
mereka pun mengikuti amel dari belakang.
"nona jalannya pelan pelan saja,takutnya membahayakan nona"nasihat clovis terhadap nona mudanya
"iya terima kasih clov"ucap amel tersenyum sambil memelankan langkah kakinya itu
🌹🌹🌹
Berjalan jalan mengelilingi gedung kantor suaminya dengan banyak sapaan dari karyawan setiap dirinya melewati mereka dan di balas dengan senyum ceria oleh dirinya.
rasanya sangat nyaman dan senang mengelilingi kantor itu,seandainya dia dulu bisa kuliah pasti dirinya bisa bekerja di gedung seperti ini,ya walau hanya sekerdar karyawan tapi itu pasti sangat menyenangkan.pikir amel.
Berdiri di balkon lantai 80 amel merasakan angin yang kencang menerpa wajahnya.dirinya mengingat masa lalunya.
'dulu aku pernah bermimpi kalau suatu saat akan ada pangeran yang membawaku pergi ke dari rumah,dan memberikan aku kebahagia.tapi sejak teman teman mengataiku dan mengejekku kalau aku terlalu bermimpi yang tinggi,membuat aku berhenti bermimpi.tapi sekarang aku malah berada di posisi seperti ini.sungguh aku masih tidak menyangka pertemuan yang tidak sengaja membawaku ke sebuah kehidupan yang lebih baik.'Batin amel mengingat masa lalunya saat bermimpi tinggi namun malah hinaan yang di terimanya membuatnya tidak berani bermimpi lagi,dan pertemuannya dengan tuan muda tanpa tau siapa tuan muda itu.mengingat itu membuat amel tersenyum senyum.
__ADS_1
Saat amel.sedang mengenang masa lalunya tiba tiba matanya memandang ke arah gedung di depan yang berseberangan dengan jalan,Namun pandangannya hanya tertuju pada pohon di depan gedung perhotelan di halamannya.walau dari ketinggian amel tentu tau kalau itu adalah pohon mangga,karna pohon mangga itu ada didekat pagar.jadi saat mau masuk ke halaman perusahaan david maka pohon mangga itu terlihat jelas berhadapan dengan jalan lebar.
Dan saat melihat itu tiba tiba amel ingin memakan mangga itu dan di petik langsung di depan matanya,entahlah rasanya amel sangat ingin saat ini juga.
"clovis bolehkah aku turun dan keluar dari perusahaan aku ingin pergi ke seberang sana"ucap amel tanpa mengalihkan pandanggannya dari pohon itu walau hanya terlihat dedaunan rimbun.
"untuk apa nona bukankah nona hanya ingin berkeliling kantor di lantai ini saja,lalu kenapa harus keluar nona,takutnya tuan akan marah"ucap clovis
"cliv dimana ruangan meeting suamiku itu??"ucap amel tanpa membalas ucapan clovis.
"ada di ujung sana nona,mari kami antar"ucap clovis
Mereka pun berjalan ke arah itu mengikuti langkah kaki amel yang berjalan ke arah tersebut yang hanya menganggukkan kepalanya sebagai pertanda 'iya'.
tak lama langkah amel pun terhenti tepat di depan pintu yang di atasnya tertulis ruangan meeting atau rapat.dengan perlahan amel mendorong pintu itu untuk terbuka dan memperlihatkan orang orang yang sedang rapat dan mempresentarikan pekerjaan mereka,tapi semua terhenti kala mereka melihat ke arah pintu yang menampakkan seorang wanita cantik eh ralat bukan cantik namun manis,yang berdiri diam.
__ADS_1
"nona "ucap clovis membuyarkan lamunan amel.
"honey.."ucap david yang terkejut karna amel bisa datang ke ruangan itu.
tak lama Amel pun masuk ke dalam ruangan tersebut dengan tersenyum kepada orang yang ada di sana.
langkah kaki amel terhenti saat sudah berdiri tepat di depan pria yang di cintainya.
"suamiku."ucap amel dengan manja membuat dari sudah mulai mode was was takut hal yang dulu terulang,
"hemm"dehem david sambil merapikan anak rambut istrinya yang menutupi wajah amel. lalu menatap ke arah sekertaris Rio memintanya untuk membubarkan orang yang ada di dalam ruang tersebut.
.
.
__ADS_1
TBC