
disaat bersamaan juga Gavin dan juga Tian masuk ke dalam Ruangan rawat nona muda itu. terlihat pemandangan yang mengharu birukan, dimana Hana duduk di sofa panjang bersama David sedang kai duduk di sofa tunggal.membuat hawa panas terasa di sekitarnya
"maaf mengganggu acara keluarga yang sebenarnya aku juga termasuk"ucap.Gavin sedikit mencairkan. suasana yang beberapa saat sedikit mencengcram berubah menjadi cair.
Gavin pun mengambil duduk di depan kai sedang Tian terpaksa duduk di samping hana, yang masih mau ditenangkan oleh kakaknya.
"bagaimana keadaan kakak ipar? "ucap Tian basa basi
"lumayan membaik, dia masih tidur karna obat yang di berikan"ucap David
"hemm, syukur lah, lalu dimana tante?? apa dia tidak datang?? "ucap Tian kepada David yang sebenarnya dirinya ingin bertanya pada Hana, namun ego nya terlalu tinggi jadi tidak berani bertanya padanya.
"apa mommy mau kemari han?? tapi kenapa tidak ikut bersamamu?? "ucap David
"Mommy tidak jadi ikut kakak, saat dia mau pergi tiba tiba ada yang menelponnya dan mommy bilang aku pergi duluan aja, mommy ada urusan, gitu kak"ucap Hana menjelaskan sambil merebahkan kepalanya di pangkuan sang kakak.
"baiklah kalau begitu, istirahatlah kakak ada sedikit urusan kau diam di sini saja"ucap david yang mengangkat kepala Hana dan beranjak dari posisinya.
"kau mau kemana??? "ucap gavin. yang sedari tadi mendengar pembicaraan mereka.
__ADS_1
"kita akan ke markas sekarang"ucap David datar.
membuat gavin mengangguk paham.
"ayo"ucap gavin yang mau mengajak tian.
"tidak, aku tidak ikut kali ini,"ucap Tian. membuat semua memandang anya dengan tatapan aneh, sesaat kemudian sudut bibir David terangkat membuat Gavin menatap keduanya bingung.
"kenapa??apa ada hal yang membuatmu tidak ingin pergi??, kalau begitu kai jaga adikku dan juga kalau ada sesuatu yang terjadi pada istriku tolong beri aku info"ucap David datar. dan melangkah kan kakinya keluar ruangan setelah mendapatkan anggukan dari kai.
sedangkan Tian merasa kesal kepada david, yang sebenarnya dia tidak ingin membiarkan hana dengan pria lain
ehh tunggu dulu, bukankah dia tidak menyukai hana?? lalu kenapa bersikap seperti itu?? bukankah kau dan hana adalah sepasang kekasih?? lalu dimana letak salah mereka jika berduaan??? batin Dokter tian
"Gavin tunggu aku ingin mengatakan sesuatu di luar"ucap tian yang melihat Gavin dan sekertaris nya yang mau melangkah keluar ruangan.
"baiklah"ucap Gavin.
walau terasa berat kakinya melangkah keluar dokter tian berusaha untuk bersikap biasa saja.
__ADS_1
Namun langkahnya terhenti saat suara yang membuatnya merasa sesak itu muncul.
"kak tian hati hati, nanti kalau sudah sampai di sana tolong jaga kakakku agar tidak terjadi apa apa padanya"ucap hana dengan ragu ragu.
"hemm"balas tian, tanpa melihat hana dan kembali melanjutkan langkahnya.
🌹🌹🌹🌹
di dalam ruangan amel.
hana menangis dalam diam. merasa sesak, dan mencoba untuk menyembunyikan lukanya dari kai.
"hana??kau kenapa? "tanya kai yang merasakan ada yang di sembunyikan hana.
"aku tidak apa apa kai, hanya butuh istirahat saja,"ucap hana. kembali. ke sofa yang tadi dia duduki
"benarkah begitu?? atau ada yang kau sembunyikan?? "ucap kai sambil memincingkan sebelah matanya kepada hana.
Jantung hana berdetak kencang, dan perasaan gugup mnenyerbunya.
__ADS_1
"tidak kai.. aku benar benar hanya butuh istirahat sejenak saja, tidak ada yang lain"ucap hana sambil tersenyum paksa.
"hemm baiklah "ucap kai kembali ke tempat duduknya dan memeriksa pesan email dari asistennya.