
Gelap aku tidak tau ini berada di mana, tetapi aku mendengar suara orang-orang berbicara.
Mata ku mulai terbuka dan melihat ruang yang Berdebu dan kosong serta atap yang hampir roboh.
Ternyata aku sedang berada di atas tempat tidur.
"I-ini di mana" batin ku.
"Kenapa aku yang di curi? apa salah ku? bagaimana keadaan ayah, Vallen,Elly dan Avilyn?"
Pertanyaan itu terus muncul di kepalaku.
Tiba-tiba seorang pria masuk melalui pintu yang sudah sedikit rusak, lalu berkata.
"Wahh Putri Tuan Duke sudah bangun" ucap nya tersenyum seram.
Wajah ku menunjukkan rasa marah dan tangan ku sedikit bergetar.
"Hei tidak usah takut nona, saya tidak akan melakukan sesuatu yang menyakiti nona" ucap nya.
"Kecuali jika Tuan Duke menolak keinginan yang saya mau ,mungkin saja saya akan sedikit kasar kepada nona" sambung nya lalu menyeringai.
"Apa yang dia mau" batin ku.
Lalu pria itu berbaring di tempat tidur sambil menatap langit malam.
"Hemm apa tuan Duke akan kemari?kita liat saja sampai besok" ucap nya.
"Dia tidak akan membiarkan putri nya terluka bukan?aku harap dia segera menyelamatkan mu~" ucap nya lalu segera bangun dari tempat tidur.
"Penjagaan sangat ketat loh, mungkin sekitar 50 orang yang berjaga mengelilingi rumah ini" ucap nya.
"Dan kau tidak akan menangis bukan, tanpa dongeng sebelum tidur~?" ucapnya lagi, lalu keluar dari kamar.
Aku menyandarkan diri di dinding tempat tidur, lalu menekukkan kedua kaki ku dan menangis di atasnya.
"Bagaimana aku ingin melindungi ayah dan semua orang yang ku sayangi jika aku selemah ini" ucap ku sambil mengusap air mata yang terus mengalir.
"Aku rindu ayahhh" batin ku,lalu menangis sesenggukan.
Tidak ingin larut dalam kesedihan,aku memutuskan untuk keluar dari rumah ini.
"Aku harus segera keluar dari rumah ini" aku menuruni tempat tidur lalu mengendap-endap ke arah pintu .
Ada 2 orang penjaga yang lagi berjalan maju mundur di depan kamar.
"Astaga" ucap ku pelan lalu melihat sekeliling untuk mencari cara agar aku bisa melewati penjaga itu.
Saat melihat sekeliling,aku menemukan lemari tua yang di belakang nya ada sedikit celah.
"Oh..!! aku punya ide" lalu aku mengendap-endap menuju ke belakang lemari itu.
__ADS_1
"Shusss" bagaikan ninja yang mengendap-endap untuk mengelabui musuh nya,sedikit lagi aku sampai ke belakang lemari itu.
"Krekkk" aku tidak sengaja menginjak Pecahan dinding yang roboh, lalu segera masuk ke belakang celah lemari itu
"Apa itu" ucap penjaga lalu menghampiri suara itu.
Aku panik karena penjaga itu sudah dekat dengan keberadaan ku.
"Ya Tuhan selamatkan aku" ucap batin ku.
Namun tiba-tiba Sesosok kucing hitam muncul entah dari mana.
"Meong".
"Astaga ternyata kucing?masuk dari mana dia" ucap penjaga itu.
"Kucing?" ucap penjaga satunya lagi menghampiri lalu mengangkat kucing itu.
"Hei kenapa kau bisa ada disini hah?apa kau penjaga hutan?"ucapnya sambil mengusap-usap bulu kucing hitam itu .
Penjaga yang tadi nya curiga dengan suara itu,Mereka pun kembali ke tempat semula.
Sementara itu kesempatan emas tadi,ku gunakan untuk kabur dari penjaga itu.
"Terima kasih kucing" ucap batin ku.
Melihat ada semacam lubang cukup besar di dinding dan mengarah langsung keluar rumah,aku segera masuk ke lubang itu dan yahh aku berhasil keluar.
Namun, itu tidak berlangsung lama , aku yang menghilang dari kamar sudah di ketahui oleh penjaga.
