
“Saya optimis Ronnie pasti akan mencetak gol di babak pertama dan kemudian mengalahkan The Kop!”
Fan Red Devils memiliki semacam kepercayaan diri yang buta terhadap pemain Red Devils, seolah-olah mereka telah mengalahkan The Kop dengan pasti.
Faktanya, The Kop masih memiliki kekuatan yang kuat sekarang, bahkan jika dibandingkan dengan Red Devils, kekuatan Ace mereka hampir sama.
Karena hasil di lapangan dapat berubah-ubah dan berbeda dari prediksi manapun, mantan kapten The Kop Sami yang telah meninggalkan The Kop dengan sengaja muncul di ruang siaran langsung sebagai komentator tamu.
Menghadapi provokasi Ronnie dan yang lainnya, Sami dengan samar-samar tersenyum sambil berbicara "Para pemain muda ini mungkin mereka berpikir kalau The Kop adalah tim lelucon, dan mereka selalu mengabaikan efektivitas pertempuran The Kop dalam situasi ini. Apa yang tidak mereka ketahui adalah The Kop tidak pernah kehilangan kestabilan dalam pertandingan dengan tim yang kuat, dalam beberapa musim terakhir, The Kop sering mencetak gol pada tim yang kuat dan mengalahkan tim yang lemah, sepertinya pemain andalan Red Devils Randy harus berhati-hati "
"Pertandingan dengan Red Devils, kami masih percaya diri!"
"Setelah pertandingan di mulai, mereka akan tahu kekuatan yang sebenarnya dari The Kop!!. "
Nada bicara Sami sedikit terlalu bersemangat dengan tangannya yang terkepal sambil mengetuk meja dengan ringan.
Meskipun ia tidak lagi bermain di lapangan sebagai pemain, dia masih merasa bergairah saat mantan timnya berhadapan dengan rival terberat yaitu Red Devils.
Semangat yang dia rasakan sekarang seperti dia berada langsung di lapangan sebagai pemain.
Di ruang ganti Red Devils dengan suasana yang berbeda daripada sebelumnya. Karena pertandingan North-West Derby membuat semua pemain bersemangat, bahkan kapten Vidic yang sedikit bersemangat dan berbicara secara langsung secara terpisah kepada Randy.
"Randy, jangan gegabah saat nanti bermain! Pertandingan ini berbeda dari pertandingan normal sebelumnya, dan lawan akan menemukan segala cara untuk mencetak gol di gawang mu!"
"Bahkan mereka tidak akan ragu untuk melakukan cara yang curang untuk mencetak gol!"
"Dan mereka tidak terlalu banyak mengontrol bola sendiri, yang terbaik dari mereka adalah melakukan passing lebih banyak di area penalti."
Mengingat kiper mereka, Randy yang suka menangkap bola secara langsung, membuat Vidic dengan khusus mengingatkan Randy, siapa yang tahu jika ada lawan dengan pikiran yang jahat secara sengaja menendang bola yang telah ditangkap oleh Randy.
"Jika kamu punya kesempatan untuk menendang bola maka tendang langsung ke depan! Jika kamu tidak punya kesempatan maka oper bola ke bek yang paling dekat namun kosong!"
"Ya!"
"Jika kita tidak bisa memenangkan pertandingan ini, tidak apa-apa, maka di pertandingan selanjutnya kita akan bantai mereka!”
“Jadi, bahkan jika kita menendang kaki mereka dan menerima kartu merah, kita harus tetap membunuh mereka! Kita tidak boleh kalah dari mereka dalam hal momentum!”
“Ini adalah semangat dan kekuatan Red Devils kita. !"
Vidic dengan erat mengepalkan tinjunya dan dia meraung menunjukkan semangat nya yang berapi-api.
__ADS_1
Kemudian Ronnie dan yang lainnya pun berteriak dengan penuh semangat.
"Kami adalah Red Devils!"
Ronnie melanjutkan.
"Kami adalah Red Devils!"
"Semangat yang bagus, kawan-kawan, ayolah semangat, mari kita kalahkan mereka dengan keras sampai kaki mereka bergetar karena panik!"
Scholas yang baru saja masuk ke ruang siaran langsung langsung melihat Sami yang sudah datang terlebih dahulu.
Ketika kedua orang itu saling memandang, mereka sedikit canggung dan mereka merasa marah tanpa sebab.
Seorang mantan pemain kapten The Kop dan gelandang terbaik Red Devils duduk di siaran langsung yang sama dan menjadi komentator tamu pada pertandingan North-West Derby, tiba-tiba suasana menjadi aneh.
Karena keduanya pensiun setelah akhir musim lalu. Keduanya sudah saling berhadapan di lapangan selama bertahun-tahun, dan sekarang mereka bertemu kembali di luar lapangan.
Tak perlu dikatakan, ini pasti Sky Sports yang sengaja mengundang dua orang yang saling bermusuhan ini.
