Menikahi Presdir Dingin

Menikahi Presdir Dingin
KEKOCAKAN DINA


__ADS_3

Setelah satu jam berlalu amel dan hana yang sudah selesai makan, keluar dari restoran dan menaiki mobil dan pergi untuk kembali kemasion.


****


tiba dimasion amel dan hana berjalan masuk kedalam menuju rumah utama,amel yang moodnya sedang tidak baik pergi kekamarnya.


mommy yang melihat amel seperti itu memanggil hana untuk bertanya apa yang terjadi.


"Hana sayang itu amel kenapa?seperti orang yang tidak bertenaga"ucap mommy


"Tidak tau juga mom,tadi ada wanita stres yang marah marah ke kakak ipar dan dia juga bilang kalau kak david itu pria berumur dan tua,rasanya tadi itu aku mau mencakarnya mom tapi kakak ipar tidak membalasnya mom"Ucap hana


"Emang dia marah marah kenapa?"ucap mommy dan hana pun menceritakan kejadian didepan Mall tadi.


"Oh jadi begitu,ternyata dia teman amel waktu diSMA,mommy penasaran sebenarnya apa sih yang membuat kakak iparmu itu takut untuk melawannya.Tapi tidak apa mungkin sekarang kakak iparmu tidak melawan tapi mommy yang akan memberikan pelajaran kepadanya,berani beraninya dia mengatai anakku pria tua"ucap mommy tersenyum licik.


*wah sekarang ada mainan baru lagi,sudah lama tidak bermain main.*batin mommy


"Terserah mommy,aku mau kekamar"ucap hana saat mau menaiki tangga hana baru ingat barang belanjaan kakak iparnya ada padanya.


"Bik lala"panggil hana,Tak lama kemudian datang pelayan


"Iya nona hana,apa ada yang bisa saya bantu"ucap bik lala


"Iya bik,tolong vawa barang ini kekamar kak amel"ucap hana memberikan belanjaan kakak iparnya dan membawa belanjaanya menuju kamar untuk beristirahat.


"Baik non"ucap bik lala.Pergi menuju kamar amel dan mengetuk pintunya.


Tak lama amel membuka pintunya.

__ADS_1


"Ada apa bik"ucap amel


"Ini nona muda barang belanjaannya"ucap bik lala


"Oh iya,terima kasih bik sudah mau mengantarkannya kesini"ucap amel tersenyum.


"Sama sama non"ucap bik lala,dan amel menutup pintu kamarnya kembali.


****


Didalam kamar amel menyimpan barang belanjaannya dimeja dan duduk disofa dekat ranjang.


"Kenapa sekarang masa laluku kembali lagi,dan aku tidak pernah berusaha mendekati kak andi"


"Tapi apa aku masih punya perasaan sama kak andi?"ucap amel bertanya pada dorinya sendiri,namun tak lama kemudian suara dering hpnya berbunyi.Amel melihat panggilang video call dengan kedua temannya.Dan amel pun mengangkatnya.


"Baik,kalian juga gimana kabarnya?"ucap amel.


"Jangan tanya lagi kami merindukanmu mel,rasanya sepi banget,kalau kamu tidak ada disini"ucap ciska.


"Aku juga kanget sama kalian"ucap amel


"Mel aku tuh kangen kamu,dan kue buatan kamu mel"ucap dina


"Halah ngaku aja kamu tuh kangen sama kue yang dibuat amel sendiri kan dari pada orangnya"ucap ciska Dan dina pun menatap ciska kesal.


"aku juga kangen sama orangnya tau,kalau ada amel pasti kue juga bisa amel buatkan untukku juga,kamu jangan sok tau deh"ucap dina cemberut


"Mel gak usah dengar dia,orang Ratu makan mana bisa hidup tanpa makanan walau sebentar,asal kamu tau aja amel dia tuh biar gak ada kamu tuh makannya laju bener,malah sampai sampai kalau lagi dikampus,saat ada dosen didalam kelas aja dia malah santai banget makannya"ucap ciska mengingat saat itu benar benar membuatnya kesal,bagaimana tidak kesal.

__ADS_1


Saat dina sedang makan Dan lagi ada dosen.Dan dosen itu sampai marah karna santai sekali dina makannya.Dan karna itu juga dosen yang awalnya mau melemparkan penghapus papan tulis kepada dina malah yang kena itu ciska.


"aku bukan ratu makan tau,tapi emang suka makan aja,kenapa kamu yang sewot,bilang aja kamu juga mau kan?"ucap dina Berkacak pinggang.


"Udah udah tidak udah bertengkar gitu,biarin aja dina nya makan banyak kan bagus dia jadi lebih sehat dan berisi"ucap amel.


"Iya itu benar mel,aku kan banyak makan supaya sehat dan bertenaga"ucap dina senang karna amel menbelanya.


"Mel kenapa kamu bela si gajak bengkak ini sih"ucap ciska


"Iya bagus dong kalau dina nya banyak makan kan kita bisa mengirit uang"ucap amel


"Maksud kamu apa mel"ucap ciska


"Iya itu bentar lagi kan hari raya kurban,lumayan kan kalau dina yang dikurbankan dia kan sudah gemuk dan sehat,"ucap amel menahan tawanya.


"Maksud kamu aku mau dikurbankan"ucap dina,yang terkejut,baru aja serasa berada diawan tiba tiba dibanting jatuh ketanah.


Sementara ciska tidak sangguh melihat ekspresi dina pun tertawa lepas dan amel pun juga itu tertawa


"Hahahahaahahaha,... Emang kamu pintar juga mel,dia emang cocok kalau mau dikurbankan"ucap ciska sambil tertawa


"mel kok malah bela si ciska sihh"ucap dina mengerucutkan bibirnya


Dan hal itu membuat amel dan ciska kembali tertawa,bagaimana tidak tertawa,wajah dina sedang belepotan tiba tiba mengerucutkan bibirnya,dan tak lama dina memasukan makanan kedalam mulutnya.Dan hal itu membuat amel dan ciska tertawa,bagi mereka tingkah dina benar benar unik.


Dan karna kekonyolan temannya amel merasakan kebahagiaannya kembali.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2