Penjaga sudah tersebar di segala penjuru,
dan ada salah satu penjaga yang berada di sekitaran semak yang aku diami.
Aku bersembunyi di semak-semak yang tumbuh banyak di sana ,tanpa sengaja waktu aku masuk ke dalam semak itu terdapat kayu yang runcing dan melukai lengan ku.
"Awww" ucap ku lalu terdengar oleh Penjaga yang berkeliling di sekitaran semak itu.
"NAH KAU TERTANGKAP" Penjaga itu berteriak sambil menarik kerah baju ku dari belakang.
"Arghhhhh" Aku berteriak sekencang mungkin.
Lalu tiba-tiba penjaga itu di tusuk dari belakang dan terjatuh.
"Gubrakk"
...KEDIAMAN KELUARGA KATELYN...
Louis dan Vallen di sekap di ruang kerja nya Louis oleh para pencuri.
Louis terikat di atas kursi,sedangkan Vallen tertunduk lemas di tepi lemari dengan darah yang bercucuran dari kepalanya,Karena Habis di pukuli dengan kayu oleh Ramai nya para pencuri.
__ADS_1
"LEPASSSS...!!!" ucap Louis sambil menghentakkan tubuh nya yang terikat serta darah yang terus mengucur di bahu nya.
"APA YANG KAU MAU HAHH...!!" ucap Louis bertanya.
"Tidak banyak...aku hanya mau kedudukan mu dan Batu Musim dingin itu" Ucap nya.
"KAUUUU..!!! APA URUSAN NY--" Louis berteriak namun ucapan nya di potong oleh penculik itu.
"Eit jangan marah dulu , apa kau mau anak mu mati?" ucap nya menekan Louis.
"Baik lah...aku akan memberikannya , namun... jangan pernah berani kau sentuh Putri ku" ucap Louis tegas.
"Baik lah~lalu dimana batu itu" ucap pencuri itu bertanya.
"Disana" ucap Louis dengan mengarahkan kepalanya kearah meja kerja nya.
Saat pencuri itu berjalan..
"BUGHHH"
Kepala pencuri itu di pukuli dengan patung naga emas oleh tangan Vallen.
"hah..hah..." napas Vallen terengah-engah
"Dasar...kepala ku jadi bocor gara-gara bawahan mu" ucap Vallen sambil membuang Patung emas itu ke sembarang tempat.
Pencuri itu pun Tewas karena darah yang terus mengucur dari kepalanya akibat benturan keras dari patung emas itu.
Sebenarnya Vallen hanya berpura-pura pingsan setelah di pukuli dan membuat rencana untuk mengalahkan pencuri itu.
Louis tidak mengetahui rencana Vallen, ia juga terkejut saat Vallen terbangun dari pingsannya,lalu mengambil patung naga di lemari dan berlari untuk memukul kepala pencuri yang saat itu ingin mengambil batu musim dingin.
"Tuan Duke anda tidak apa-apa?" ucap Vallen mengkhawatirkan kan Louis.
"Seperti yang kau lihat ,aku tidak apa-apa. Tidak sebanding dengan kepala mu yang bocor itu" ucap Louis.
Vallen membuka ikatan tangan Louis.
"Vallen, sepertinya di luar masih ada beberapa pencuri itu" Ucap Louis lalu di jawab oleh Vallen.
"Benar Tuan ,sepertinya tersisa kurang lebih 15 orang lagi" ucap Vallen.
"Mari kita tangkap 1 atau 2 orang lalu selebihnya bunuh saja" ucap Louis, lalu mengambil pedang dan batu musim dingin itu.
"Tuan?Tuan mau menggunakan itu?" ucap Vallen.
"Mau bagaimana lagi bukan? putri ku sedang dalam bahaya di sana" ucap Louis
Vallen membawa pedang yang ada di ruangan kerja Louis,lalu mereka pun keluar dari ruangan
Mereka pun bersiap melawan para musuh.
__ADS_1
"ARGHHHHH" teriak pencuri itu kesakitan karena kekuatan Batu musim dingin.
"Ternyata batu ini masih bisa di gunakan" ucap Louis tersenyum melihat batu berwarna ungu terang itu.