Menikahi Presdir Dingin

Menikahi Presdir Dingin
MANJAT POHON???


__ADS_3

HAI HAI,READER KAKAK HANYA MAMPU UP SEGINI DULU YA,DAN TOLING DONG JANGAN PELIT KASIH VOTE DAN LIKENYA JUGA RANTING LIMA,SUPAYA AUTHORNYA NAMBAH SEMANGAT KALAU MAU UP,KALIAN MINTA UP YANG BANYAK TAPI TIDAK KASIH VOTE DAN LIKE.


BAGI PARA READER YANG UDAH KASIH VOTE DAN LIKE,AUTHOR UCAPKAN TERIMA KASIH


SILAHKAN DI BACA YA


🌹🌹🌹🌹


Seolah mengerti sekertaris rio pun menatap mereka dengan tatapan tajamnya.


"keluarlah,rapat di tunda"ucap sekertaris rio dingin dengan tegas membuat mereka mempercepat langkah kakinya keluar ruangan itu.


🌹🌹🌹🌹


Di dalam ruangan amel sedang duduk di pangkuan david dan hanya bertiga di ruangan itu,yang pasti dua orangnya tuan dan nona muda dan satu orang lagi seperti obat nyamuk dan mungkin bisa juga jadi patung hiasan dengan wajah datar.


"honey kenapa kau kemari hemm"ucap david selembut mungkin walau dalam hati was was.


"aku rindu aja,emangnya gak boleh"ucap amel sambil memeluk suaminya lalu mendonggak menatap david yang matanya mulai berkaca kaca,

__ADS_1


"eh.tentu saja boleh honey,"ucap david yang merasa bingung.sambil menarik amel ke dalam pelukan hangatnya sambil mengusap usap puncak kepala amel.


"aku ingin minta sesuatu boleh??"ucap amel


"mau minta apa honey?"jawab david mode takut takut.


"apa kau akan mengabulkannya ?"ucap amel


david jadi merasa bingung,lalu menatap ke arah sekertarisnya seolah bertanya apa yang harus di katakannya.Namun yang di tatap hanya menatap datar ke arah tuannya,tanpa memberi jawaban.


bang*sat kau Rio,beraninya kau tidak menjawabku,akan aku potong gajimu


"memangnya kau mau apa honey?"tanya david yang merasa akan ada bahaya di ucapan istrinya sekarang.


"kamu harus janji dulu kalau akan mengabulkan permintaanku "kekeh amel meminta david untuk mengabulkan permintaanya


david menghembuskan nafasnya dengan kasar,"ehmm baiklah honey,jadi katakan apa yang kau inginkan?"tanya david yang penasaran akan permintaan istri tercintanya.namun bukan jawaban yang di beri amel melainkan senyumnya yang menggemaskan yang membuat david tidak tahan untuk tidak mengecup bibir itu.


🌹🌹🌹

__ADS_1


Di sebuah halaman depan seorang pria tampan,gagah,dan berwibawa dengan pakaian mahal dan mewahnya yang saat ini berdiri menghadap sebuah pohon yang lumayam tinggi,yang di beberapa bagian terdapat buah buahnya yang bergantungan di ranting kecil pohon itu.


menelan ludahnya dengan sangat sudah lalu berkata.


"honey apa permintaanmu bisa di ganti??"ucap david


"no sayang,bukan kah tadi kau sudah berjanji mengabulkan permintaanku "ucap amel lirih.


"tapi bisakah hal ini di gantikan oleh Rio?"tawar david.


Pasalnya saat ini permintaan amel adalah memanjat untuk mengambilkannya mangga muda yang ada di hotel miliknya itu.Namun masalahnya bukan tidak mau menepati janjinya pasalnya saat ini dia sedang menggunakan pakaian mahal dan ada banyak orang di sana kesana kemari memperhatikannya,dan lagi masalah terbesarnya adalah dirinya tidak bisa memanjat.


Mau taruh di mana mukanya kalau orang orang yang ada di sana melihat dirinya yang memanjat pohon padahal dirinya kan orang terkaya yang mampu menaklukkan dunia bisnis.bisa bisa dirinya akan menjadi viral dalam beberapa menit kedepan jika manjat di tengah umum seperti itu apalagi di sore hari saat ini.


oh tuhan kenapa nasibku seperti ini sih??apa aku melakukan sesuatu dulu,sampai sampai aku di berikan cobaan seperti ini.


astaga pertanyaan macam apa itu tuan muda,seharusnya anda mengingat kekejaman anda di masa lalu,mungkin saja anakmu sedang menghukummu,atau malah menunjukkan jika dirinya akan mewarisi sifat yang kau miliki dulunya.


"honey kenapa diam??"ucap amel sedih

__ADS_1


__ADS_2