Menikahi Presdir Dingin

Menikahi Presdir Dingin
PERASAAN APA??


__ADS_3

Seseorang Berjalan cepat keluar dari ruangan itu menuju taman rumah sakit tersebut. dirinya berusaha menenangkan pikiran dan hatinya yang entah mengapa merasakan sakit dan marah.


dia menyugar rambutnya sambil mengusap wajahnya kasar.


"kenapa seperti ini??perasaan apa ini??apa yang terjadi pada diriku?? kenapa aku marah?? "ucap si pria itu.


dirinya pun berdiam diri di kursi taman itu sambil melihat sekelilingnya untuk meredamkan amarah yang tanpa sebab.


Namun lagi lagi dirinya melihat pemandangan yang sangat menjengkelkan walaupun orang itu bukan orang yang tadi.


entah nasip sial apa yang membuat dirinya, harus menyaksikan pemandangan romatis itu dan mendengar begitu jelas pembicaraan mereka yang tidak terlalu jauh darinya.


"Sayang dengarkan aku, ehmm aku tidak perduli kau sakit, yang perlu kau ketahui aku sangat mencintai dirimu,akan selalu ada di dekatmu dan akan selamanya seperti itu, jadi jangan pernah mencoba menyerah karna aku percaya kau pasti bisa"ucap sang pria sambil menggenggam tangan wanita yang duduk di kursi roda.


"tapi dokter bilang aku..., aku tidak mau kau kesusahan karna aku! "ucap wanita itu sambil menangis.


"syuuttt, jangan bicara seperti itu kau akan baik baik saja, aku tidak pernah merasakan di susahkan olehmu, kau wanita yang aku cintai dan aku akan selalu bahagia bila bersamamu, "ucap Pria itu mengusap air mata kekasihnya yang sedang sakit.

__ADS_1


"kau berbohong,aku tau aku ini tidak baik baik,lebih baik kau cari wanita yang tidak menyusahkanmu, aku tidak ingin kau seperti ini karna aku hiks... hiks... "ucap wanita itu.


"BERHENTI BERKATA SEPERTI ITU VELL, "bentak pria itu yang matanya mulai memerah.


"aku tidak akan pernah mencari wanita lain, kau satu satunya wanita yang aku cintai, dengarlah kalau pun aku mencari wanita lain apa akan ada yang sepertimu?? apa kau akan bahagia saat melihat aku bersama wanita lain?? vell kau itu istriku dan akan selamanya hanya dirimu aku sangat yakin kau akan sembuh, percayalah"ucap pria itu membawa wanitanya ke dalam pelukannya,, dan membiarkan wanitanya itu menangis di dalam pelukannya itu.


disisi lain


seorang pria yang sedari tadi mendengar percakapan kedua orang itu merasa sesak secara tiba tiba, dirinya tiba tiba merasa bimbang akan keputusan yang pernah dirinya ambil.


apakah aku sanggup melihatnya bersama pria lain??dan di miliki pria lain??


Arggrhh..


dirinya merasa pusing akan semua ini, sambil menarik rambutnya.


tiba tiba

__ADS_1


sebuah tepukan pundak dirasakannya, dia mengangkat kepalanya melihat siapa yang berani menepuk pundaknya.


"apa kau merasa sakit???"ucap orang itu terhadap pria itu. yang tak lain adalah Gavin dan Tian.


"apa maksudmu??"ucap Tian sambil menetralkan kembali perasaannya.


"tidak perlu berbohong, aku tau kau merasakan sakit, hanya saja masa lalumu itu yang membuatmu berusaha untuk menepis nya"ucap Gavin santai.sambil melihat pemandangan di taman.


"aku tidak tau apa yang kau katakan, tapi ya mungkin aku sedikit terbawa perasaan"ucap Tian sambil menghembuskan nafas kasar.


"aku hanya ingin mengingatkanmu, jangan terlalu takut untuk memulai hanya karna masalalu,karna tidak semua seperti yang ada dalam pikiran kita, cobalah untuk mencari tau apa yang saat ini kau rasakan sebelum terlambat, dan pikirkanlah keputusan yang tepat sebelum kau menyesal"ucap Gavin.


Tian hanya mendengar nya dalam diam, tidak menjawab atau pun membantah, dirinya juga sedang bigung akan perasaan apa yang saat ini dirasakannya.


Gavin melihat ke arah samping yang sahabatnya itu sedang melamun, lalu tersenyum


"kejarlah sebelum dia dimiliki orang lain, raihlah kepercayaan yang sudah hilang itu jika kau sudah menemukan jawabannya" ucap Gavin

__ADS_1


"ayo kita masuk,sekaeang giliran kita menjenguk kakak ipar"ucapnya lagi dan berdiri meninggalkan Tian.


__ADS_2