
di dalam ruangan amel.
hana menangis dalam diam. merasa sesak, dan mencoba untuk menyembunyikan lukanya dari kai.
"hana??kau kenapa? "tanya kai yang merasakan ada yang di sembunyikan hana.
"aku tidak apa apa kai, hanya butuh istirahat saja,"ucap hana. kembali. ke sofa yang tadi dia duduki
"benarkah begitu?? atau ada yang kau sembunyikan?? "ucap kai sambil memincingkan sebelah matanya kepada hana.
Jantung hana berdetak kencang, dan perasaan gugup mnenyerbunya.
"tidak kai.. aku benar benar hanya butuh istirahat sejenak saja, tidak ada yang lain"ucap hana sambil tersenyum paksa.
"hemm baiklah "ucap kai kembali ke tempat duduknya dan memeriksa pesan email dari asistennya.
🌹🌹🌹
di luar ruangan
"ada apa?? kenapa kau tidak mau ikut? "ucap Gavin pada tian
__ADS_1
"tidak hanya saja aku merubah pikiranku, aku akan ikut tapi tidak ke markas, melainkan pulang ke masionku"ucap Tian
Gavin yang mendengar hal itu begitu terkejut, karna setelah peristiwa itu, Tian tidak pernah pulang ke masionnya melainkan ke apartemen nya itu.
"apa yang baru kau katakan?? "ucap Gavin seolah salah pendengarannya.
"aku tidak akan mengulangi perkataanku dua kali"ucap tian lirih
"baiklah jika itu keputusanmu, tapi kapan kau akan kembali?? setidaknya jangan sekarang kau tau saat ini kita harus memecahkan masalah"Gavin yang sudah paham akan maksud dari Tian, namun dirinya juga tidak ingin sahabatnya itu kembali ke masionnya saat ini karna jika itu terjadi dia sudah sangat yakin Tian akan kembali pada posisinya semula yaitu pemimpin perusahan sama sepertinya yang membuka identitas.
"maaf aku butuh waktu sendiri"ucap tian yang sudah mulai lelah dengan perang pemikiran.
"apa yang bisa aku katakan lagi, jika kau sudah berkata demikian hanya saja aku sarankan kau sebaiknya berjuang bukan lari lagi, apa kau tidak lelah dengan berlari dari masalahmu?? percayalah akan hatimu jangan mengambil langkah yang salah karna kali ini aku rasa David tidak akan main main lagi"ucap Gavin sambil menepuk nepuk bahu Tian. dan pergi meninggalkan sahabatnya itu sendiri untuk merenung.
tak lama kemudian sekertaris Tian pun datang menghampiri mereka.
"tuan? " ucap sekertaris Tian
"hemm, ayo kembali ke apartemen ada yang ingin aku bicarakan" ucap Tian
"baik tuan mari" ucap sekertaris nya lalu mereka berdua pergi dengan langkah yang gagah dan juga wajah yang datar serta dingin membuat orang yang melihatnya terkagum dan banyak juga yang takut.
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹
disisi lain Mommy David yang masih begitu terlihat elegan dan juga cantik dengan sikap tegas.
sedang duduk berhadapan dengan seseorang.
"katakan informasi apa lagi yang kau dapatkan? "ucap mommy
"nyonya seperti yang saya katakan tadi bahwa, wanita itu adalah orang yang sangat dekat dengan nona muda nyonya, yang lebih mengejutkan lagi wanita itu ternyata memiliki rahasia yang begitu banyak dan itu semua ada sangkut pautnya dengan kehadiran nona muda nyonya"ucap Mata mata itu dengan wajah takut karna melihat tatapan garang sang nyonya pratama.
"Heh, sudah ku duga, dari dulu saat aku mendapatkan informasi tentang kehidupan menantuku aku sangat yakin akan hal itu tapi aku membutuhkan pembuktian dan sekarang aku sudah mulai menemukan beberapa titik terang hanya perlu inti dari semua ini, aku sangat yakin wanita itu saat ini sedang memikirkan rencana dan sedang berusaha menyelamatkan anaknya"ucap nyonya pratama.
"benar nyonya sepertinya dia sedang merencanakan rencananya, tapi yang saya takutkan tuan muda akan tau kalau nyonya memiliki rencana lain"ucap mata mata itu.
"tenang saja, aku sudah mempersiapkan apa yang akan aku lakukan nantinya agar putraku itu tidak curiga dan dia bisa mengurus menantuku dengan baik dan juga kita bisa menjalankan misi dengan lancar"ucap mommy sambil tersenyum misterius.
"baiklah kalau begitu nyonya kami akan melanjutkan pekerjaan sesuai dengan rencana nyonya,kami permisi"ucap mereka sambil menundukkan setengah badanya untuk memberi bow kepada nyonya pratama.
"heem lakukan pekerjaan kalian dengan baik"ucap mommy setelahnya dirinya meminum coffee miliknya
maafkan mommy putraku, mommy harus bermain dengan cara mommy dan tanpa memberi taumu, kau sebaiknya fokus untuk menjaga menantu mommy jangan sampai wanita wanita itu kembali menghancurkan mu sama seperti dahulu, aku mommymu tidak akan membiarkan kau kembali terluka mommy janji*Batin sang mommy
__ADS_1