
walaupun sebenarnya David sangat marah melihat penampilan wanitanya begitu menyedihkan tapi dirinya tidak bisa menunjukkan tampang marahnya dirinya berusaha mengontrol emosi dalam dirinya,agar rencana yang sudah dia siapkan tidak gagal.
🌹🌹🌹
"Ohooo,ternyata ada juga yang tidak perduli??"ucap selly melirik sinis sang tuan muda,yang sebenarnya dia sudah tidak tahan lagi untuk bisa menyentuh wajah tampan itu,akhirnya dirinya pun memberi kode kepada sang anak buah untuk menangkap semua pengawal termasuk kedua pria tampan di samping tuan muda.
pergerakan itu tidak dapat di baca Gavin dan tian yang fokus melihat wanita yang sedang di ikat sambil di siksa.sehingga saat tangan mereka di ikat secara tiba tiba membuat gavin marah.
"Apa.yang kau lakukan Hah?"ucap gavin yang sudah lepas kontrol.
"hahaha.... apa yang aku lakukan?bukankah kau itu bodoh,terlalu fokus,apa ini melihat sesuatu yang menarik?"ucap Selly.
"Chayra suruh mereka untuk memberikan hadiah pada saudariku"ucap selly tersenyum
Tiba tiba
PLAKKKK
PLAKKK
PLAKKK
BRUUKKK
AAHHHHH...
__ADS_1
AAAGRRHHHH
suara tamparan dan pukulan dan teriakan,di perut wanita yang sedang di ikat begitu terlihat menyakitkan dan sangat pilu.
David semakin menguatkan cengkraman tangannya sampai mulai mengepal kuat.
sedang Selly dan chayra sudah tertawa bahagia melihat wanita yang mereka benci dalam keadaan yang mengenaskan.
"DIAMMMM."teriak david.yang sudah kehabisan kesabaran.
semua mata mengalihkan pandangan pada sang tuan muda yang sudah mulai mengeluarkan aura iblis sekaligus Moster yang begitu menyeramkan.
"Hahhaha... apa yang kau mau tuan muda??kau tidak akan bisa melakukan apapun,kau juga akan menjadi milikku setelah wanita jal*ng itu Mati"ucap selly dengan sangat tegas walaupun terselib rasa takut tapi sebisa mungkin dirinya tepis.
Berbeda dengan Gavin dan tian yang melihat david sang tuan muda tidak di ikat tapi melihat reaksi sang tuan muda dan sekertaris Rio lebih membuat mereka bingung.
Gavin pun memutar kepalanya menghadap Tian seolah bertanya.
apa kau mengetahui hal itu???
seolah mengerti arti tatapan Gavin tian malah menjawab dengan gelengan kepala pertanda ketidak tahuannya.
Hal itu membuat dirinya sedikit berkeringan dingin,memikirkan apa yang akan terjadi ke depan.
David sudah habis kesabarannya pun menoleh kepada sekertaris Rio memberi kode lalu mereka pun menekan tombol Hitam secara bersamaan.
__ADS_1
akan tetapi pergerakan itu tidak dapat do lihat oleh wanita licik itu karna begitu fokus melihat penyiksaan yang di berikan oleh anak buahnya terhadap saudari yang tidak di anggapnya.
Tiba tiba Layar yang memperlihatkan penyiksaan itu pun mati.dan lampu di ruangan tempat mereka berada itu juga Mati lampu.
BRUKKK
PRAKKNG
DORR
DORRR
DORR
beberapa detik dan lampu kembali menyala.dan dapat terlihat semua anak buah selly terkapar tidak berdaya,dan dua wanita yang sedang terikat serta mulut yang di lakban.Dan semua pengawal yang sudah terlepas,dari ikatan merasa begitu juga dengan kedua teman david.
seseorang yang menggunakan pakaian Hitam kemerahan pun berjalan menghampiri seorang pria Tampan yang duduk di kursi dengan sekertaris yang selalu setia menemani.siapa lagi jika bukan David sang tuan muda.sambil memberi Bow
"Tuan muda maafkan kami yang sedikit teledor"ucap pria itu sambil mendudukkan setengah badannya.
"David..apa kau...??"ucap Gavin yang kesulihat mencari kata.
"dimana Wanitaku??"ucap david dingin dengan tangan masih terkepal kuat.tanpa menjawab pertanyaan Gavin.
"Nona muda sudah di bawa ke Masion menggunakan Heli dan juga sudah dalam penanganan beberapa dokter ahli."ucap Pria berpakaian hitam kemerahan dengan perakan menyeramkan.
__ADS_1
Hening
suasana begitu mencengkram