Mengoda Mantan Ipar

Mengoda Mantan Ipar
Part 23


__ADS_3

Kini Nia pergi sejauh yang ia bisa, membawa satu-satunya pewaris yang belum lahir yang untuk balas dendam kepada mereka yang telah menyakiti.


Nia ingin membuat Regal dan Sera menderita tekanan batin, seperti yang dirasakan Alisa kakaknya saat kehilangan calon bayinya karena mereka.


Selama masa kehamilan Nia melewatinya sendiri dan masih terus bekerja di cafe yang ia buka.


Di sisi lain Regal terus menerus mencari informasi keberadaan Nia dan juga calon anaknya, selain itu juga untuk memulihkan kesehatan Sera yang mengalami stroke setelah mendapatkan kabar jika cucu satu-satunya di bawa kabur Nia dan juga Menantunya yaitu Maya harus mendekam di penjara selama empat tahun kurungan.


"Kamu dimana Nia, Sudah berbulan-bulan aku mencari keberadaan mu. Tapi sampai saat ini belum juga bisa menemukan kamu. Apakan anak kita sudah lahir? Bagaimana wajahnya, pasti dia sangat tampan." Ucap Regal seraya memandangi foto Nia yang selalu menemaninya dalam kerinduan.


"Regal meraih ponselnya dan segera menghubungi orang-orang suruhannya untuk mencari tau informasi keberadaan Nia, namun lagi-lagi nihil, membuat Regal semakin frustasi dan keyakinannya untuk bisa menemukan Nia pun semakin kecil.


Terdengar ketukan pintu dari luar ruang kerja Regal, dan segera saja Regal menyuruhnya masuk. Adrian pun segera masuk dan duduk di sofa yang ada diruang kerja Regal.


"Bagaimana kabar kakak Nia, Apa kamu sudah menemukannya?" tanya Adrian, dan Regal hanya menggeleng, memperlihatkan jika dirinya sudah frustasi.

__ADS_1


Adrian mengeluarkan selembar dari dalam sakunya dan melemparkannya di atas meja.


"Aku menemukan ini terselip di antara kemeja yang dikembalikan Nia, siapa tau ini bisa menjadi petunjuk menemukan keberadaan Nia." ungkap Adrian. Regal segera melirik kertas tersebut dan segera bangkit berdiri untuk mengambilnya.


Segera saja Regal membaca brosur salah satu penerbangan.


"Apa kamu yakin jika Nia pergi ke tempat ini?" tanya Regal dan Adrian meyakinkan. Secerah harapan pun kembali muncul.


"Aku harus mencobanya, aku akan segera pergi ke sana untuk mencarinya, aku harus bisa menemukan dia di sana, dan membawanya kembali.


"Aaaaahhhh." Nia yang tengah di sibukkan dengan cafe yang cukup ramai, tiba-tiba merasakan sakit yang amat luar biasa. Nia segera meraih kursi yang ada di dekatnya untuk berpegang. Ia mencengkram kuat sandaran kursi sambil tetap berdiri. Tiba-tiba cairan bening tiba-tiba keluar dan langsung membuat lantai tempat Nia berpijak tergenang cairan bening tersebut.


Salah satu pelayan cafe yang melihat Nia segera menghampiri.


"Ada apa Nona?" tanya pelayan itu, dan langsung ternganga melihat air ketuban bosnya yang sudah keluar

__ADS_1


"Cepat panggilkan ambulans, sepertinya aku akan melahirkan." titah Nia, seraya menahan rasa sakit yang hilang datang.


Dengan segera pelayan itu pun menghubungi rumah sakit untuk menjemput Nia yang sudah tak berdaya.


Para pengunjung cafe pun di buat terkejut saat ada ambulans datang ke cafe dan mereka pun bertanya-tanya. Namun pertanyaan mereka segera terjawab saat melihat owner cafe yang mereka kunjungi tengah di bawa ke dalam ambulans .


Sirine ambulan pun terdengar saat meninggalkan cafe untuk menuju rumah sakit, Pertolongan pun segera di lakukan, dimana kondisi Nia yang sudah kehilangan begitu banyak cairan air ketuban.


Sesampainya di rumah sakit, Nia segera di bawa ke ruang bersalin untuk melakukan proses persalinan, dimana tidak ada satu keluarga pun yang menemani.


Setelah perjuangannya di ruang bersalin. Akhirnya suara tangis bayi laki-laki pun menggema di ruangan tersebut. Perasaan campur aduk pun Nia rasakan. Perjuangannya selama beberapa bulan menjaga kehamilannya akhirnya tergantikan saat melihat bayi mungil yang kini ada di dekapannya.


"Selamat datang dalam hidup mama, sayang Kehadiranmu adalah penyemangat mama untuk tetap bertahan." ucap Nia dan tak terasa air Bering pun keluar dari sudut mata Nia saat ingat jika anak tersebut adalah anak Regal.


Suster pun segera mengambil baby tersebut untuk di bersihkan begitupun Nia dan mereka akan bertemu di ruang rawat nantinya.

__ADS_1


To Be Continued ☺️☺️☺️


__ADS_2