Sky Sports tidak mengatakan sebelumnya jika ada dari mantan pemain lawan yang akan di undang menjadi komentator tamu.
Tapi sekarang akhirnya mereka tahu kalau mereka telah tertipu oleh Sky Sports dan keduanya saling bertemu.
Stadion Anfield, ini adalah stadion yang penuh sejarah, tapi juga stadion yang dapat membangkitkan emotional semua orang.
"Ini Anfield!"
Lapangan yang luas dan terlihat megah, disini membawa sebuah momentum kuat dari klub The Kop, Stadion yang melahirkan kebangkitan dan tradisi The Kop yang telah menjadi salah satu tanda perwakilan Klub The Kop.
Meskipun Randy adalah pemain Red Devils, dia masih bisa merasakan beban dan harapan pada tim The Kop.
Berjalan masuk ke lapangan Anfield, stadion yang tidak dikenalnya, penuh dengan semangat dari para fans The Kop yang bernyanyi.
Mereka adalah para penggemar hardcore! Ini pertama kalinya Randy menginjakkan kaki di Stadion Anfield.
Di lautan merah, mereka bernyanyi, dan awal cuaca musim gugur tidak menghentikan antusiasme mereka untuk mendukung tim kesayangan mereka.
"!"
Para fans bernyanyi bersama dengan iringan musik drum, suara itu menyebar ke seluruh stadion Anfield, dan Randy pun merasa semangat nya dipacu dengan cepat.
__ADS_1
Menghadapi lebih dari 60.000 fans The Kop, memberikan suatu kejutan visual dan sensorik itu tersendiri.
The Kop menggunakan kaus kebanggaan merah mereka dan Red Devils hanya bisa memakai kaus kedua yaitu hitam.
Kapten The Kop Gerrald melangkah keluar dari saluran pemain dengan penuh tekad semangat, dia selalu menjadi pemimpin The Kop.
Gerrald adalah pria yang dewasa, tenang, tegas, namun lucu, menyenangkan dan romantis.
Seorang pemain lawan yang bahkan tidak bisa di benci Randy di kehidupan sebelumnya, belum lagi sorak-sorai para fans The Kop yang mencapai puncaknya ketika pembawa acara memperkenalkan starter The Kop di radio.
Rekor pertandingan The Kop musim saat ini bagus, meskipun kalah dalam satu pertandingan.
Musim ini, sejak Kenny mengambil alih, tim tampaknya mulai merasa makmur dan penuh harapan.
Para fans memberikan sambutan terbaik kepada tim dengan sorak-sorai paling antusias.
Saat giliran pembawa acara memperkenalkan Red Devils, para fans The Kop langsung berteriak dengan berbagai macam ejekan.
"Lihat orang Asia b*stard, dia terlihat sangat menjengkelkan! Kalian harus mengalahkan dia sampai mati!"
"Wajah nya seperti zombie, anak yang tidak tahu cara menikmati hidup."
Media mengatakan kalau kehidupan Randy sangat monoton, di sini juga dianggap sebagai salah satu bahan ejekan oleh fans The Kop.
"Jangan meremehkan orang Asia bodoh itu, dia dan Ronnie sama-sama memberikan ancaman yang besar. Pertandingan mereka melawan The Gunners sebelumnya karena dua dari mereka lah yang memenangkan pertandingan!"
"Jangan khawatir, kami pasti akan mendapatkan gol dari gawang orang Asia bodoh itu! Hati-hati saja dengan Ronnie di area pertahanan, orang ini sudah mencetak gol dalam beberapa pertandingan sebelumnya."
Para fans saling berdiskusi dan mereka tampaknya sangat waspada kepada Randy dan Ronnie.
Bagi Kenny untuk pertandingan hari ini dia melakukan nya dengan penuh kekuatan utama untuk memenangkan pertandingan ini.
"The Kop hari ini memiliki formasi 4-4-2-1
Kiper Doni, bek John, Carragher, Aggar, Aurelio, gelandang Gerrald, Kayt, Maxi, Lucas, striker Surez".
"Dan formasi Red Devils sama dengan The Kop yaitu 4-4-2-1: Kiper Randy, bek Erva, Vidic, Ferdinan, Rafael, gelandang Fletch, gelandang Aderson, Valencia, Nana, Asey Young, striker Ronnie".
"Kedua tim memiliki formasi yang sama bisa di lihat mereka berencana untuk bertarung secara habis-habisan, itu bisa juga menandakan kedua belah pihak sangat berhati-hati!"
*Untuk novel basket dan lainnya telah saya pindahkan ke NovelLife dan novel basket akan update setiap hari 2 chapter (2000 kata).
__ADS_1
Saya akan tetap menyelesaikan novel ini semampu saya, namun fokus saya sekarang di NovelLife.
Enjoy*.