
"Stop Wisnu..jangan memberiku harapan lagi..aku tak sanggup sakit untuk kedua kalinya"
"Lihat aku Lona..tatap mataku..lihatlah kau akan tau apakah aku hanya memberimu harapan palsu semata atau memang bersungguh sungguh"
Wilona menatap dalam mata Wisnu ya dia dapat melihat kesungguhan di mata Wisnu.. tapi entah mengapa hatinya belum sepenuhnya percaya akan kata-kata Wisnu..biarlah waktu yang menunjukkan padanya.
Wilona melangkah meninggalkan Wisnu yang masih menatap Wilona..tak berapa lama Wisnu tersadar dan mengikuti Wilona hingga mereka sampai di unit dimana Wilona tinggal.
Wilona masuk dan di susul Wisnu..sialan dia tidak bisa tenang jika Wisnu bersamanya.. bagaimana nasib jantungnya yang bekerja ekstra jika Wisnu di dekatnya..Wisnu keparat.
"Wow..kau berani tinggal di sini..apa kau sendiri?" Wisnu.
"Memang kau pikir aku tinggal dengan siapa hah?" Wilona.
"Ya aku pikir kau tinggal dengan mamah mu" Wisnu.
"Sudahlah lebih baik kau pulang..aku lelah" Wilona
__ADS_1
"Sudah aku katakan aku akan tinggal di sini denganmu..terserah kau suka atau tidak" Wisnu.
"Arghhhhhh sialan kau..terserah kau saja" Wilona.
Wisnu melangkah menuju kamar yang kosong setelah mengunci pintu keluar..dia takut Wilona pergi di saat dia lengah tidak akan dia biarkan Wilona pergi lagi.
Wisnu melihat-lihat dekorasi kamar yang ada di apartemen Wilona..desainnya menarik meski tak cukup besar tapi nyaman untuk di tempati.
"Nyaman..dia memang hebat dalam menata ruangan..ayo Wisnu dapatkan kembali hatinya kau pasti bisa" Wisnu menyemangati diri sendiri agar berjuang untuk mendapatkan hati Wilona lagi.
"Arghhhhhh sialan dia..huhhh sbar Wilona sabar"
Wilona menghembuskan nafasnya panjang..dia frustasi karena bertemu Wisnu kembali dan sekarang lihatlah mereka bahkan tinggal bersama..Wisnu benar-benar sudah gila sepertinya.. bisa-bisa jantungnya lepas kalau seperti ini.
"Bagaimana ini..hishhh dia memang serius dengan ucapannya..astaga bagaimana ini..ayo Wilona berfikir lah"
__ADS_1
Lama berfikir namun zonk yang dia dapat..semakin buntu tak ada pilihan lain..baiklah tidak apa buat Wisnu pergi sendiri dari apartemen ya hanya itu jalan satu-satunya.
Lelah karena berdebat dengan Wisnu kini Wilona memilih membersihkan diri dari segala kekalutan yang menerpanya sejak bertemu Wisnu lagi.
Wilona memilih berendam dalam bathtub untuk merilekskan badan dan pikiran nya..dia butuh ketenangan biarkan saja Wisnu melakukan apapun yang dia mau di apartemen nya dia tidak peduli.
Di saya dia asik berendam ternyata Wilona lupa tidak mengunci pintu kamarnya..apa yang akan terjadi selanjutnya..apa Wisnu akan masuk kedalam kamar Wilona kemudian melakukan hal itu.
*
*
"Wilona sedang apa ya..rasanya aku ingin selalu melihat wajah nya untuk penyemangat"
Wisnu bergegas menuju kamar Wilona..kebetulan kamar Wilona tak jauh dari kamarnya hanya di sebelah kamarnya.
Tokk..tokk..tokk..
__ADS_1
Tidak ada jawaban..Wisnu panik takut Wilona pergi dan berhasil membuka sandi pintu masuk nya..sialan..Wisnu masuk karena memang tak di kunci.
Setelah berhasil masuk dia mulai mencari kesana kemari tapi kosong ah hanya satu tempat yang belum dia kunjungi yaitu kamar mandi.nharuskah dia melihat kamar mandi juga.. bagaimana jika dia tengah mandi astaga bagaimana ini.