
Bruuukkk
"nona kau tidak apa apa?”ucap seseorang
Apa aku sudah mati?apa aku berada disyurga?Ucap amel dalm hati dan masih memejamkan matanya
“Nona bangun nona”ucap seseorang penepuk nepuk pipi amel
Perlahan lahan amel membuka matanya.dan terkejut karna dia melihat seseorang yang menolongnya.
“Apa nona baik baik saja?”ucap orang itu.
Namun belum sempat amel menjawab pertanyaan orang itu para bodyguard mendekatinya.
“Nona muda apa anda tidak terluka?”ucap mereka dengan ngos
ngosan dan wajah pias
“apa aku masih hidup?”ucap amel
“Iya nona anda masih hidup”ucap mereka
“Trima kasih kau sudah menolongku”ucap amel dan dibantu berdiri oleh bodyguardnya
“Tidak nona anda tidak perlu trima kasih karna ini memang sudah tugas saya”ucapnya,Dari jawaban itu membuat amel merasa kebingungan,dan clov yang melihat Hal itu pun ingin menjelaskannya,namun saat ingin menjelaskannya bodyguard yang lain melihat lengan dan lutut amel yang pernah luka kembali terbuka dan berdarah.
"Nona anda harus ikut kami kerumah sakit,kalau sampai terjadi sesuatu maka kami yang akan mendapat hukuman"Ucap salah satu dari bodyguard.Yang sudah bersuar dingin
Tanpa babibu,mereka menggendong amel dan membawanya kemobil lalu memasukkannya dan duduk dikursi penumpang.dan pergi meninggalkan mall tersebut menuju kerumah sakit.
Tak butuh waktu lama mereka sampai dirumah sakit,amel merasa aneh terhadap pelayanan dalam rumah sakit itu,karna banyak suster dan seorang dokter langsung membawa amel keruang IGD yang menurut amel luka seperti itu sudah biasa dari kecil amel sangat sering mendapatkan luka,namun entah mengapa amel merasakan bhwa sang dokter seperti dalam ketakutan.
Apa yang mereka lakukan,kenapa aku dibawa ke Ruangan ini apa mereka tidak lihat lukaku ini hanya luka biasa lagipula aku tidak akan sekarat karna luka kecil ini?
Seorang dokter dengan sangat gugup dan takut pun memeriksakan seluruh tubuh amel dan dia hanya mendapatkan luka bekas lalu kembali mengeluarkan darah dan membuatnya menarik nafas lega.
__ADS_1
"Astaga aku kira nyonya muda kenapa napa ternyata ini hanya luka kecil dan cukup diberi obat penghilang rasa nyeri,lalu kenapa sekertaris rio mengatakan kalau lukanya sampai parah aku dan rumah sakit ini bisa dihancurnya oleh tuan muda!eh tapi ini untuk pertama kalinya tuan muda seperti ini*pikir dokter itu
Tak lama suara pintu terbuka
Kreekk
Seseorang masuk kedalam dan orang itu sangat dikenali oleh amel dan dokter itu
"sayang apa kau baik baik saja?apa lukamu parah?"ucap david dengan wajah yang khawatir,dan ngos ngosan habis berlari.
"sayang aku baik baik saja,hanya kecelakaan kecil,dan kenapa kau ngos ngosan seperti habis berlari?"ucap amel
"Iya nona tuan muda memang berlari saat turun didepan rumah sakit tadi dan karna mendengar kabar nona kecelakaan membuat tuan muda harus meninggalkan rapat pentingnya"ucap sekertaris rio tanpa ekspresi.
"Kenapa kau lakukan itu,aku baik baik saja dan lagipula kau bisa menelponku.Kan?"ucap amel ya walau dalam hatinya dia sedikit senang karna david begitu khawatir.
*Apa anda tidak merasa bersalah nona?kau akan membuat para pengawalmu itu mendapatkan hukumannya*batin rio
"Bagaimana keadaannya?"ucap david dan membuat rio memberi kode kepada sang dokter itu untuk berbicara dengan baik.
"emhh,baiklah kau keluar dan biarkan aku berbicara dengan istriku"ucap david
"Oke aku akan keluar tapi apa kau tidak memperkenalkanku dengan istrimu?"ucapnya membuat sekertaris rio bergumam
kau bercanda tidak diwaktu yang tepat kawan*gumam rio
Ucap dokter itu mendapatkan tatapan tajam dari dari,dan tatapan itu mampu membuat nyali seseorang menciut.dan untungnya amel melihat david yang seperti itu langsung mengangkat kedua tangan dan menempelkan dipipi suaminya lalu membuat mereka saling menatap.
"Sayang aku tidak suka kau seperti itu,atauaku tidak ingin melihatmu lagi"ucap amel membuang mukanya.
"Baiklah aku tidak melakukan itu didepanmu"ucap david dingin
"Dia temanku sekaligus dokter kepercayaan keluargaku,namanya tian"lanjutnya
"ternyata kau Itu teman suamiku,salam kenal dariku"ucap amel menjulurkan tangannya namun tian tidak berani membalasnya.
__ADS_1
"Ah kakak ipar aku senang mengenalmu tapi aku ada pekerjaan dan harus pergi,permisi"ucapnya keluar dari ruangan itu.
"Sayang aku ada urusan sebentar jadi kau beristirahatlah sebentar"ucap david dan mendapat anggukan dari amel.
***
David Keluar dari ruangan amel dan menunjukkan wajah dinginnya.
Semua bodyguard yang ada langsung merasa merinding.
"Gavin kau sudah membawa pengawal pengganti untuk menjaga ruangan istriku?"ucap david dingin
"sudah aku bawa"ucap gavin tegas
"Bagus,"
"Dan kalian semua ikut ke markas"ucap david berjalan meninggalkan rumah sakit itu diikuti oleh rio dan pengawal yang menemani amel pergi ke mall.
***
Disisi lain
Dua orang sedang marah dan salah satu dari mereka memecahkan barang barang.
"aahhh kenapa gagal,padahal sedikit lagi dia akan mati"ucapnya
"Sudah aku katakan dia itu tidak mungkin tidak dilindungi kau tidak percaya kataku"ucap seorang temannya ya sebenarnya sebelum melakukan rencana mereka dia sedikit ragu karna melihat hanya sedikit pengawal yang ikut,tapi ternyata orang itu dilindungi dengan banyak pengawal yang memang diperintahkan untuk mengikuti orang itu dari jarak jauh,yang mereka berdua tidak menduganya.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1