Menikahi Presdir Dingin

Menikahi Presdir Dingin
BERDEBAT SIFAT DAVID


__ADS_3

David bergandengan dengan amel menuruni tangga,semua orang yang ada diruang tamu,melihat keanehan terhadap sikap david dan amel,


"ohh david ternyata ini istrimu?benar benar cantik"ucap seseorang


"Ya dia memang cantik,sayang kenalkan dia Gavin orang kepercayaanku dimarkas dan temanku"ucap david


"Hai kakak ipar"ucap gavin mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan amel,namun sebelum amel membalasnya david yang langsung membalas uluran tangan itu.


hal itu membuat Sekertaris rio dan semua orang disana ingin tertawa,tetapi david langsung memberikan tatapan tajam seolah olah mengatakan jika kalian tertawa maka habislah kalian'seperti itu kira kira maksud yang diberikan dari sorot mata david.Sementara amel malu karna david yang cemburu,berusaha membuat suasana yang baik.


"Silahkan duduk tuan gavin"ucap amel


"Kakak ipar aku rasa kakak jangan terlalu formal,biasa saja,oh ya,apa kakak ipar tidak merasakan sesuatu yang berbau hagus?"ucap Gavin


Sedang david memberikan tatapan tajamnya kearah Gavin namun gavin yang sudah terbiasa jadi tidak terlalu memperdulikannya malah menatap amel dengan tatapan kagum


"apa maksud tuan Gavin apa?perasaan saya tidak ada orang yang masak didapur?jadi bagaimana bisa beebau hagus?"ucap amel polos

__ADS_1


Oh astaga ternyata dia sangat polos,apa yang membuat sahabatku yang seperti gunungan es itu mencair.?*Pertanyaaan mulai muncul dibenak Gavin


"tak usah perdulikan perkataannya sayang maklumlah dia itu jomblo jadi tidak pernah.merasakan Apa yang kita rasakan."Ucap david.Ucapan david membuat Sekertaris rio berpikir


*apa yang tuan muda katakan.barusan!aku merasa seperti dia terang terangan mngumbar kemestraan,tapi apa tuan sudah mengatakan bahwa dia mencintai nona muda?*Batin rio


tiba tiba hana datang dan menuruni tangga,melihat gavin datang hana langsung berlarian dan memeluk gavin


"Kaaaakk Gaviin"teriak hana dan memeluk gavin


"Heheeee kakak kemana aja,sudah lama tidak kemari"ucap hana cengengesan


"Ya aku ada banyak kerjaan,dan kakakmu itu hanya enak enakan,sementara aku yang mengerjakan pekerjaaannya"ucap Gavin melepas pelukannya


"Apa kak gavin sudah kenal dengan kakak iparku?"ucap hana melirik kearah amel dan tersenyum


"Ya aku sudah berkenalan,dia sangat baik,tapi apa kakak ipar akan tahan dengan sifat seseorang disebelahnya?"ucap gavin menyindir david,sedang david yang disindir tidak menghiraukannya malah david sibuk bermain diHpnya.

__ADS_1


"Jangan menyindirku,tentu saja istriku ini menyukai sifatku,karna baginya sifatku ini unik,yakan sayang"ucap david dan mengecup dahi amel lalu memandang amel seolah olah memintanya untuk mengiyakan pernyataan darinya.


"Hahahaa dari mana yang uniik,kakak ipar apa yang dia bilang barusan itu benar?"ucap Gavin


"Ah iya,sifatnya memang unik karna itu aku menyukainya apalagi dia baik dan perhatian"ucap amel.


*Astaga tuan kau membuatku harus berbohong,kau kira aku suka akan sifat menjengkelkanmu itu,aku kira setelah kau mengatakan bahwa kau mencintaiku kau akan berubah menjadi lebih lembut dan tidak menyebalkan,sayangnya sifat burukmu inu tetap saja masih melekat,kau memang cocok aku panggil pria gila yang benar benar aneh"*Batin amel sudah seperti ingin meledakkan apa yang ada dipikirannya,namun sebisa mungkin amel menahannya.Setelah beberapa detik amel menarik nafas.


Sedangkan disisi lain hana dan Gavin terkejut mendengarkan jawaban dari amel.hana pun mendekat dan menempelkan tangannya didahinya dan berpindah kedahi amel.


"Kakak ipar Apa kakak salah minum obat,atau sakit?masa iya kakak bilaag sifat kakakku yang menjengkelkan itu adalah sifat yang unik?"


"Hana mungkin bagi kalian sifatnya menjengkelkan,ngeselin,pengennya itu mau dipukulin sampai babak belur,atau apalah,tapi bagi aku itu sifatnya sangat imut dan menggemaskan"ucap amel sambil mencucit kedua pipi david dengan sedikit keras.


*hah rasakan pembalasanku*hati amel senang melihat pipi david memerah karna bekas cubitannya


***

__ADS_1


__ADS_2