
Satu bulan kemudian
Pasca peristiwa penolakan amel terhadap david hubungan amel dan david semakin hari semakin kaku,amel yang sekarang sudah memiliki toko kue yang sudah dibukan sekitar tiga minggu yang lalu.
Amel menyibukkan dirinya dengan pekerjaan sedangkan david sibuk dengan urusan perusahaan dan proyek proyeknya
***
Amel yang sekarang sedang makan bersama dimeja makan,hanya duduk dan diam,Sedangkan david memakan makanannya dengan sangat santai seperti tidak memiliki beban.Sikap keduanya membuat mommy dan hana saling pandang membuat mereka penasan dengan apa yang terjadi kepada sepasang suami istri itu.
“Mommy malam ini aku akan pulang lebih malam lagi karna ada urusan meeting,Jadi kalian bisa makan malam lebih dulu”ucap.David dan langsung mengambil tisu lalu berdiri dan berjala Keluar rumah yang diikuti oleh sekertaris rio
Sedang didalam rumah amel juga menyelesaikan makannya cepat dan pergi ketokonya diantar oleh supirnya pak karyo dan clov serta beberapa bodyguard lain yang mengikutinya dari mobil belakang.
***
Didalam mobil amel hanya keheningan yang ada,
__ADS_1
sedangkan amel yang duduk dikursi belakang menompang dagunya dengan satu tangan dan melihat lihat jalan dari kaca pintu mobil
*Apa aku sudah keterlaluan??sebulan ini aku dan david sangat jarang bicara dan bertemu,kenapa aku merasa bersalah kepadanya,nenek aku merindukanmu*batin amel
Tak lama kemudian amel tiba di toko kuenya yang sudah diserbu oleh pengunjung dan banyak membelinya untuk dijadikan sarapan atau cemilan.
“Selamat pagi nona amel”ucap salah satu karyawannya ya mereka menyebut nama amel karna amel yang memintanya,karna amel tidak suka disebut nona muda.
“Pagi cici,apa semua bahan kue ada dan sudah kau persiapkan?”ucap amel tersenyum ramah dan masuk ke dalam dapur.
“Sudah nona,saya sudah menyusun bahan sesuai dengan urutannya hanya tinggal di buat saja,”ucap cici
“Baik nona saya akan bertanya kepada sisil,saya permisi dulu nona”ucap cici keluar dari dapur dan pergi menemui rekan kerjanya.
***
Ditempat lain david yang sudah tiba didepan kantornya disambut oleh karyawan karyawannya yang sudah lama berdiri berjejer rapi untuk menyambut presdir mereka.
__ADS_1
Pintu kabin penumpang dibuka dan david turun dari mobil dengan sangat gagah dan tampan serta sifat dinginnya,membuat semua orang memandangnya dengan kagum.Saat sedang berjalan masuk david berhenti didepan seorang karyawan dan membuat semua orang gugup dan takut,bagaimana tidak takut karna beberapa minggu ini david selalu memarahi dan tidak segan segan memecat karyawannya yang padahal hanya melakukan kesalahan kecil.
“Benarkan pakaianmu,jika sekali lagi aku melihat hal seperti ini...Kau pasti tau apa yang aku maksudkan”ucap david memberi tatapan yang menusuk.
“ba ba.Baik tuan”ucap karyawan itu terbata bata sangking takutnya.
David tidak menjawab dan langsung pergi meninggalkannya menuju lift dan menekan tombol 78 untuk menuju keruangannya.
Saat sudah sampai dilantai 78 david berjalan masuk kedalam ruangannya.
Mendudukkan dirinya dikurdudukkan dirinya dikursi kebesarannya.
“Rio buatkan aku kopi”ucap david sambil memejamkan matanya
“Baik tuan”sahut Rio dan berjalan menuju keruangan kecil didalam ruang kerja david,ya ruangan itu dibuat david untuk tempat istirahatnya yang ada dispensernya untuk memudahkan david membuat teh atau kopi.
Tak lama rio sudah datang dengan membawa segelas kopi panas.Lalu meletakkannya dimeja kerja david.
__ADS_1
Bersambung