
"jadi jika ada yang menyukaiku itu adalah wanita tidak waras?dan lebih cocok untuk di jadikan pajangan???begitu"ucap seorang pria yang rahangnya mulai mengeras dan telinganya yang mulai panas sejak tadi mendengar ocehan wanita yang sedang membelakanginya.
***deg
deg
deg***.
*habislah kau ciska,bibirmu yang cerewet itu membawa bahaya,aku harus mencari Rem bibir untukmu kalau begini supaya kau bisa membaca situasi*batin dina yang merasa iba
🌹🌹🌹
"eehh pak Rio,ta..tadi itu bercanda pak"ucap ciska sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal walau jantungnya serasa mau copot
semua karyawan di ruangan itu menatap sinis kepada ciska dan sebagian mengejek ciska yang berani menjelekkan idola mereka.
sedang sekertaris rio menarik paksa tangan ciska menyeretnya dan membawa pergi naik lift lalu membawa masuk kedalam ruangan sekertaris.
mengampit tubuh ciska di dinding dan menatap tajam dengan tatapan yang menhunus ke jantung.
__ADS_1
"ulangi yang kau katakan tadi"ucap sekertaris Rio dingin dan salah satu tangannya mencekram tangan ciska
"eem..pak sa.. saya tidak.."ucapan ciska terbata bata dan terpotong karna bentakan sekertaris Rio
"saya bilang ulangi" teriak sekertaris Rio menyakitkan telinga.dan menatap tajam ciska dengan mata yang memerah.
"pa...pak,maaaf"ucap ciska berhenti karna merasa sesuatu tercekat di tenggorokannya.
"apa saya minta kau untuk itu?apa kau tidak mengerti bahasa manusia?atau kau bukan manusia?jawab !!"teriak sekertaris Rio dan menhempas tangan ciska dari genggamannya,sekertaris Rio masih bersikap kejam,kepada orang orang yang dianggapnya sebagai musuhnya,orang yang mengusik ketenangannya, berbeda dengan tuan mudanya yang sudah jadi bucin.
Duuarrr
tapi apa harus berteriak seperti itu?marah yang sangat besar??
"apa hubungannya diriku dengan pria berwajah datar itu,siapa juga yang suka dirinya,sudah datar,dingin berkata pedas,apalagi suka sekali menghina orang,mana ada aku mau menikah dengan dirinya,dia itu cocoknya jadi pajangan,aku penasaran apa ada wanita yang mau dengan dirinya??lagian aku masih waras,aku masih bisa mencari pria tampan di sini tanpa harus dia"ucapan ciska berhenti beberapa saat sambil meremas kedua tangannya,gugup takut aduk dalam hati ciska pikirnyanya melayang bahwa dirinya akan tamat hari ini juga
"apa kau tau di mana letak kesalahanmu??"ucap sekeratis Rio dingin membuat aura mencengkram.
"apa kau tau kau tidak jauh beda dengan debu yang melengket di sepatuku,jangan kau kira karna kau teman dari nona muda,membuatmu benar berbicara omong kosong
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹
di sisi lain seorang wanita yang sexy sedang bermain panas dengan seorang pria tampan di sebuah kamar hotel bintang lima.
setelah saru jam pergumulan panas itu pun berakhir dengan kepuasan dan kenikmatan ysng mereka dapatkan
"aurell,apa kau sudah yakin dengan rencana ini?takutnya kita bisa ketahuan seperti sebelumnya?"ucap pria yang ada di sampingnya
"tenang saja,aku tidak akan mengambil langkah yang salah kali ini,karna rencana yang aku buat memiliki cadangannya jika tidak berhasil"ucap aurell sambil meminum winenya.
"lalu bagaimana dengan pacar tuamu itu di luar negeri?"ucap pria itu,yang masih bertelanjang dan hanya menutupi tubuh mereka dengan selimut.
"hahaha.... pria bodoh itu hanya aku manfaatkan uang dan ketenarannya saja,supaya bisa membuatku menjadi model dan memiliki perusahaan sendiri.seperti sekarang ini"ucap aurell sambil kembali meminum wine mahalnya
"apa kau akan melakukan hal yang sama padaku?"ucap pria itu ragu
"oohh sayang,mana mungkin aku meninggalkanmu kau semakin hari semakin hebat di ranjang,dan aku masih membutuhkan dirimu"ucap aurell membelai kasih sayanv wajah pria itu dengan satu tangan memegang sesuatu di balik selimut pria itu
"eemmhhh.. kau nakal sayang"ucap pria itu.dan kembali mencium bibir aurell ganas.
__ADS_1
selanjutnya hal yang tadi pun kembali terjadi,mereka melakukannya kembali dan lebih panas...