
"Ciska kau kenapa?dari tadi diam saja?apa karna masalah di kantor?"ucap dina
"Cis.."panggil dina
"CISKA SI NENEK GONDRONG"teriak dina yang membuat pelayan disana selalu terhibur karna ulah ajaibnya.
"diamlah,kau berisik"ucap ciska kesal
"apa?berisik?hey kamu sadar gak sih gadis cantik nan cute ini kau bilang berisik?"ucap dina percaya diri
"yayayyayaya"ucap ciska sambil memonyongkan bibirnya.
"kau ini kenapa sih?sejak pulang dari kantor sikapmu aneh dan semakin aneh dari kemarin marin.?"tanya dina yang super kepo
"gak ada,hanya lelah,aku ke kamar duluan ya"ucap ciska yang udah lelah dengan pertarungan dalam hatinya.
🌹🌹🌹🌹
di sisi lain di masion david
david dengan wajah datar dan dinginnya sudah berhadapan dengan para bawahan sekaligus teman temannya.
"jadi apa keputusanmu ?apa masih sama dengan yang tadi??"tanya Gavin hati hati takut salah bicara
"ehhm aku tidak jadi untuk memanggil mereka,karna kali ini rencana akan di putar"ucap david
__ADS_1
"syukurlah"ucap Gavin tanpa sadar membuat semua temannya menatapnya dengan tatapan membunuh.
"ehhmm "gavin langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal karna mendapat laser menakutkan.
"jadi apa rencana yang kau maksud"ucap dokter tian
akhirnya david menceritakan rencana mommynya yang mungkin termasuk ide gila namun cemerlang.
"hah,yang benar saja kau akan melakukan itu dan harus kami yang menanggungnya"ucap Gavin tak terima karna rencana itu sangat memberatkan mereka.
"apa kau mau aku mengirimmu ke afrika ?" ucap david dengan dingin
"heh bisanya hanya mengancamku saja*batin gavin
"kau sudah mulai berani melawan ya"ucap david seolah tau apa yang ada di pikiran Gavin
"oke aku hanya akan bergerak kalau kau memerintahkannya,ya sudah aku balik dulu rumah sakit membutuhkanku"ucap dokter tian sekaligus CEO perusahaan IT.
"ehhmm tunggu dulu ada yang ingin aku bicarakan."ucap david pada dokter tian.
dan karna semua tau tuan muda david ingin berbicara berdua dengan dokter tian akhirnya Gavin dan sekertaris Rio keluar ruang kerja itu.
ruangan tiba tiba hening tanpa ada yang berbicara.
"apa perasaanmu masih sama?" tany david serius.
__ADS_1
"perasaan apa?"ucap dokter Tian seolah tidak mengerti.
"jangan pura pura bodoh,kau tentu tau maksudku?jadi apa yang kau rasakan tadi saat melihatnya?aku tidak ingin kau memberinya harapan lagi?,aku tidak ingin dia hancur lagi"ucap david serius
"entahlah,aku masih belum merasakan apapun,hanya kasihan melihatnya bersedih,tapi jujur saja aku tidak bermaksud melukainya "ucap dokter tian dengan wajah datarnya.
*jujur aku merasakan sakit saat melihatnya seperti itu,tapi aku juga tidak ingin mengulangi kesalahan yang membuatnya sakit*batin Tian
"baiklah jika seperti itu,tapi satu hak yang perlu kau ingat jangan melukainya untuk ke dua kalinya,dan jangan menahan sesuatu yang sudah mulai tumbuh sebelum kau terlambat menyadarinya."ucap david misteri.
"apa maksud dari ucapanmu itu?"ucap dokter tian kebingungan .
"tidak ada,"ucap david santai
"baiklah aku pergi sekarang,pasien membutuhkan tenaga ku"ucap tian tidak ingin berlama lama dengan david sang tuan muda.saat melihat arloji di tangannya
tak lama dokter tian pun keluar dari ruangan tersebut.sedangkan david menyerigai.
"kau masih berusaha menyrmbunyikan sesuatu yang sudah mulai tumbuh tian,dan aku akan membuatmu menyesal menyia nyiakan kesempatan yang aku berikan."ucap david misterius.
tak lama david mencari kontak seseorang dan menelponnya.
panggilan tersambung.
"hallo apa kau sudah sampai??"
__ADS_1
HAI GAES MAAF LAMBAT UP, SSTU DULU YA,3NYA MASIH DALAM PROSES PENULISAN MUNGKIN TENGAH MALAM KELAR.OTHOR KETIDURAN TADI JADI LAMA UPNYA.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.