblai ke kamar Wilona.....
"Sayang kau kenapa?" tanya seseorang yang baru saja keluar dari kamar mandi.
Wilona menoleh ke samping dan menemukan orang yang sangat dia rindukan tengah menatap nya tak jauh dari ranjang bahkan mendekat dan duduk di depan nya.
Wiliam semakin terisak kala tangan orang itu menyentuh wajah nya..sama..rasa hangat nya sama seperti semalam..cih lihat lah dia bahkan sudah mulai hilang kewarasan karena terlalu merindukan sosok Wisnu.
"Aku merindukan mu hiks hiks..kami merindukan mu Wisnu..hiks huhuhuhu" ujar nya sambil tergugu menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya.
"Sayang..jangan menangis..aku juga merindukan mu" ucap sosok itu mengelus rambut hitam Wilona dan beralih pada perut buncit nya.
"Kau..ka..kau..kau nyata..hiks ini..ini..bukan mimpi..be..benar..kah..wi..Wisnu?" ucap Wilona terbata tak menyangka bahwa Wisnu masih hidup.
__ADS_1
Wisnu mengangguk dan tersenyum hangat pada Wilona kemudian dia merengkuh tubuh Wilona yang bergetar karena tangis nya..astaga dia telah membuat wanita tercinta nya bersedih.
"Jangan sedih sayang..aku masih hidup..jangan menangis lagi..kasihan anak kita..maaf aku baru datang sekarang" ucap Wisnu masih merengkuh tubuh Wilona.