
"apa benar aku sudah jatuh cinta pada david??*tanya amel pada dirinya sendiri
" apa yang kalian maksudkan aku tidak mengerti??"ucap amel merasa kedua sahabatnya menyembunyikan sesuatu.
"sebenarnya kami...." ucap dina dan ciska ragu, meresa berdua saling pandang.
"sebenarnya apa ciska, dina, ??kalian kenapa??"ucap amel merasakan sesuatu yang aneh dari kedua temannya itu
" mel kau kau harus menjaga tuan david dengan baik"ucap dina
"iya memang kenapa??" ucap amel yang sudah penasaran akan kelanjutan ucapan dina.
"amel apa pernah suamimu itu bercerita tentang mantan kekasihnya??" ucap ciska hati hati agar tidak menyakiti hati temannya
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
deg
amel yang mendengar kata mantan dari kedua sahabatnya itu merasakan ketakutan di hatinya yang tidak bisa di jabarkan.
"amel, mel" ucap dina dan ciska sambil melambaikan tangannya di depan wajah amel yang sedang melamun
"ahh ya, ada apa?" ucap amel yang baru sadar dari lamunannya
"ehh kau ini, kita berdua bicara sama kau dari tadi,jadi gini loh mel, kita dapat berita kalau mantan kekasih tuan david itu akan datang ke negara A ini, dan kemungkinan dia bakal mendekati suamimu itu lagi, apalagi tuan muda sudah menjadi seorang raja bisnis se-Dunia, dengan urutan pertama, jadi aku rasanin kamu kalau ada masalah suati saat kamu harus bicara dulu, dan jangan mudah mendengarkan orang lain" ucap ciska panjang lebar agar sahabatnya itu paham.
"oh ya kalian datang ke kota ini untuk apa??"ucap amel
" oh itu kami, datang ke kota ini karna panggilan dari suamimu itu, karna kami di terima kerja di perusahaannya.dan mulai senin depan kami akan bekerja jadi untuk waktu yang tersisa 3 hari ini kami akan jalan jalan di kota ini sambil mengunjungi nenek cantik"ucap dina
"oh ya amel, aku dengar nenek punya rumah sendiri ya??kami berdua sudah sangat merindukan nenek yang super hebat, apa boleh kau mengantarkan kita untuk datang ke kediaman nenek???" lanjut dina
__ADS_1
"ih iya aku juga sudah lama tidak ke rumah nenek,jadi kita bertiga bisa ke sana" ucap amel sambil mengepuk dahinya.
kedua sahabat amel yang mendengar jawaban amel menyatukan alis mereka sambil menatap amel bingung, cbukannya amel tinggal satu kota dengan neneknya lalu kenapa.dia tidak pernah datang ke kediaman sang nenek*itu yang ada di pikiran mereka saat ini
"bukannya kau dan rumah nenek sangat dekat hanya berjarak satu jam, jadi kenapa kau tidak pernah datang ke sana???" ucap ciska dan di angguki dina yang santai memakan kue kue yang tadi di hidangkan untuk mereka.
amel yang di beri pertanyaan itu menjadi bingung mau jawab apa,
aduh ini aku mau jawab bagaimana?apa harus aku bilang kalau seminggu yang lalu aku di kurung di kamar tanpa ponsel dan harus melayaninya di dalam kamar saja???astaga malunya diriku ini."batin amel yang malu.
"oh itu eehmm....aku... ya aku satu minggu yang lalu sedang sakit makanya aku tidak bisa menghubungi kalian dan tidak bisa datang menjenguk nenek" ucap amel berbohong
tuhan maafkan diriku ini harus berbohong, batin amel.
"ya sudah kalau begitu jadi sekarang kita pergi ke kediaman nenek, dan ya kau besok harus menemani keta berdua jalan jalan di kota ini" ucap dina dengan tatapan berbinar
__ADS_1
TBC