
"Kenapa kamu tega Van? menyembunyikan keberadaan Nia dariku. Apa kamu senang melihatku menderita, hah. Kurang baik apa aku padamu, tapi kenapa kamu melakukan itu padaku." Cecar Regal yang kesal.
"Dengarkan aku Regal. Aku gak bermaksud untuk menyembunyikannya, tapi Nia sendiri yang menginginkannya. Dia tidak ingin melihat ataupun bertemu denganmu selama masih ada Maya disisi mu. Dia gak mau anaknya kenapa-kenapa, makanya dia memutuskan untuk menjauhi mu. Percayalah padaku Regal, Walaupun aku juga mencintai Nia tapi aku ingin bersaing secara sehat tidak menusuk dari belakang." Jelas Evan.
"Baiklah, Kali ini aku memaafkan kamu, tapi tidak untuk lain kali. Dan aku memaafkan itupun sebagai bentuk terimakasih karena kamu sudah menjaga Nia selama dia jauh dariku. Sekarang kembalilah ke Indonesia, aku sudah ada di sini untuk menemaninya." Titah Regal, lalu pergi untuk menemui dokter.
Evan hanya bisa menghela nafas, jika bukan kerena jasa-jasa Regal. mungkin Evan masih akan bersikeras untuk mengambil hati Nia.
Tanpa pamit, Evan pun pergi meninggalkan Nia. Membiarkan Nia menjalani pilihannya, yaitu memilih Regal untuk menjadi pendamping bukan dirinya.
****
Setelah dua Minggu, dan saran dari dokter, Nia pun akhirnya di bawa kembali ke Indonesia.
__ADS_1
"Akhirnya aku Kembali." Gumam Nia saat keluar dari bandara.
"Sudah siap pulang ke rumah sayang?" tanya Regal sebelum mengajaknya masuk ke dalam mobil yang menjemput mereka.
Saat masuk Nia terkesiap saat di sapa seseorang di dalam mobil.
"Selamat datang kembali kakak ipar." sapa Adrian yang menjemput Mereka.
"Kita langsung pulang saja, kasihan Nia dan Ken pasti sangat lelah." Titah Regal.
Mereka pun segera kembali ke Mansion Axelo.
Akhirnya aku kembali, dimana seharusnya aku kembali. Maaf kak, aku mengambil Mas Regal kembali, Kami memang ditakdirkan untuk bersama, sejauh apapun aku menjauh, kami pasti akan bertemu lagi..
__ADS_1
"Aaarrgggghhhh, Perutku sakit sekali mas." Tiba-tiba Nia merasakan sakit di bagian perut tiba-tiba saat mobil tiba di mansion.
"Kamu tidak papa sayang? Aku akan segera panggilkan dokter. Adrian panggil pelayan untuk membawa baby Ken." Titah Regal dan Adrian pun segera memanggil pelayan.
Setelah baby Ken di bawah pelayan, Regal segera membawa Nia yang meringis kesakitan kedalam mansion dan Adrian segera menghubungi dokter untuk segera datang.
"Yang kuat sayang. Sebentar lagi dokternya datang." Regal merebahkan tubuh Nia di ranjang, namun Nia tak mau melepaskan tangan Regal. Semakin sakit rasanya, Nia mencengkeram lebih kuat genggaman tangannya.
Tak lama dokter pun datang dan memeriksa keadaan Nia, setelah tau penyebabnya dokter pun segera memberi obat untuknya agar segera diminum untuk mengurangi rasa sakit yang di deritanya.
"Kenapa kamu membawanya dalam perjalanan. Seharusnya dia belum bisa melakukan perjalanan jauh. Kondisinya belum benar-benar pulih pasca bersalin." Ucap sang dokter yang menyalahkan keputusan Regal yang membawa Nia kembali buru-buru.
"Tapi gak papa kan dia? Aku terpaksa membawanya pulang karena aku tidak bisa terlalu lama disana. Katakan padaku, apa dia perlu di bawa ke rumah sakit lagi?" saut Regal.
__ADS_1
"Gak perlu, aku sudah memberikannya obat. tolong obatnya di minum secara teratur sampai habis. Jika nanti masih ada keluhan hubungi aku lagi. Sekarang aku harus pergi, jaga dia baik-baik." Dokter itu pun segera pergi setelah pemeriksaan Nia selesai.
To Be Continued ☺️ ☺️☺️☺️