MENGEJAR CINTA WILONA

MENGEJAR CINTA WILONA
Ep 7_Tidak Akan Menyerah


__ADS_3

"Aku tak bisa Wilona" ucap Wisnu pasti.


"Kenapa?" tanya Wilona heran.


"Aku__entahlah" jawab Wisnu ragu.


"Hahah pergilah aku tidak ingin masuk dalam kehidupan mu lagi..jauhi aku Wisnu"


"Tidak akan pernah Wilona"


"Kenapa..kenapa kau egois Wisnu.. kenapa__emmmppp"


Belum selesai Wilona berucap Wisnu sudah mellumat bibir Wilona yang menurutnya semakin cerewet..dia tak mau mendengarkan perkataan Wilona lebih lanjut.


Selesai dengan llumatan itu kini baik Wisnu maupun Wilona mereka sama-sama mengatur nafasnya..Wilona menatap tajam Wisnu yang sudah berani merebut first kiss nya.


"Kau..brengsek kau Wisnu" umpat Wilona kesal pada Wisnu.


"Tidak masalah"


"Sialan kau..pergi jangan dekati aku lagi"


"Tidak akan"


"Apa maumu Wisnu?


"Dirimu"


"Cih..hatiku sudah tertutup rapat untukmu..kejarlah cinta pertama mu..jauhi aku jangan ganggu aku lagi"


"Aku tidak akan menyerah Wilona..terserah kau mau menganggap aku apa yang aku tau kau adalah wanita satu-satunya dalam hatiku saat ini"


"Hahaha jangan mengigau Wisnu..leluconmu sangat tidak lucu"


"Aku serius Wilona..terserah kau mau percaya atau tidak itu hakmu"

__ADS_1


"Terserah kau saja"


Wilona hendak keluar dari toilet tapi di tahan oleh tangan kekar Wisnu..astaga dia tidak bisa berlama-lama dengan pria itu kalau tidak hatinya akan luluh lagi..sialan.


"Wisnu awas aku ingin keluar"


"Aku ikut..dimana kau tinggal?"


"Mau apa?"


"Aku akan tinggal denganmu


"Kau gila?"


"Ya bisa jadi"


"Astaga enyahlah aku muak padamu"


"Aku juga mencintaimu"


"Sialan kau..maumu apa Wisnu?


"Kau sudah benar-benar gila atau memang sudah gila sejak patah hati hah?"


"Terserah kau saja Lona..ayo pulang"


"Hey"


Belum sempat menjawab tangan Wilona sudah di tarik oleh Wisnu tanpa peduli dia terseok-seok mengikuti langkah kakinya.


"Lepaskan aku Wisnu..sialan kau"


"Diamlah..atau kau mau kita menjadi tontonan?"


"Sialan"

__ADS_1


"Aku menyukaimu juga"


"Haishhh..kau memang gila"


Wisnu hanya tersenyum sambil lanjut melangkah menuju Diaman mobilnya di parkir kan..dia juga sudah mengirim pesan pada Ardina agar dia kembali ke hotel karena dia akan tinggal dengan Wilona selam di London.. pekerjaan nya juga di alihkan ke cabang yang ada di kota London.


Sampailah mereka di tempat parkir..Wisnu membukakan pintu mobil untuk Wilona dan menyuruh wanita itu masuk..di susul dengan dirinya di kursi pengemudi.


"Alamatmu"


"Untuk apa Wisnu?"


"Baiklah jika kau tak mau memberikan alamatmu maka kita ke hotel tempatku menginap saja bagaimana?"


"Hey..jangan gila ya"


"So?"


"Hishhh xxx"


"Ok..let go home sayang"


"Cih jangan pernah memanggilku dengan sebutan mengerikan itu"


"Why?"


"Menjijikkan"


"Nanti kau akan terbiasa"


"Huhhh terserah kau saja"


Tak berapa lama kemudian perjalanan pun sampai di apartemen dimana Wilona tinggal..Wisnu membukakan pintu mobil untuk Wilona.. benar-benar perlakuan manis Wisnu pada Wilona mampu menggetarkan hati nya kembali dan semakin dalam getaran yang dia rasakan.


"Stop Wisnu..jangan memberiku harapan lagi..aku tak sanggup sakit untuk kedua kalinya"

__ADS_1


"Lihat aku Lona..tatap mataku..lihatlah kau akan tau apakah aku hanya memberimu harapan palsu semata atau memang bersungguh sungguh"


Wilona menatap dalam mata Wisnu ya dia dapat melihat kesungguhan di mata Wisnu.. tapi entah mengapa hatinya belum sepenuhnya percaya akan kata-kata Wisnu..biarlah waktu yang menunjukkan padanya.


__ADS_2