MENGEJAR CINTA WILONA

MENGEJAR CINTA WILONA
Ep 30_Wisnu Yang Aneh


__ADS_3

Wisnu sudah kembali ke kamar..dia memilih mandi sejenak untuk merefresh tubuhnya agar lebih segar..dia berharap Wilona segera memaafkan nya..dia akan berjuang demi maaf dari Wilona.


"Bukalah pintu maafmu Lona..aku akan setia menanti kan maaf darimu" ucap Wisnu yang tengah menatap layar laptopnya yang menampilkan gambar dimana Wilona tengah terlelap dalam tidur.


Selesai dengan urusan mandinya kini Wisnu telah berpakaian lengkap dan bersiap memeriksa email yang masuk dari Ardina sang asisten.


Wisnu bekerja sembari menanti Wiliam terbangun..dia tidak kelaparan hanya saja dia khawatir karena Wilona belum juga terbangun padahal sudah larut dan jam menunjukkan pukul 11 malam.


"Apa Wilona tidak lapar..astaga apa yang harus aku lakukan..huhh" ucap Wisnu khawatir dan memikirkan apa yang akan dia lakukan selanjutnya.


*


*


Hari terus berganti..tak terasa sudah 3 Minggu setelah kejadian itu baik Wisnu maupun Wilona kini mereka sudah sedikit lebih hangat dari sebelumnya.


Tentu itu tak lupa dari usaha Wisnu yang terus membujuk Wilona untuk memaafkan nya dengan segala cara dan sedikit membuahkan hasil nya.


Sore itu Wisnu mengajak Wilona untuk jalan-jalan di sekitar taman kota..entah kenapa Wisnu ingin sekali ke sana dan menghabiskan waktu bersama Wilona.

__ADS_1


"Kau mau pesan apa Lona?" tanya Wisnu dengan senyumannya.


"Tidak usah" jawab Wilona singkat.


"Baiklah..ayo duduk di bangku sana" ajak Wisnu ke salah satu bangku taman yang kosong.


Wilona hanya menurut saja..dia juga lelah dan heran dengan sikap Wisnu yang seakan-akan tidak bisa melihat hari esok..ah apa yang dia pikirkan hishhh sudahlah turuti saja.


Setelah mereka duduk mereka hanya diam.. Wisnu memotret setiap momen kebersamaan mereka..hal itu membuat Wilona sedikit cemas..apa Wisnu akan meninggalkan nya sendirian karena dia tidak kunjung memaafkan nya.


"Lona lihat sini..ayo kita berselfie..aku ingin kau selalu melihat wajahku yang tersenyum" ucap Wisnu.


"Hahah kau takut aku meninggalkan mu..tenang saja meski aku tiada kau masih bisa memiliki kembaran diriku versi mini nya..aku harap dia sudah ada di perut mu agar aku bisa bahagia" ucap Wisnu semakin ngawur.


"Diam jangan banyak bicara" ucap Wilona dengan rona merah di pipi nya karena mendengar ucapan Wisnu.


"Hahahaha..Lona aku mau tanya.. bagaimana jika aku mati..apa kau akan sedih atau bahagia?" tanya Wisnu tiba-tiba.


"Sialan kau Wisnu..diam dan jangan banyak omong" Wilona benar-benar tidak suka topik pembahasan nya.

__ADS_1


"Hey aku hanya bertanya..apa kau senang jika aku mati atau malah sedih..kenapa kau marah hm..tenang saja aku tidak akan meninggalkan mu begitu saja" ucap Wisnu merengkuh tubuh Wilona meski harus mendapatkan beberapa kali pukulan.


"Kau mau makan sesuatu..katakan saja jangan di pendam sendiri" bujuk Wisnu.


"Ck..diamlah Wisnu..kau menyebalkan kau tau" ucap Wilona kesal karena Wisnu terus menerus membujuknya untuk meminta sesuatu.


"Ayolah sayang.. aku ingin membelikan mu makanan masa kita jalan tapi hanya ada kekosongan saja kan tidak lucu" ucap Wisnu berkilah.


"Ck..baiklah ayo aku ingin burrito di sana" Wilona.


"Baiklah" Wisnu.


Mereka berjalan bergandengan meski Wilona berkali-kali menepis tapi Wisnu tetaplah Wisnu dia tidak kenal lelah.. akhirnya Wilona membiarkan saja toh tidak ada gunanya melawan.


Di saat mereka tengah berjalan dengan santai tanpa sengaja dari arah berlawanan tampak sebuah mobil yang melaju ke arah mereka lebih tepatnya ke arah Wilona dengan cepat dan jendela menabrak Wilona tapi naas Wisnu mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Wilona.


"Lona awassss" teriak Wisnu mendorong tubuh Wilona ke samping.


BRAKKKKKK....

__ADS_1


"WISNUUUUUUU" jerit Wilona saat melihat Wisnu tertabrak dan terpental.


__ADS_2